Menelusuri Proses Produksi Buah dan Sayur Organik





Produk sayur dan buah organik dihasilkan dari suatu sitem pertanian organis yang bertumpu pada organisme yang ada pada ekosistem dimana produk pertanian tersebut dibudidayakan. Karena manusia adalah bagian dari alam, maka menjadi tugas manusia pula untuk mendukung kehidupan, dengan melakukan perannya sebagai penjaga lingkungan hidup, menjaga keragaman kehidupan, serta saling memberi dan menerima dalam ekosistem dimana ia berada.

 

 

Hal tersebut dikatakan oleh Pengelola Yayasan Bina Sarana Bakti Sudaryanto di sela-sela Tur Organik yang diselenggarakan oleh Aliansi Organik Indonesia dalam rangkaian kegiatan Bogor Organic Fair di Bogor pada 24 Juni lalu. Sudaryanto menjelaskan, sistem yang digunakan Yayasan Bina Sarana Bakti dalam memproduksi sayuran organik adalah dengan tetap menjaga keharmonisan antar kehidupan, terutama organisme pengganggu tanaman, dengan menerapkan tindakan Holistik. Caranya yaitu dengan melakukan perencanaan tanam, distribusi tanam, dan penggunaan biopito patronum atau istilah lainnya adalah racun alami. Selain itu, ia menambahkan, cara tumpang sari juga bisa digunakan untuk mendapatkan hasil sayuran yang berbeda dan mengurangi kerugian dari organisme pengganggu tanaman.

 

Sudaryanto juga memberi tips untuk menghasilkan sayuran dan buah organik yang benar, yakni dengan menjaga kualitas unsur hara tanah, dengan melakukan rotasi tanam, dimulai  dengan menanam legum atau kacang-kacangan untuk membentuk unsur nitrogen, kemudian pupuk hijau yaitu membiarkan pembusukan tanaman di atas tanah atau menambahkan pupuk hijau yang sudah jadi, lalu menanam tanaman yang bersifat daun-daunan seperti sayuran, disusul tanaman buah dan ditutup dengan tanaman umbi. "Perlakuan seperti ini disebut rotasi tanam,"tandasnya. Ia menambahkan, dari percobaan yang dilakukan Yayasan Bina Sarana Bakti, hasil tanam di lahan indoor lebih banyak dan lebih cepat jika dibandingkan dengan lahan outdoor. Oleh karena itu tidak ada salahnya untuk mencoba menghasilkan sayur dan buah organik di rumah.

 

Lahan indoor, jelas Sudaryanto, dapat digunakan bagi yang tidak memiliki lahan untuk berkebun. Caranya bisa dengan memanfaat bagian atas bangunan rumah untuk bertanam. Selain dengan cara membuat bedengan di atas bangunan dengan menggunakan tanah, cara lain yang bisa digunakan adalah dengan memanfaatkan wadah bekas untuk menghasilkan sayur dan buah. Selain itu, untuk air penyiram tanaman tidak perlu mahal karena kita bisa membuat wadah tadah hujan untuk menampung air.
Nofia

Artikel Lainnya

  • Okt 06, 2018

    Tren Specialty Tea Indonesia

    Specialty tea merupakan teh berkualitas tinggi yang dibuat dari pucuk muda tanaman teh....

  • Okt 06, 2018

    Menu Engineering dalam Bisnis Waralaba

    Menjalankan waralaba tentu diperlukan beberapa aspek yang menyertai....

  • Okt 04, 2018

    Konsep Baru Industri Horeka Indonesia

    Perkembangan industri jasa boga saat ini semakin intensif di Indonesia....

  • Okt 01, 2018

    Pameran Bisnis Waralaba & Kafe Terbesar di tahun 2018

    Gaya hidup masyarakat Indonesia saat ini dan pertumbuhan ekonomi kelas menengah mendorong kinerja industri pengolahan kopi di dalam negeri hingga mengalami peningkatan yang signifikan. Kopi Indonesia banyak digemari dan menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Indonesia. Salah satu cara modern untuk menikmati kopi adalah dengan datang ke kafe. Pertumbuhan konsumsi produk kopi olahan di dalam negeri meningkat rata-rata lebih dari 7% pertahun. Melihat hal tersebut, tidak mengherankan apabila perkembangan bisnis kafe di Indonesia begitu menjanjikan. Kafe kini bukan hanya sebagai tempat untuk menikmati kopi namun telah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat Indonesia. ...

  • Sep 22, 2018

    Sehat Tidak Selalu Tidak Enak

    Paradigma terhadap makanan yang menyehatkan masih erat dengan rasa yang tidak enak dan tidak menarik untuk dikonsumsi. Guna mendobrak paradigma tersebut, diperlukan usaha dari para pelaku kepentingan seperti praktisi kesehatan, pelaku kuliner, dan juga konsumen sebagai target utama mengubah paradigma tersebut. ...