Kemeriahan Festival Pangan dan Pesta Cendawan 2013





Festival Pangan dan Pesta Cendawan merupakan acara tahunan yang diadakan di Fakultas Teknobiologi Atma Jaya. Berbeda dari tahun ajaran sebelumnya, pada 2013 ini Festival Pangan dan Pesta Cendawan tergabung dalam satu hari, dan terdiri atas Talkshow dan Food Exhibition. Acara Festival Pangan dan Pesta Cendawan yang dilangsungkan di kampus Atmajaya Jakarta pada 17 Juni lalu tersebut mendapat dukungan dari Yakult, Vitamin water, DLBS, Nutrifood, dan Sania Royale. Selain itu, acara ini juga bekerja sama dengan media partner Foodreview, Kulinologi, Kompas, dan Pesona.

 

 

Talkshow yang mengangkat tema pangan dan Anti-aging, menghadirkan Bapak Teknologi Pangan Indonesia Prof. Dr. F.G. Winarno dan ahli kuliner William Wongso. Dalam kesempatan itu, Wiliam mendemonstrasikan masak tentang pengolahan pegagan dan kenikir.

 

Dalam festival pangan Atmajaya yang mengangkat tema Anti-aging tersebut, seluruh makanan yang dimasak para mahasiswa mengandung bahan yang memiliki senyawa anti aging seperti kacang merah, ubi jalar, brokoli, alpukat, melinjo, berry, kacang hijau, dan kacang kedelai. Sedangkan pada pesta cendawan yang bertemakan Fungi Nation, makanan yang dimasak oleh para mahasiswa terbuat dari jamur tiram, jamur kuping hitam, jamur kancing, jamur enoki, jamur oncom, jamur kuping putih, dan tempe yang diolah sesuai makanan khas dari berbagai Negara seperti Arab, China, Inggris, Perancis, Korea, Hawai, Amerika, dan Jepang.

 

Acara juga dimeriahkan dengan lomba kreasi memasak untuk Mata Kuliah Teknologi Pangan. Juara pertama untuk lomba ini adalah Bravocado yaitu sajian es krim alpukat dengan topping enkapsulasi kolostrum. Juara kedua adalah Broghetti yaitu spaghetti aglio olio yang terbuat dari tepung brokoli. Juara ketiga adalah So Young, yaitu keju yang terbuat dari susu kedelai yang disajikan dengan roti. Makanan terinovatif dimenangkan oleh Mungilate, yaitu coklat yang berisi enkapsulasi alkohol hasil fermentasi dari kacang kedelai.

 

Adapun untuk mata kuliah Bioteknologi Cendawan, juara pertama dimenangkan oleh Tim Perancis yang menyajikan Cordon Bleu (Bleuricula) dan crepes (Crepignon) dari bahan dasar jamur kuping (Auricularia auricula). Juara kedua dimenangkan oleh Tim Jepang yang menyajikan katsu oncom (Onkatsu) dan dorayaki (Doramon) dengan bahan dasar Monilia sitophila (oncom). Juara ketiga dimenangkan oleh Tim China yang menyajikan Lao Shu Fen dan Mantou yang terbuat dari jamur tiram (Pleuratus ostreatus). Selain itu, stand favorit dimenangkan oleh Tim Perancis dengan dekorasi ala etalase toko.

 

Kegiatan yang rutin diselenggarakan oleh Fakultas Teknobiologi Atmajaya ini dimaksudkan untuk menjadi salah satu sarana bagi anak muda agar dapat berfikir kreatif dan termotivasi dalam menciptakan produk baru yang bermanfaat bagi kesehatan, khususnya anti-aging dan mengeksplorasi masakan dengan bahan dasar jamur. K-08

Artikel Lainnya

  • Okt 06, 2018

    Tren Specialty Tea Indonesia

    Specialty tea merupakan teh berkualitas tinggi yang dibuat dari pucuk muda tanaman teh....

  • Okt 06, 2018

    Menu Engineering dalam Bisnis Waralaba

    Menjalankan waralaba tentu diperlukan beberapa aspek yang menyertai....

  • Okt 04, 2018

    Konsep Baru Industri Horeka Indonesia

    Perkembangan industri jasa boga saat ini semakin intensif di Indonesia....

  • Okt 01, 2018

    Pameran Bisnis Waralaba & Kafe Terbesar di tahun 2018

    Gaya hidup masyarakat Indonesia saat ini dan pertumbuhan ekonomi kelas menengah mendorong kinerja industri pengolahan kopi di dalam negeri hingga mengalami peningkatan yang signifikan. Kopi Indonesia banyak digemari dan menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Indonesia. Salah satu cara modern untuk menikmati kopi adalah dengan datang ke kafe. Pertumbuhan konsumsi produk kopi olahan di dalam negeri meningkat rata-rata lebih dari 7% pertahun. Melihat hal tersebut, tidak mengherankan apabila perkembangan bisnis kafe di Indonesia begitu menjanjikan. Kafe kini bukan hanya sebagai tempat untuk menikmati kopi namun telah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat Indonesia. ...

  • Sep 22, 2018

    Sehat Tidak Selalu Tidak Enak

    Paradigma terhadap makanan yang menyehatkan masih erat dengan rasa yang tidak enak dan tidak menarik untuk dikonsumsi. Guna mendobrak paradigma tersebut, diperlukan usaha dari para pelaku kepentingan seperti praktisi kesehatan, pelaku kuliner, dan juga konsumen sebagai target utama mengubah paradigma tersebut. ...