Tidak Mudah Menetapkan Ikon Kuliner Nusantara





Pemerintah melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) telah menetapkan 30 ikon kuliner Nusantara.  Menurut  Direktur Pengembangan Wisata Minat Khusus dan Mice Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kemenparekraf, Achyaruddin, tidak mudah untuk menetapkan ikon tersebut.  Karena setidaknya ada 5280 kuliner Indonesia yang telah memiliki nama, dan 2000 diantaranya sudah diketahui resepnya.  “Setelah berbagai perdebatan dan diskusi, maka ditetapkanlah 30 ikon kuliner tersebut,” tutur Achyaruddin.

Sementara itu, Pakar Kuliner Bondan Winarno mengharapkan dengan adanya ikon tersebut, kuliner Indonesia tidak hanya jago kandang, tapi juga dikenal oleh dunia internasional.  “Untuk mendukung promosi, kita juga harus mengetahui filosofi dari suatu masakan, dan kemudian menyusun standardisasinya,” ungkap Bondan.

Direktur Sekolah Tinggi Pariwisata Bandung, Saiful Adi, optimis bahwa kuliner Indonesia bisa diterima di dunia internasional.  “Pengalaman  menunjukkan, penyajian set menu kuliner Indonesia dalam suatu conference mendapat sambutan yang hangat dari peserta asing,” tuturnya.

Oleh sebab itu, untuk mensosialisasikan resep dan teknik memasak kuliner Indonesia, Kemenparekraf bekerja sama dengan STP Bandung dan Indonesian Chef Association (ICA) Jawa Barat menyelenggarakan workshop yang diikuti oleh chef, akademisi, mahasiwa, dan praktisi kuliner.  Acara tersebut berlangsung dari tgl 24 hingga 26 Mei di STP Bandung.  @hendryfri

Artikel Lainnya