Konsumi Buah dan Sayur Bantu Cegah Obesitas Anak





Kegemukan atau obesitas kini telah menjadi penyakit yang perlu diwaspadai baik pada anak-anak, remaja, maupun orang dewasa. Data Riskedas tahun 2010 bahkan menunjukkan bahwa 19,6 persen anak di DKI Jakarta masuk ke dalam kategori gemuk (obesitas atau kelebihan berat badan).

"Obesitas, intoleransi glukosa, dan hipertensi pada anak sangat terkait dengan peningkatan kematian premature atau usia dini di bawah usia 55 tahun," dokter spesialis anak dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Aman B. Pulungan di sela-sela berbuka bersama para jurnalis di Jakarta, pada 18 Juli lalu. Aman menjelaskan bahwa angka obesitas pada anak di Indonesia sudah sampai pada angka yang sangat mengerikan.  Data Riset yang ia lakukan pada 182 anak dengan obesitas usia 12-15 tahun menunjukkan bahwa 3,8 persen mengalami intoleransi glukosa, 93,9 persen menunjukkan acanthosis nigricans (penanda resisten insulin pada kulit berupa warna kehitaman di bagian tengkuk, ketiak, dan tangan. Data dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) juga menunjukkan kejadian bahwa diabetes tipe satu pada anak cenderung naik di setiap bulan Juni-Juli, dan Desember-Januari, yaitu ketika musim liburan sekolah.

“Obesitas dapat dicegah dengan melakukan langkah 5 2 1 0,” ujar Aman sembari menjelaskan tentang langkah itu yakni, konsumsi buah dan sayur 5 porsi per hari, jangan duduk lebih dari dua jam, lakukan aktivitas fisik selama satu jam setiap hari, dan 20 menit kegiatan olahraga minimal tiga kali dalam seminggu, serta batasi konsumsi gula dan lebih banyak air mineral. Jumlah kalori, jenis makanan harus pula memperhatikan komposisi karbohidrat, protein, dan lemak seimbang, serta jadwal waktu makan dengan baik.

Jumlah energi yang masuk dan energi yang keluar juga harus seimbang sehingga tidak ada timbunan lemak yang berlebihan di dalam tubuh. Meskipun mengalami obesitas, sarapan pagi tetap penting bagi anak sebagai cadangan energi untuk beraktivitas dan meningkatkan kemampuan menyerap ilmu di sekolah. Buah dan sayur sangat baik untuk dikonsumsi untuk pencegahan obesitas pada anak dan remaja. Oleh karena itu, "Penting untuk membiasakan diri mengkonsumsi minimal 2 porsi buah dan 3 porsi sayur setiap hari secara teratur sejak usia dini," kata Aman Pulungan. hesti

 

Artikel Lainnya

  • Ags 02, 2019

    Bahan Pangan Pembentuk Rasa Umami

    Awalnya, manusia hanya mengenal empat rasa dasar, yaitu manis, asin, asam, dan pahit. Namun sejak seratus tahun yang lalu telah ditemukan komponen rasa dasar kelima, yakni umami. Untuk lebih mempermudah mendeskripsikan rasa umami, sering digunakan istilah ‘gurih’. Keberadaan umami sangat penting dalam menciptakan rasa yang enak. ...

  • Ags 02, 2019

    Peluang Bisnis Pasta di Industri Kuliner Indonesia

    Tren kuliner sangat mudah masuk dan berkembang dari satu negara ke negara lain akibat banyak faktor, salah satunya pertukaran budaya. Semakin berkembangnya dunia kuliner juga menjadikan para pelaku industri ini saling berlomba-lomba menghadirkan inovasi dari tren-tren yang ada. Menggabungkan masakan dari luar negeri dengan bahan-bahan khas negeri sendiri sudah banyak ditemui di berbagai tempat di Indonesia. Salah satu masakan khas negara lain yang dipadu-padankan dengan ingridien khas nusantara ialah olahan pasta.    Terdapat berbagai macam olahan pasta, seperti lasagna, fettucine, makaroni keju, dan spagheti. Meskipun olahan pasta ini disukai hampir semua golongan mulai dari anak-anak hingga orang dewasa, namun masih jarang pelaku bisnis kuliner menengah ke bawah yang menyediakan menu pasta.    “Olahan pasta di kalangan masyarakat kita dianggap sebagai masakan yang mewah, mahal, pembuatannya ribet, sehingga minim penjual. Padahal kenyataannya, pembuatan olahan pasta cukup mudah, harga bahan-bahannya juga cukup terjangkau dan pastinya mudah didapatkan. Selain itu, olahan pasta bisa disesuaikan dengan lidah masyarakat Indonesia dengan menambah bahan-bahan yang kita punya, seperti spagheti rasa kari dan rendang, makaroni tuna, dan sebagainya,” terang Pasta Expert, Chef Ade Rachmat dalam Pelatihan Usaha Kuliner Pasta yang diselenggarakan oleh Indofood, bertempat di Bogor pada 1 Agustus 2019.   Pelatihan Usaha Kuliner Pasta ini sudah diadakan sejak 1 Juli lalu dan berakhir pada hari ini (1/8), dengan menghadirkan 34 peserta yang bergerak dalam bidang kuliner untuk mengikuti pelatihan memasak olahan pasta secara gratis.    Meskipun terbilang cukup mudah, namun ada beberapa aspek yang harus diperhatikan dalam mengolah pasta. “Terdapat beberapa hal penting dalam mengolah pasta agar menjadi olahan yang istimewa, antara lain cara memasak, tingkat kematangan, proses penirisan, penyimpanan pasta kering, dan penyimpanan pasta matang harus diperhatikan. Selain itu, pilih bahan-bahan yang sudah disesuaikan dengan kebutuhan biaya, namun tentunya tidak boleh mengesampingkan kualitas. Bahan-bahan yang dirasa cukup mahal bisa disubtitusi dengan bahan lain yang memiliki funsgi sama namun lebih terjangkau,” jelas Ade. KI-37 ...

  • Ags 01, 2019

    Tips Menurunkan Penggunaan Garam

    Penggunaan garam secara berlebihan berpotensi mendatangkan beberapa penyakit seperti hipertensi dan penyakit jantung.  Pembatasan asupan garam tidak sesulit yang dibayangkan. Berikut beberapa tip yang dapat diterapkan untuk mengurangi penggunaan garam dalam masakan, di antaranya: i) memodifikasi penggunaan garam dapur, menggunakan bumbu dan rempah-rempah seperti seledri, daun bawang, daun salam, untuk meningkatkan cita rasa masakan tanpa harus menambah garam; ...

  • Jul 31, 2019

    Cara Bijak Mengonsumsi dan Menyiapkan Menu Berbasis Daging

    Mengonsumsi daging diusahakan tidak setiap hari untuk menghindari penumpukan lemak jenuh dan kolesterol di dalam tubuh. Konsumsi daging harus diimbangi dengan makanan berserat seperti sayuran dan buah-buahan. Konsumsi daging sebaikya berganti-ganti antara daging sapi dan ayam (unggas). Sebagian ahli mengatakan daging putih lebih sehat daripada daging merah. Daging yang dimasak secara matang lebih mudah dicerna dibandingkan daging setengah matang.   ...

  • Jul 30, 2019

    Ragam Kondimen Pendamping Masakan Daging

    Selain bumbu yang menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam suatu masakan, juga terdapat bahan-bahan yang menjadikan masakan tersebut kurang lengkap jika tidak menggunakannya. Bahan-bahan tersebut ialah kondimen, yang merupakan bahan makanan yang berjumlah sedikit dan berfungsi sebagai pelengkap maupun penyerta hidangan. ...