Saatnya Kuliner Indonesia Merambah Mancanegara





Salah satu pembahasan yang disoroti dalam Kongres Diaspora II yang berlangsung pada tanggal 18-20 Agustus 2013, di Jakarta adalah upaya mengembangkan kuliner Indonesia di mata dunia. Task Force Kuliner yang bertemakan “Bring Indonesian Culinary to The World” ini menghadirkan beberapa narasumber diantaranya, William Wongso, Hendri Syamsul, Drs. N. J. Sembiring dan Chef Widjiono Yono Purnomo.

 

Kegiatan ini membahas dorongan untuk bersama-sama mempromosikan khususnya 30 ikon kuliner Indonesia di Mancanegara dan mewujudkan keberadaan rumah makan Indonesia di seluruh dunia. “Dengan adanya 30 ikon kuliner Indonesia diharapkan makanan Indonesia akan lebih dikenal oleh mancanegara, tumpeng yang dikukuhkan sebagai salah satu ikon kuliner Indonesia akan menjadi format bahwa makanan tersebut berasal dari Indonesia,” tutur Wiliam Wongso sebagai pakar kuliner.

Salah satu wujud pengembangan rumah makan Indonesia di luar negeri seperti yang dilakukan oleh Hendri Syamsul dengan mendirikan rumah makan Indonesia di Malaysia, “karena ingin lebih mengenalkan makanan Indonesia saya nekat untuk membuka rumah makan Indonesia dengan nama Nuri dan tahun depan akan dibuka 20 cabang dan 5 diantaranya berada di Amerika,” cerita Hendri.

N.J Sembiring yang merupakan pengusaha cabe giling dan bumbu dengan merk dagang “Gerak Tani” pun ikut mendukung kegiatan ini, ia pun menuturkan bahwa keaslian rasa bumbu masakan tradisional sangat mendukung usaha di bidang kuliner. Makanan Indonesia dikenal dengan kekayaaan rempah yang digunakannnya, oleh karena itu Chef Yono mengatakan bahwa makanan Indonesia banyak mengandung rempah bukan banyak mengandung lemak. “Dengan adanya 30 Ikon Kuliner Indonesia beserta buku resep standarnya, maka setiap orang bisa membuat masakan tersebut dengan cita rasa yang sama dan diharapkan pula kedepannya akan ada rumah makan yang menyediakan 30 makanan tersebut,” tutup William Wongso. K-15

Artikel Lainnya

  • Jun 26, 2019

    Efek Konsumsi Lemak Trans terhadap Kesehatan

    Lemak trans ialah semua isomer geometrik dari asam lemak tidak jenuh tunggal dan asam lemak tidak jenuh jamak yang tidak terkonjugasi, dipengaruhi setidaknya oleh satu kelompok metilen, dengan ikatan rangkap karbon-karbon dalam konfiurasi trans. Lemak trans ini dapat terbentuk secara alami dalam bahan pangan serta selama proses pengolahan pangan pada temperatur yang sangat tinggi (proses deodorisasi dan penggorengan) dan melalui reaksi hidrogenasi. ...

  • Jun 24, 2019

    Lemak yang Digunakan dalam Produk Bakeri

    Produk baking meliputi rerotian, cake, biskuit, cookies, cracker, kue kering, pastry, pie, mufin, dan lainnya yang merupakan aplikasi bahan tepung-tepungan yang dipanggang dalam oven. Lemak sebagai bahan utama dalam pembuatan produk baking berperan dalam menambah citarasa, aroma, kelembapan, nilai gizi, pembentuk tekstur (melembutkan), dan menjaga kualitas selama penyimpanan. ...

  • Jun 21, 2019

    Menghambat Oksidasi Minyak

    Reaksi oksidasi terjadi ketika minyak goreng terpapar dengan udara. Untuk menghambat reaksi ini, biasanya industri minyak goreng menambahkan antioksidan, yakni suatu senyawa yang dapat menangkap radikal bebas. Komponen radikal bebas terbentuk selama reaksi terjadi dan memicu terjadinya berbagai kerusakan. ...

  • Jun 20, 2019

    Mengenal Teknik Memasak Shallow Frying

    Shallow frying merupakan teknik menggoreng dengan sedikit lemak atau minyak dengan menggunakan wajan datar. Shallow frying merupakan teknik memasak cepat, dan biasanya digunakan untuk bahan yang berkuran kecil dan memiliki tekstur lunak seperti telur dan ikan. Namun perlu diperhatikan, minyak yang digunakan harus dipastikan sudah benar-benar panas. Jika minyak yang digunakan belum cukup panas, maka pangan yang dihasilkan akan menyerap minyak. ...

  • Jun 19, 2019

    Risiko Konsumsi Lemak Jenuh untuk Kesehatan

    Lemak jenuh ada yang bersumber dari hewan (seperti gajih, lemak dalam daging, dan lainnya) dan ada yang bersumber dari pangan nabati (seperti minyak kelapa). Dalam kaitannya dengan penyakit jantung, maka lemak jenuh yang berasal dari hewan dinyatakan lebih berbahaya. ...