Mengatasi Kendala Pengembangan Bisnis Daging Ayam Beku





Proses distribusi daging ayam untuk pembuatan produk olahan daging ayam harus menggunakan sistem rantai dingin untuk mencegah berkembangnya bakteri. Namun penggunaan daging beku untuk konsumsi masyarakat luas belum begitu banyak karena masih banyak yang belum memahami tentang daging beku dan bagaimana cara mengolahnya dengan benar.

Hal itu disampaikan oleh Charles Surya Poetra, Production Head Food Division PT. Charoen Pokphand Indonesia kepada para wartawan di Cikande, Banten pada 1 September lalu. Ia mengungkapkan bahwa perkembangan daging ayam beku mempunyai kendala pada persepsi negatif masyarakat mengenai ayam beku. Ajakan untuk menggunakan daging ayam beku untuk memenuhi kebutuhan protein hewani masyarakat juga terkendala pada terbatasnya fasilitas pada pasar tradisional untuk membekukan daging ayam. Jika menggunakan cool box juga terkendala pada terbatasnya aliran listrik. "Akhirnya konsumen memilih ayam segar lagi karena ayam beku hanya tersedia di pasar modern dan belum mampu menjamah pasar tradisional," kata Charles.

Charles memaparkan, sertifikasi, proses distribusi dengan menggunakan sistem rantai dingin, suhu ruang produksi yang mendukung, serta karyawan dan proses produksi yang menjaga kebersihan, semakin menyakinkan bahwa daging ayam beku aman untuk dikonsumsi. Selain itu kandungan bakteri dalam daging juga lebih sedikit karena kondisi daging pada suhu yang tidak ramah untuk pertumbuhan bakteri. 

Ia menambahkan, ajakan untuk mengkonsumsi daging ayam beku harus melihat kembali kepada kesiapan berbagai pihak. Artinya kesiapan untuk menerima daging beku, paham cara mengolah daging beku yang benar, dan tersedia fasilitas yang memadai. “Suhu pada daging beku harus tepat mencapai -18ºC. Jika kurang sedikit saja justru akan menyebabkan bakteri berkembang biak,” ujar Charles Surya Putra. hesti

 

Artikel Lainnya

  • Jun 26, 2019

    Efek Konsumsi Lemak Trans terhadap Kesehatan

    Lemak trans ialah semua isomer geometrik dari asam lemak tidak jenuh tunggal dan asam lemak tidak jenuh jamak yang tidak terkonjugasi, dipengaruhi setidaknya oleh satu kelompok metilen, dengan ikatan rangkap karbon-karbon dalam konfiurasi trans. Lemak trans ini dapat terbentuk secara alami dalam bahan pangan serta selama proses pengolahan pangan pada temperatur yang sangat tinggi (proses deodorisasi dan penggorengan) dan melalui reaksi hidrogenasi. ...

  • Jun 24, 2019

    Lemak yang Digunakan dalam Produk Bakeri

    Produk baking meliputi rerotian, cake, biskuit, cookies, cracker, kue kering, pastry, pie, mufin, dan lainnya yang merupakan aplikasi bahan tepung-tepungan yang dipanggang dalam oven. Lemak sebagai bahan utama dalam pembuatan produk baking berperan dalam menambah citarasa, aroma, kelembapan, nilai gizi, pembentuk tekstur (melembutkan), dan menjaga kualitas selama penyimpanan. ...

  • Jun 21, 2019

    Menghambat Oksidasi Minyak

    Reaksi oksidasi terjadi ketika minyak goreng terpapar dengan udara. Untuk menghambat reaksi ini, biasanya industri minyak goreng menambahkan antioksidan, yakni suatu senyawa yang dapat menangkap radikal bebas. Komponen radikal bebas terbentuk selama reaksi terjadi dan memicu terjadinya berbagai kerusakan. ...

  • Jun 20, 2019

    Mengenal Teknik Memasak Shallow Frying

    Shallow frying merupakan teknik menggoreng dengan sedikit lemak atau minyak dengan menggunakan wajan datar. Shallow frying merupakan teknik memasak cepat, dan biasanya digunakan untuk bahan yang berkuran kecil dan memiliki tekstur lunak seperti telur dan ikan. Namun perlu diperhatikan, minyak yang digunakan harus dipastikan sudah benar-benar panas. Jika minyak yang digunakan belum cukup panas, maka pangan yang dihasilkan akan menyerap minyak. ...

  • Jun 19, 2019

    Risiko Konsumsi Lemak Jenuh untuk Kesehatan

    Lemak jenuh ada yang bersumber dari hewan (seperti gajih, lemak dalam daging, dan lainnya) dan ada yang bersumber dari pangan nabati (seperti minyak kelapa). Dalam kaitannya dengan penyakit jantung, maka lemak jenuh yang berasal dari hewan dinyatakan lebih berbahaya. ...