Lomba Masak Serba Ikan di Indonesia Seafood Expo 2013





Kementerian Kelautan dan Perikanan rupanya tidak main-main dalam upaya meningkatkan konsumsi ikan di masyarakat. Pada acara Indonesia Seafood Expo di Jakarta International Expo kemarin (31/10/2013), GEMARIKAN atau Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan dan Darmawanita mengadakan ‘Lomba Masak Serba Ikan’. Dalam acara ini para peserta tersebut diminta untuk memasak menu keluarga, menu balita, dan menu kudapan yang terbuat dari bahan baku ikan. Ada 33 peserta dari 33 provinsi Indonesia turut serta dalam lomba ini.

 

Acara ini diresmikan oleh Dirjen Pemasaran dan Pengolahan Hasil Perikanan (P2HP) Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP) Saut P Hutagalung. Menurutnya, acara ini merupakan  salah satu upaya kampanye dalam meningkatkan konsumsi ikan di Indonesia, “Dengan slogan tiada hari tanpa ikan, mari kita tingkatkan konsumsi ikan agar generasi muda dapat tumbuh lebih baik lagi,”tutur Saut.

Hal sama juga diungkapkan oleh Inge Cici Sukarjo, Ketua PKK Darmawanita yang sejak awal turut mendukung gerakan peningkatan konsumsi ikan ini, “Di Indonesia, konsumsi ikan masih jauh tertinggal dengan Negara Asia lainnya, sehingga hal ini mendorong Kementerian Perikanan, GEMARIKAN, dan Tim Penggerak dari PKK untuk terus melakukan kampanye dan sosialisasi,” tutur Inge. Acara peresmian Lomba Serba Ikan tersebut ditutup dengan pemukulan gong.

Kriteria penjuriannya Chef Stefu Santoso selaku perwakilan juri menjelaskan, penilaian dilakukan oleh 5 orang juri dengan latar belakang berbeda yaitu Chef, Ahli Kuliner, Ahli Gizi, dan Wartawan Kuliner sehingga dasar penilaian berdasarkan citarasa makanan 30%, presentasi dan inovasi 30%, higienitas 15%, keterampilan masak 15%, dan nilai gizi 15% ,“Pada perlombaan tahun ini peningkatan kemampuan memasak dan kreatifitas dari para peserta sangat signifikan sehingga selisih nilai tidak terpaut terlalu jauh,” ungkap Chef Stefu.

Berikut daftar pemenang dalam acara Lomba Serba Ikan; pemenang kategori menu keluarga yaitu, Juara Harapan II Bali, Juara Harapan I Kalimantan Barat, juara III Jawa Timur, Juara II Sulawesi Selatan, dan Juara I Sumatera Selatan. Kemudian pemenang kategori menu balita yakni Juara Harapan II Sulawesi Utara, Juara Harapan I Yogyakarta, Juara III Sulawesi Tengah, Juara II Sumatera Selatan, dan Juara I Jambi. Dan terakhir dari kategori menu kudapan yakni Juara Harapan II Gorontalo, Juara Harapan I Bangka Belitung, Juara III Jawa Timur, Juara II Yogyakarta, Juara I Kepulauan Riau. Selain itu terdapat juga Juara Favorit yang dimenangkan oleh Jawa Barat dan Juara Umum dari Sumatera Selatan. Riska

Artikel Lainnya

  • Jun 03, 2019

    Peranan Gula dalam Kue Kering

    Gula berperan terhadap sifat sensoris produk kue kering, terutama warna dan tekstur. Warna kue kering ditentukan oleh reaksi maillard yang terjadi selama proses pemanggangan. Gula putih kurang berperan dalam reaksi maillard karena lebih banyak mengandung sukrosa. Untuk lebih mengembangkan warna dan aroma dapat digunakan dark sugar seperti molase, madu, dan gula merah yang memiliki kadar glukosa dan fruktosa lebih tinggi sehingga reaksi maillard dapat berlangsung lebih intensif.   ...

  • Mei 31, 2019

    Ragam Penyajian Ketupat di Berbagai Daerah

    Mengisi selongsong ketupat tidak hanya dari beras. Di wilayah Sumatera Barat dan Sulawesi, ketupat dibuat dari beras ketan putih dan dimasak dengan santan. Ketupat ini mempunyai tekstur yang lebih liat dan citarasanya lebih gurih. Di Sumatera Selatan, ada beberapa yang membungkus beras ketannya dengan daun pandan, sehingga aromanya jauh lebih wangi. Lauk-pauk pendamping ketupat pun banyak macamnya, umumnya juga disesuaikan dengan makanan khas di daerah masing-masing. Contohnya, di Pulau Jawa, ketupat dimakan bersama opor ayam, sambal goreng hati, dan sayur godog, sedangkan di Sumatera, masyarakatnya lebih senang menyantap ketupat dengan rendang daging dan sayur labu yang pedas. Penyajian ketupat berikut, bisa jadi ide untuk menjamu tamu saat lebaran nanti. KETUPEK BAREH Ketupat ini banyak dibuat di daerah Sulawesi dan pesisir barat Sumatera Utara (Sibolga). Terbuat dari beras putih yang dibungkus dengan daun kelapa muda, kemudian direbus dengan santan supaya gurih. Biasa dihidangkan bersama sambal kelapa dan asam padeh ikan. KETUPEK SIPULUT Besarnya seperti ketupat pada umumnya. Terbuat dari beras ketan putih, yang bagian luarnya dilumuri santan kental. Jadi, isi ketupatnya sedikit lunak. Banyak dibuat di Sumatera Barat. Sedangkan di pesisir barat Sumatera Utara, ketupat ketan dibuat lebih kecil dan disangrai setelah direbus matang, sehingga hasilnya lebih kering dan tahan lama. Ketupat ini biasa disajikan bersama tapai ketan hitam atau rendang. KETUPAT PALAS Ketupat ketan yang dibuat dengan menggunakan daun palas sebagai bahan kulitnya. Bentuknya segitiga dan dimasak dengan santan. Banyak dibuat di daerah Kalimantan. Biasa disajikan bersama rendang, serundeng, serta kuah kacang. KETUPEK KATAN KAPAU Ketupek katan dari Kapau (Padang) ini berukuran kecil. Ketan dibungkus dengan daun kelapa muda, lalu direbus dengan santan. Ketupat ketan biasanya dimakan langsung sebagai hidangan penutup, atau bisa juga disandingkan dengan lauk pedas, seperti itik cabai hijau dan rendang. KETUPAT GLABED Ketupat dari beras khas Tegal, disajikan bersama iga kuah santan dan satai kerang. Tampilan kuah iga mirip seperti opor, berwarna kekuningan berkat penggunaan kunyit sebagai salah satu bumbunya. Makin enak menyantap ketupat glabed dengan taburan kerupuk mi, bawang goreng, dan minyak cabai. KETUPAT KANDANGAN Ketupat ini berasal dari Desa Kandangan, di wilayah Hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan. Ketupat berkuah santan berisi ikan gabus panggang. Aroma khas ikan yang dipanggang mempercantik rasa kuah. Makin sedap menyantap ketupat kandangan ditemani sambal ulek dari tomat dan terasi. KETUPAT SAYUR PADANG Pilihan sayurnya, bisa sayur nangka muda atau sayur daun pakis, yang dimasak gulai. Atau bisa juga dikombinasikan keduanya saat penyajian. Tak ketinggalan, rendang atau telur balado lengkap dengan kerupuk merahnya, menjadi pendamping yang pas menikmati ketupat sayur ini. LAKSA KETUPAT Selain dimakan bersama sayur berkuah santan, versi lain ketupat Betawi, disandingkan dengan laksa. Kuah laksa dibuat dari campuran bumbu dan rempah yang cukup banyak, mulai dari bawang, cabai, lengkuas, jahe, kencur, temu mangga, kunyit, merica, ketumbar, jintan, dan kelabat. Ditambah lagi teri medan, kelapa parut sangrai, dan ebi kering juga turut ‘memeriahkan’ kuah laksa. Tak heran, bumbu dan bahan yang ramai ini membuat kuah laksa terasa begitu sedap. KI-37   ...

  • Mei 30, 2019

    Tren Buka Puasa di Luar Rumah

    Berbuka di luar rumah memang telah menjadi tren, terutama bagi kaum muda. Di samping untuk memilih menu yang lebih beragam, tren berbuka bersama teman-teman dekat atau pun teman lama untuk menjalin kembali silaturahmi juga meningkatkan permintaan terhadap restoran, terutama yang secara khusus memberikan paket atau menyediakan hidangan Ramadan. Hal tersebut tentu menjadi peluang pelaku usaha restoran maupun kafe untuk berlomba-lomba menyediakan menu dan tempat yang cocok untuk berbuka puasa. ...

  • Mei 28, 2019

    Kue Apem: Makna Tradisi dan Religi, serta Manfaatnya

    Lebih dari sekadar simbol religi dan tradisi, apem mewariskan teknologi pengolahan pangan berupa fermentasi tradisional. Teknologi fermentasi merupakan proses bioteknologi paling tua yang melibatkan peran mikroorganisme untuk meningkatkan karakteristik sensori produk. ...

  • Mei 28, 2019

    Olahraga yang Dianjurkan ketika Berpuasa.

    Olahraga merupakan gaya hidup sehat yang hendaknya rutin dilakukan dengan frekuensi 3-5 kali semiggu selama satu jam tergantung jenis olahraganya. Ketika berpuasa, olahraga yang dianjurkan adalah olahraga yang tingkatannya sedang, misalnya jalan cepat baik outdoor maupun di atas treadmill. ...