One Stop Shopping, eating and capturing at Belle Vue




 

Konsep  180 derajat berbeda dengan The Suga Rush ditawarkan oleh Belle Vue, sebuah pastry shop bagian dari GH Universal Hotel, Bandung. Untuk lebih menjangkau masyarakat GH Universal Hotel membuat restoran tersebut di luar Hotel pada bulan mei 2013, untuk Belle Vue sendiri mengusung konsep  pastry shop dengan “one stop shopping”, para pengunjung dapat membeli berbagai macam kue, pastry, roti, kue kering, dan oleh-oleh Bandung pada satu tempat, yaitu Belle Vue.

Adventa Pramushanti sebagai Public Relation Manager GH Universal Hotel menjelaskan, bahwa nantinya pastry shop ini ingin menjadi ikon baru untuk oleh-oleh Bandung, “Kami sudah memiliki dua produk yang merupakan ciri khas dari GH Universal Hotel, yaitu Lemon Meringue Pie dan Blueberry Almond Strudle,” jelas Adventa. Lemon Meringue Pie ini memiliki ciri khas rasa pie yang segar dengan meringue diatasnya, sedangkan Blueberry Almond Strudle dengan pembentukan 4 layer puff pastry dan disetiap layernya memiliki rasa yang berbeda, blueberry, cokelat, cheese cream, pastry cream dan almond diatasnya membuat jenis strudle ini berbeda dan kaya rasa.

Yang menarik lainnya ialah dekorasi ruangan dari Belle Vue Pastry Shop. Dengan menggunakan konsep Amerika klasik membuat mata dimanjakan dengan pajangan-pajangan indah di setiap sudut, sehingga ketika kita berada didalamnya tidak seperti berada disebuah pastry shop, melainkan disebuah rumah atau mungkin studio foto. Tidak sedikit pengunjung yang datang mengabadikan momen dan membagikannya di jejaring sosial, jelas Firmansyah Assidiq selaku Asisten Outlet Manager , “Ini merupakan bentuk promosi gratis bukan? Jadi saya sangat senang jika ada yang berkunjung untuk membeli kue, kemudian mereka foto dan membagikannya di jejaring sosial, sehingga semakin banyak yang mengetahui Belle Vue Pastry Shop ini,” tutur Firman.

Adventa menjelaskan, bahwa kue-kue yang berada di Belle Vue ini sama dengan yang berada di GH Universal Hotel, karena pembuatannya masih dilakukan di Hotel tersebut. Hal ini dilakukan untuk menjaga kualitas dan rasa.

“Untuk mengembangkan produk Belle Vue tidak membatasi para Chef untuk menciptakan menu baru, untuk penambahan menu biasanya kami buat untuk snack box agar memiliki banyak pilihan,” tutur Adventa.

 Belle Vue buka setiap hari dari pukul 7.00-23.00 waktu yang cukup panjang ini dinilai untuk memudahkan para konsumen, di pagi hari untuk sarapan atau ketika malam hari ingin membeli kue untuk pesta kejutan. Untuk lebih praktis kenapa tidak? Riska

Artikel Lainnya

  • Feb 15, 2019

    Dangke: Produk Keju dengan Kearifan Lokal

    Dangke merupakan produk keju tradisional dari susu kerbau khas Sulawesi Selatan dan telah diproduksi sejak tahun 1905. Dangke banyak diproduksi di daerah Enrekang, Curio, Baraka, Anggeraja dan Alla. Menurut cerita, nama Dangke berasal dari bahasa Belanda, “dank u well” yang berarti terimaksih banyak. Saat itu seorang peternak kerbau memberikan olahan fermentasi susu kepada orang Belanda yang sedang melintas dan orang Belanda tersebut mengucapkan “dank je” yaitu ucapan singkat dari “dank u well”. Sejak saat itulah susu fermentasi kerbau ini disebut dangke. Dangke memiliki tekstur yang elastis, berwarna putih, dan memiliki rasa mirip dengan keju pada umumnya. ...

  • Feb 14, 2019

    Costing Menu Summer Fresh

    Summer Fresh merupakan smoothies buah mangga, pisang, dan peach yang dihaluskan dengan tambahan susu dan yogurt. Teksturnya agak kental mengandung butiran halus es buah beku yang dingin, sangat pas disajikan saat siang atau udara panas. Kaya akan vitamin C, kalium, kalsium, dan zat gizi lainnya yang bermanfaat bagi kesehatan. Penambahan yogurt selain memberi rasa asam segar juga memberikan manfaat bagi kesehatan percernaan karena mengandung probiotik. Bahan smothies ini antara lain mangga, peach, pisang, susu segar, dan yogurt. Kandungan gizi per porsinya antara lain; energi 251 kkal, protein 7,6 gram, lemak 8,2 gram, dan karbohidrat 39,8 gram. Berikut adalah costing dari Summer Fresh: ...

  • Feb 13, 2019

    Jus Martabe Khas Sumatra Utara

    Jus martabe merupakan minuman dari Sumatera Utara yang tergolong unik dan jarang dijumpai pada daerah lain. Keunikannya terletak pada bahan dasar yang digunakan yakni terong Belanda dan markisa. Martabe sendiri merupakan singkatan dari Markisa-Terong-Belanda. Jus ini tinggi serat pangan dan pektin, gula buah fruktosa, vitamin C, vitamin E, asam folat, kalium, dan magnesium. Mengonsumsi jus  martabe dapat memperbaiki kekebalan tubuh, meningkatkan kesehatan tulang, mengefektifkan sistem pembersihan racun dalam tubuh, memacu peremajaan sel, menggiatkan fungsi hati dan ginjal, serta mengatasi radang saluran kencing.   ...

  • Feb 12, 2019

    Audit untuk Menjaga Keamanan Pangan Restoran

    Salah satu usaha yang mengombinasikan antara produk dan jasa adalah restoran. Dalam menyajikan menu di restoran perlu adanya proses yang memastikan bahwa prosedur yang telah dibuat sesuai dengan praktiknya. Oleh karena itu, audit sangat dibutuhkan bagi restoran. Tujuan dari proses audit adalah sebagai proses verifikasi untuk memastikan bahwa Sistem Manajemen Keamanan yang dibentuk oleh restoran benar-benar diimplementasikan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. Selain itu, audit juga dilakukan sebagai evaluasi untuk memastikan apakah sistem tersebut masih dapat menjaga produk pangan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan dan untuk kebutuhan sertifikasi atau validasi pengesahan terhadap sistem untuk kebutuhan branding produk maupun persyaratan akan suatu bentuk status komersial.   ...

  • Feb 11, 2019

    Kecukupan Gizi Konsumen Vegetarian

    Konsumen vegetarian biasanya menghindari beberapa makanan khusunya yang menjadi sumber protein hewani. Oleh karena itu, asupan gizi seperti protein yang biasa didapat dari sumber hewani harus digantikan dari sumber lain. Menurut Prof. Ali, masalah terbesar utama yang sangat sering dialami para vegetarian adalah kekurangan asupan protein yang berkualitas dan kekurangan zat besi (Fe). Mereka bisa saja mendapatkan asupan protein dari pangan nabati. Namun, kebanyakan sumber protein dari pangan nabati tidak memiliki nilai biologis yang cukup, sehingga memerlukan proses yang lebih lama agar bisa diserap dengan baik oleh tubuh.   ...