Kembali Digelar, Pameran Food Industry & Horeca Makassar Expo 2013



 

Untuk yang ke-2 kali, digelar pameran akbar Businees to Bussiness bertajuk Food Industry, Bakery, dan Packpro, Horeca Makassar Expo 2013 di Celebes Convention Center-Makassar Sulawesi Selatan pada Tanggal 16-19 Mei 2013 ini. Pameran yang terdiri dari 3 pameran yang saling berkaitan yakni Bacary (Bakery, Cake, & Confectionery), Food Industry (Food & Beverage Industry), HoReCa (Hotel, Restaurant & Cafe) serta Packpro (food Packaging & Processing) tersebut merupakan ajang pameran produk pangan yang di kawasan Timur Indonesia, dan menjadi arena pameran terlengkap di Kawasan Indonesia Timur yang dapat memenuhi kebutuhan para pelaku industri makanan,bakery, hotel, restoran dan cafe.

Lebih dari 50 perusahaan pemasok dan distributor brand makanan dan minuman terkemuka tampil untuk menampilkan produk terbaiknya. Termasuk mesin, peralatan, dan perlengkapan untuk pengolahan dan pengemasan industri makanan dan minuman.

 

Dipilihnya Makassar sebagai lokasi pameran oleh PT. Berkania Promosindo dikarenakan kota ini telah dijadikan pusat perdagangan dan investasi provinsi Sulawesi Selatan yang mempunyai potensi sumber daya cukup besar. Selain itu, Direktur Berkania Promosindo Richard Pesik menjelaskan, perekonomian Sulawesi Selatan juga mengalami pertumbuhan pesat seiring Usaha Kecil dan Menengah (UMKM) yang semakin menggeliat karena dukungan perbankan yang semakin baik. “Makassar yang merupakan pintu gerbang di kawasan Indonesia Timur dapat mendukung kelancaran kegiatan perdagangan di kawasan Indonesia Timur terlebih lagi dengan dibukanya jalur penerbangan internasional seperti Jakarta dan Bali,” kata Richard dalam pembukaan acara pameran.

 

Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Badan Ketahanan Pangan Provinsi Sulawesi Selatan Asri Pananrang, yang mewakili Gubernur Sulawesi Selatan. Dalam sambutan singkatnya, Asri sangat mengapresiasi kegiatan yang di selenggarakan oleh PT. Berkania Promosindo. Ia juga berharap dengan adanya pameran ini dapat meningkatkan pemberdayaan UKM yang berbasis sumber pangan lokal. Bersamaan dengan berlangsungnya pameran tersebut juga diadakan Demo Cooking dan Baking dari chef-chef terkemuka dari paraq exhibitor sehingga pameran ini dapat menjadi ajang untuk unjuk bakat bagi para chef handal.“Adanya acara ini juga diharapkan dapat menjadi ajang untuk memulai kerjasama antar industri makanan atau minuman khususnya di sulawesi Selatan,” ujar Richard Pesik. st ulfah usman

Artikel Lainnya

  • Okt 06, 2018

    Tren Specialty Tea Indonesia

    Specialty tea merupakan teh berkualitas tinggi yang dibuat dari pucuk muda tanaman teh....

  • Okt 06, 2018

    Menu Engineering dalam Bisnis Waralaba

    Menjalankan waralaba tentu diperlukan beberapa aspek yang menyertai....

  • Okt 04, 2018

    Konsep Baru Industri Horeka Indonesia

    Perkembangan industri jasa boga saat ini semakin intensif di Indonesia....

  • Okt 01, 2018

    Pameran Bisnis Waralaba & Kafe Terbesar di tahun 2018

    Gaya hidup masyarakat Indonesia saat ini dan pertumbuhan ekonomi kelas menengah mendorong kinerja industri pengolahan kopi di dalam negeri hingga mengalami peningkatan yang signifikan. Kopi Indonesia banyak digemari dan menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Indonesia. Salah satu cara modern untuk menikmati kopi adalah dengan datang ke kafe. Pertumbuhan konsumsi produk kopi olahan di dalam negeri meningkat rata-rata lebih dari 7% pertahun. Melihat hal tersebut, tidak mengherankan apabila perkembangan bisnis kafe di Indonesia begitu menjanjikan. Kafe kini bukan hanya sebagai tempat untuk menikmati kopi namun telah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat Indonesia. ...

  • Sep 22, 2018

    Sehat Tidak Selalu Tidak Enak

    Paradigma terhadap makanan yang menyehatkan masih erat dengan rasa yang tidak enak dan tidak menarik untuk dikonsumsi. Guna mendobrak paradigma tersebut, diperlukan usaha dari para pelaku kepentingan seperti praktisi kesehatan, pelaku kuliner, dan juga konsumen sebagai target utama mengubah paradigma tersebut. ...