Jakarta Culinary Passport, The Most Diverse Food Festival





Jakarta Culinary Passport merupakan acara festival makanan yang berlangsung pada 12-15 September 2013 lalu di Grand Indonesia West Mall. Acara yang diadakan oleh Alphabet Project yang bertemakan Across the Foodniverse ini diadakan sebagai bentuk kecintaan terhadap dunia kuliner dan traveling. Hal ini terlihat dari 30 booth yang dibagi menjadi empat zona, yaitu Westland, Eastland, Homeland, dan Lollyland. Dari setiap zona tersebut pengunjung akan menemukan keunikan dari acara ini.

 

Memasuki zona Homeland pengunjung akan dimanjakan oleh berbagai macam makanan dan minuman tradisional seperti kue cubit, kue ape, toge goreng, soto mie, es sekoteng, dan permen jadul. Selain itu, ada juga booth Rendang Rawit yang menyediakan abon cabe rasa rendang, “acara ini merupakan acara yang bagus karena sebagai ajang promosi dan pengenalan produk kami kepada pengunjung ,” tutur Asta dari booth Rendang Rawit.

Berbeda zona berbeda juga makanan yang ditemukan, pada zona Eastland pengunjung akan menemukan berbagai makanan dari Jepang, India, dan Timur Tengah. Untuk zona Westland pengunjung disuguhi aneka produk bakery. Sedangkan zona Lollyland pengunjung akan menemukan berbagai produk dairy. Beberapa booth yang meramaikan zona Lollyland, diantaranya Zahra turkish Ice Cream, Milkyway Pudding, Organicrush, Addict Tea dan Dairy Tale. K-15

Artikel Lainnya

  • Sep 22, 2018

    Sehat Tidak Selalu Tidak Enak

    Paradigma terhadap makanan yang menyehatkan masih erat dengan rasa yang tidak enak dan tidak menarik untuk dikonsumsi. Guna mendobrak paradigma tersebut, diperlukan usaha dari para pelaku kepentingan seperti praktisi kesehatan, pelaku kuliner, dan juga konsumen sebagai target utama mengubah paradigma tersebut. ...

  • Sep 20, 2018

    Keamanan Pengemas Jajanan dan Makanan Cepat Saji

    Penggunaan kemasan adalah salah satu upaya untuk mencegah terjadinya cemaran pada produk olahan pangan. Selain berfungsi sebagai pelindung, kemasan juga berperan sebagai media untuk promosi. Kemasan dapat mempengaruhi berbagai aspek pada pangan seperti nilai jual, estetika, dan keamanan pangan. Makin kompleks suatu kemasan, maka nilai tambah produk pangan juga akan dapat meningkat. Konsumen cenderung memilih kemasan yang menarik dan mampu menunjukkan mutu produk pangan. ...

  • Sep 17, 2018

    Apa itu Gaya Hidup Ketofastosis?

    Diet ketogenik merupakan salah satu tren diet yang cukup populer di Indonesia. Prinsip diet ini ada pada pengaturan pola makanan harian untuk mencapai kondisi ketosis. Diet ini dipandang efektif untuk penurunan berat badan. Saat ini, diet ketogenik dikombinasikan dengan puasa pada kondisi ketosis dengan tujuan mempertahankan metabolisme lemak yang optimal sehingga disebut dengan ketofastosis....

  • Sep 14, 2018

    Kemeriahan Lomba Cipta Menu Berbahan Lokal

    Crafting Special Recipe (CRISPY) Competition merupakan lomba cipta menu dan masak dengan menggunakan bahan pangan lokal. CRISPY tahun 2018 mengangkat tema “Kreasi olahan cemilan sehat untuk keluarga : one bite size” dan menggunakan buah sukun sebagai bahan dasar utama.  Acara yang berlangsung pada 9 September 2018 lalu di Kampus IPB Dramaga tersebut diikuti oleh 24 tim peserta dari masyarakat umum dan berbagai instansi, di antaranya adalah Stikes Mitra Keluarga, UPN Jakarta, Poltekkes Jakarta II, UHAMKA, Bhi, Poltekkes Kemenkes Bandung, Universitas Negeri Jakarta, STP Bogor, Akpar Pertiwi, Universitas Djuanda, Universitas Ibnu Khaldun, Bina Sarana Informatika, Sekolah Vokasi IPB, dan IPB. ...

  • Ags 30, 2018

    Efektifitas Rantai Pasok untuk Peningkatan Kualitas Susu Segar

    Susu merupakan salah satu produk industri peternakan yang potensial di Indonesia. Sebagian besar (98%) susu di Indonesia diproduksi di Pulau Jawa yang berasal dari peternakan rakyat. Terdapat tiga permasalahan utama terkait produksi susu di Indonesia yaitu kurangnya pengetahuan peternak tentang penanganan susu, lahan peternakan dan skala kepemilikan, serta persoalan regenerasi....