Who’s the Winner of Indonesia Chocolate Cup 2013?





Bersamaan dengan acara Interfood pada kali ini, ajang kompetisi Indonesia Chocolate Cup 2013 diselenggarakan. Peserta yang mengikuti perlombaan ini para Chef professional yang berasal dari Hotel Grand Hyatt, Hotel Hilton Bandung, Hotel Le Meridien, Pipilton Cocoa, Hotel Borobudur, dan Hotel Aston Primera Bandung. Semua peserta berlomba dengan membuat 1 whole cake, 7 plate dessert, dan 1 showpiece dengan waktu yang diberikan selama 6 jam dan para peserta ini membuat olahan cokelat dengan bertemakan Indonesia.

 

Para juri dalam kompetisi ini, yaitu Rahmat Kusnaedi, Chairman of Indonesia Pastry Alliance ; Benti Diwansyah, Pastry Chef of Tulip Embassy; Jean Philippe Pastry Chef Owner, Francis Mestre I Atelier Chocolate; Kenny Kong President of Singapore Pastry Alliance. Juri-juri professional tersebut menilai secara kompetitif dan selektif dengan menilai rasa dan tekstur, teknik keterampilan, cara kerja, dan penampilan cokelat secara keseluruhan. Pipilton Cocoa berhasil menjadi juara 1 dan 3 kategori lainnya, yaitu best plattered dessert, best chocolate cake dessert dan best showpiece, disusul oleh hotel Grand Hyatt sebagai juara 2, dan Hotel Borobudur sebagai juara 3.

Ditanyai perihal perkembangan chef dan dunia bakery di Indonesia, Chef Rahmat menjelaskan bahwa, “generasi Chef di Indonesia sudah semakin baik dan banyak dengan terus meningkatkan kemampuan dan kreatifitasnya, saya yakin Indonesia dapat sejajar dan mengungguli negara lainnya di industri ini,” ungkapnya. Riska

Artikel Lainnya

  • Okt 06, 2018

    Tren Specialty Tea Indonesia

    Specialty tea merupakan teh berkualitas tinggi yang dibuat dari pucuk muda tanaman teh....

  • Okt 06, 2018

    Menu Engineering dalam Bisnis Waralaba

    Menjalankan waralaba tentu diperlukan beberapa aspek yang menyertai....

  • Okt 04, 2018

    Konsep Baru Industri Horeka Indonesia

    Perkembangan industri jasa boga saat ini semakin intensif di Indonesia....

  • Okt 01, 2018

    Pameran Bisnis Waralaba & Kafe Terbesar di tahun 2018

    Gaya hidup masyarakat Indonesia saat ini dan pertumbuhan ekonomi kelas menengah mendorong kinerja industri pengolahan kopi di dalam negeri hingga mengalami peningkatan yang signifikan. Kopi Indonesia banyak digemari dan menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Indonesia. Salah satu cara modern untuk menikmati kopi adalah dengan datang ke kafe. Pertumbuhan konsumsi produk kopi olahan di dalam negeri meningkat rata-rata lebih dari 7% pertahun. Melihat hal tersebut, tidak mengherankan apabila perkembangan bisnis kafe di Indonesia begitu menjanjikan. Kafe kini bukan hanya sebagai tempat untuk menikmati kopi namun telah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat Indonesia. ...

  • Sep 22, 2018

    Sehat Tidak Selalu Tidak Enak

    Paradigma terhadap makanan yang menyehatkan masih erat dengan rasa yang tidak enak dan tidak menarik untuk dikonsumsi. Guna mendobrak paradigma tersebut, diperlukan usaha dari para pelaku kepentingan seperti praktisi kesehatan, pelaku kuliner, dan juga konsumen sebagai target utama mengubah paradigma tersebut. ...