Mari Membuat Mie Basah





Mungkin Anda sudah terbiasa mengonsumsi mi basah yang bisa diperoleh di berbagai macam rumah makan atau restoran dimana saja. Tetapi pernahkah mencoba untuk membuatnya sendiri? Chef Hamza, ahli kuliner dari PT. Eastern Pearl Flour Mills, berbagi kiat membuat mie basah dengan tekstur yang kenyal dan tidak lengket, dalam kegiatan Eastfood Indonesia di Surabaya pada 13-16 Juni lalu. 

 

“Sebenarnya membuat mie basah ini tidak terlalu sulit,” kata Hamza sembari menambahkan, bahan penyusun mie basah ini  tidak sulit, yaitu cukup menggunakan air, tepung terigu protein tinggi, soda kue, dan garam. Dalam membuat mie basah, yang perlu diperhatikan adalah komposisi bahan penyusunnya. Untuk menghasilkan mie dengan tekstur yang sempurna, ia mengungkapkan bahwa komposisi air cukup berkisar antara 35-38% dari komposisi tepung terigu yang digunakan dan penggunaan garam cukup 1% saja.

 

Penggunaan soda kue dalam adonan ini pun hanya 0,4% dari komposisi adonan. Soda kue dalam pembuatan mie basah ini tidak hanya berguna sebagai pengembang saja. Adanya soda kue dalam adonan mie membuat mie dapat terapung ketika direbus dalam air. Terapungnya mie basah ketika direbus merupakan indikator bahwa mie basah sudah matang.

 

Adapun proses membuat mie yakni, dengan mencampur rata semua bahan kemudian dimasukkan ke dalam plastik hingga bahan menjadi keram. Setelah dikeram, bahan dibiarkan selama kurang lebih 5 menit dan kemudian siap dicetak. Untuk mencetak adonan mie basah ini pun Anda bisa menggunakan mesian adonan mie manual yang bisa diperoleh di toko kue.

 

Berdasarkan komposisi yang sudah dijelaskan tersebut, sebenarnya mudah saja untuk mengkreasikan mie basah menjadi sesuatu yang inovatif. Jika ingin menggunakan telur dalam adonan, maka diseimbangkan antara telur dan komposisi air. Fungsi telur dalam adonan ini pun untuk menggantikan air dan supaya mie basah dapat berwarna kuning. Hal ini dimaksudkan agar mie tidak terlalu lembek atau terlalu keras.

 

Hal yang serupa juga dilakukan ketika ingin membuat mie basah hijau dari daun bayam. Komposisi air dalam adonan ini bisa digantikan dengan bayam yang dijus terlebih dahulu. Jika komposisi air yang harus digunakan adalah 150 gram, maka jika ingin membuat mie basah hijau, maka  bisa menggunakan 100 gram air dan 50 gram jus bayam. Yang harus diingat, mie basah ini hanya bisa awet selama satu hari satu malam. Jika sudah lebih lama dari waktu tersebut, maka warna mie basah akan berubah menjadi lebih kelam dan teksturnya pun sudah tidak kenyal lagi. putri

Artikel Lainnya

  • Ags 02, 2019

    Bahan Pangan Pembentuk Rasa Umami

    Awalnya, manusia hanya mengenal empat rasa dasar, yaitu manis, asin, asam, dan pahit. Namun sejak seratus tahun yang lalu telah ditemukan komponen rasa dasar kelima, yakni umami. Untuk lebih mempermudah mendeskripsikan rasa umami, sering digunakan istilah ‘gurih’. Keberadaan umami sangat penting dalam menciptakan rasa yang enak. ...

  • Ags 02, 2019

    Peluang Bisnis Pasta di Industri Kuliner Indonesia

    Tren kuliner sangat mudah masuk dan berkembang dari satu negara ke negara lain akibat banyak faktor, salah satunya pertukaran budaya. Semakin berkembangnya dunia kuliner juga menjadikan para pelaku industri ini saling berlomba-lomba menghadirkan inovasi dari tren-tren yang ada. Menggabungkan masakan dari luar negeri dengan bahan-bahan khas negeri sendiri sudah banyak ditemui di berbagai tempat di Indonesia. Salah satu masakan khas negara lain yang dipadu-padankan dengan ingridien khas nusantara ialah olahan pasta.    Terdapat berbagai macam olahan pasta, seperti lasagna, fettucine, makaroni keju, dan spagheti. Meskipun olahan pasta ini disukai hampir semua golongan mulai dari anak-anak hingga orang dewasa, namun masih jarang pelaku bisnis kuliner menengah ke bawah yang menyediakan menu pasta.    “Olahan pasta di kalangan masyarakat kita dianggap sebagai masakan yang mewah, mahal, pembuatannya ribet, sehingga minim penjual. Padahal kenyataannya, pembuatan olahan pasta cukup mudah, harga bahan-bahannya juga cukup terjangkau dan pastinya mudah didapatkan. Selain itu, olahan pasta bisa disesuaikan dengan lidah masyarakat Indonesia dengan menambah bahan-bahan yang kita punya, seperti spagheti rasa kari dan rendang, makaroni tuna, dan sebagainya,” terang Pasta Expert, Chef Ade Rachmat dalam Pelatihan Usaha Kuliner Pasta yang diselenggarakan oleh Indofood, bertempat di Bogor pada 1 Agustus 2019.   Pelatihan Usaha Kuliner Pasta ini sudah diadakan sejak 1 Juli lalu dan berakhir pada hari ini (1/8), dengan menghadirkan 34 peserta yang bergerak dalam bidang kuliner untuk mengikuti pelatihan memasak olahan pasta secara gratis.    Meskipun terbilang cukup mudah, namun ada beberapa aspek yang harus diperhatikan dalam mengolah pasta. “Terdapat beberapa hal penting dalam mengolah pasta agar menjadi olahan yang istimewa, antara lain cara memasak, tingkat kematangan, proses penirisan, penyimpanan pasta kering, dan penyimpanan pasta matang harus diperhatikan. Selain itu, pilih bahan-bahan yang sudah disesuaikan dengan kebutuhan biaya, namun tentunya tidak boleh mengesampingkan kualitas. Bahan-bahan yang dirasa cukup mahal bisa disubtitusi dengan bahan lain yang memiliki funsgi sama namun lebih terjangkau,” jelas Ade. KI-37 ...

  • Ags 01, 2019

    Tips Menurunkan Penggunaan Garam

    Penggunaan garam secara berlebihan berpotensi mendatangkan beberapa penyakit seperti hipertensi dan penyakit jantung.  Pembatasan asupan garam tidak sesulit yang dibayangkan. Berikut beberapa tip yang dapat diterapkan untuk mengurangi penggunaan garam dalam masakan, di antaranya: i) memodifikasi penggunaan garam dapur, menggunakan bumbu dan rempah-rempah seperti seledri, daun bawang, daun salam, untuk meningkatkan cita rasa masakan tanpa harus menambah garam; ...

  • Jul 31, 2019

    Cara Bijak Mengonsumsi dan Menyiapkan Menu Berbasis Daging

    Mengonsumsi daging diusahakan tidak setiap hari untuk menghindari penumpukan lemak jenuh dan kolesterol di dalam tubuh. Konsumsi daging harus diimbangi dengan makanan berserat seperti sayuran dan buah-buahan. Konsumsi daging sebaikya berganti-ganti antara daging sapi dan ayam (unggas). Sebagian ahli mengatakan daging putih lebih sehat daripada daging merah. Daging yang dimasak secara matang lebih mudah dicerna dibandingkan daging setengah matang.   ...

  • Jul 30, 2019

    Ragam Kondimen Pendamping Masakan Daging

    Selain bumbu yang menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam suatu masakan, juga terdapat bahan-bahan yang menjadikan masakan tersebut kurang lengkap jika tidak menggunakannya. Bahan-bahan tersebut ialah kondimen, yang merupakan bahan makanan yang berjumlah sedikit dan berfungsi sebagai pelengkap maupun penyerta hidangan. ...