Menu-menu Unik dari Tos Raos Restaurant



Berada di kawasan Braga yang dikenal sebagai kota tua di Bandung, Aston Braga Hotel & Residence Bandung mengusung konsep yang sesuai dengan lokasinya, yaitu art deco atau lebih pada heritage hotel. Hotel yang terletak di Jl. Braga No. 99 -101, Bandung ini memiliki desain yang unik dan dilengkapi dengan 160 kamar, 9 meeting room, 1 restaurant dan 1 lounge.

 

“Kita memiliki 40 kamar bertipe condotel yang ditujukan untuk family, yang terdiri dari dua kamar dan tiga kamar. Kita ingin memberikan nuansa yang berbeda dan pelayanan terbaik pada sklien,” tutur Marlya Christina. Salah satu cara yang dilakukan Aston untuk lebih dekat dengan masyarakat, yaitu dengan cara mengadakan kegiatan yang sifatnya keluar, kegiatan ini bertujuan agar tidak hanya tamu yang didalam saja yang bisa menikmati pelayanan dari Aston Braga.

 

Restoran yang melengkapi fasilitas hotel ini adalah restoran Tos Raos atau yang dalam bahasa Sunda memiliki arti ‘sudah enak’. “Untuk menu yang disajikan di restoran ini merupakan menu internasional sedangkan untuk room service kami menjual makanan lokal,” tutur Chef Herman Jojo, Executive Sous Chef Aston Braga Hotel & Residence Bandung. Perbedaan menu yang disajikan antara room service dan menu restoran merupakan satu hal yang menarik. “Untuk room service kami mengambil konsep yang sangat simple tetapi orang familiar dengan makanan tersebut, dan menu room service kami tidak ada yang berbau western,” tambah pria yang biasa disapa Chef Jojo. Contoh menu yang ditawarkan di room service adalah mie kocok, batagor, baso tahu dan perkedel, selain itu juga Aston Braga menyisipkan nama-nama jalan di setiap menu yang ditawarkan dan hal ini juga merupakan salah satu edukasi dalam mengenalkan kota Bandung pada tamu.

 

Untuk mengurangi rasa bosan para tamunya, Aston Braga selalu memperbarui menu-menunya dalam jangka waktu tiga bulan sekali. “Kita selalu berinovasi dengan meriview apa yang selam ini dipesan oleh tamu,” jelas Marlya. Selain itu juga restoran ini setiap dua bulan sekali selalu mengadakan menu promo yang disesuaikan dengan event-event tertentu mulai dari menu beverage, food bahkan pastry. Aston Braga selalu ingin membuat sesuatu yang berbeda dari hotel lainnya, misalnya dengan membuat Tower Burger dengan tinggi 50 cm dan Golliat Burger dengan berat 1 Kg. Selain kedua menu tersebut, satu makanan lagi yang berbeda, yakni Black Bread atau roti hitam yang warnanya dihasilkan dari arang.

 

Untuk masalah keamanan pangan dan standar mutu, Aston Braga sudah menerapkan SOP yang sesuai. “Misalnya labeling date pada bahan mentah danbahan jadi sehingga bahan yang sudah tidak terpakai langsung dibuang, untuk makanan yang disajikan untuk buffet pun kami sajikan masak 2 jam sebelum disajikan sehingga masih fresh saat disajikan,” pungkas Chef Jojo. K-15

 

 

Tos Raos Restaurant

Aston Braga Hotel & Residence

Jl. Braga No. 99 – 101 Bandung 40111

Tlp. 022 84460000

www.astonbraga.com

Artikel Lainnya

  • Ags 02, 2019

    Bahan Pangan Pembentuk Rasa Umami

    Awalnya, manusia hanya mengenal empat rasa dasar, yaitu manis, asin, asam, dan pahit. Namun sejak seratus tahun yang lalu telah ditemukan komponen rasa dasar kelima, yakni umami. Untuk lebih mempermudah mendeskripsikan rasa umami, sering digunakan istilah ‘gurih’. Keberadaan umami sangat penting dalam menciptakan rasa yang enak. ...

  • Ags 02, 2019

    Peluang Bisnis Pasta di Industri Kuliner Indonesia

    Tren kuliner sangat mudah masuk dan berkembang dari satu negara ke negara lain akibat banyak faktor, salah satunya pertukaran budaya. Semakin berkembangnya dunia kuliner juga menjadikan para pelaku industri ini saling berlomba-lomba menghadirkan inovasi dari tren-tren yang ada. Menggabungkan masakan dari luar negeri dengan bahan-bahan khas negeri sendiri sudah banyak ditemui di berbagai tempat di Indonesia. Salah satu masakan khas negara lain yang dipadu-padankan dengan ingridien khas nusantara ialah olahan pasta.    Terdapat berbagai macam olahan pasta, seperti lasagna, fettucine, makaroni keju, dan spagheti. Meskipun olahan pasta ini disukai hampir semua golongan mulai dari anak-anak hingga orang dewasa, namun masih jarang pelaku bisnis kuliner menengah ke bawah yang menyediakan menu pasta.    “Olahan pasta di kalangan masyarakat kita dianggap sebagai masakan yang mewah, mahal, pembuatannya ribet, sehingga minim penjual. Padahal kenyataannya, pembuatan olahan pasta cukup mudah, harga bahan-bahannya juga cukup terjangkau dan pastinya mudah didapatkan. Selain itu, olahan pasta bisa disesuaikan dengan lidah masyarakat Indonesia dengan menambah bahan-bahan yang kita punya, seperti spagheti rasa kari dan rendang, makaroni tuna, dan sebagainya,” terang Pasta Expert, Chef Ade Rachmat dalam Pelatihan Usaha Kuliner Pasta yang diselenggarakan oleh Indofood, bertempat di Bogor pada 1 Agustus 2019.   Pelatihan Usaha Kuliner Pasta ini sudah diadakan sejak 1 Juli lalu dan berakhir pada hari ini (1/8), dengan menghadirkan 34 peserta yang bergerak dalam bidang kuliner untuk mengikuti pelatihan memasak olahan pasta secara gratis.    Meskipun terbilang cukup mudah, namun ada beberapa aspek yang harus diperhatikan dalam mengolah pasta. “Terdapat beberapa hal penting dalam mengolah pasta agar menjadi olahan yang istimewa, antara lain cara memasak, tingkat kematangan, proses penirisan, penyimpanan pasta kering, dan penyimpanan pasta matang harus diperhatikan. Selain itu, pilih bahan-bahan yang sudah disesuaikan dengan kebutuhan biaya, namun tentunya tidak boleh mengesampingkan kualitas. Bahan-bahan yang dirasa cukup mahal bisa disubtitusi dengan bahan lain yang memiliki funsgi sama namun lebih terjangkau,” jelas Ade. KI-37 ...

  • Ags 01, 2019

    Tips Menurunkan Penggunaan Garam

    Penggunaan garam secara berlebihan berpotensi mendatangkan beberapa penyakit seperti hipertensi dan penyakit jantung.  Pembatasan asupan garam tidak sesulit yang dibayangkan. Berikut beberapa tip yang dapat diterapkan untuk mengurangi penggunaan garam dalam masakan, di antaranya: i) memodifikasi penggunaan garam dapur, menggunakan bumbu dan rempah-rempah seperti seledri, daun bawang, daun salam, untuk meningkatkan cita rasa masakan tanpa harus menambah garam; ...

  • Jul 31, 2019

    Cara Bijak Mengonsumsi dan Menyiapkan Menu Berbasis Daging

    Mengonsumsi daging diusahakan tidak setiap hari untuk menghindari penumpukan lemak jenuh dan kolesterol di dalam tubuh. Konsumsi daging harus diimbangi dengan makanan berserat seperti sayuran dan buah-buahan. Konsumsi daging sebaikya berganti-ganti antara daging sapi dan ayam (unggas). Sebagian ahli mengatakan daging putih lebih sehat daripada daging merah. Daging yang dimasak secara matang lebih mudah dicerna dibandingkan daging setengah matang.   ...

  • Jul 30, 2019

    Ragam Kondimen Pendamping Masakan Daging

    Selain bumbu yang menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam suatu masakan, juga terdapat bahan-bahan yang menjadikan masakan tersebut kurang lengkap jika tidak menggunakannya. Bahan-bahan tersebut ialah kondimen, yang merupakan bahan makanan yang berjumlah sedikit dan berfungsi sebagai pelengkap maupun penyerta hidangan. ...