NutriSari Raih Penghargaan Cultural Award





Produk Nutrifood, yakni NutriSari W’Dank mendapatkan penghargaan dari Ikatan Duta Budaya dan Pariwisata Indonesia (Idbudarindo) dan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di Jakarta pada 11 Mei lalu. Penghargaan diberikan karena produk tersebut dinilai turut melestarikan budaya dan tradisi Indonesia. Idbudparindo merupakan wadah nasional para duta budaya dan pariwisata yang tersebar di seluruh Indonesia. Acara lain yang digelar bersamaan dengan penyerahan penghargaan itu yakni One Youth One Tourism Campaign, Awarding Night (penghargaan untuk pihak-pihak pendukung budaya pariwisata), Community Talk, dan Teatrikal Abang None Jakarta.

“NutriSari sebagai brand asli Indonesia, ingin turut membangkitkan kecintaan generasi muda akan budaya negeri ini melalui NutriSari W’Dank. Terima kasih kepada IDBUDPARINDO atas penghargaan yang diberikan, semoga hangatnya tradisi Indonsia bisa semakin diresapi oleh generasi muda Indonesia,” kata Susana, Nutrifood Head of Marketing, saat menerima penghargaan tersebut.

Lebih jauh ia menjelaskan, pemilihan penulisan “W’Dank” dan bukan “Wedang” bertujuan untuk mendekatkan minuman tradisional dari berbagai daerah di Indonesia dengan generasi muda. Produk minuman serbuk yang telah hadir sejak tahun 1979 tersebut bertekad untuk senantiasa lebih dekat dengan konsumen melalui produk-produk yang ditawarkan.

Susana menambahkan, NutriSari W’Dank yang hadir dengan mengangkat hangatnya tradisi Indonesia, saat ini saat ini baru terdapat varian sari jahe, namun dalam waktu dekat akan meluncurkan varian minuman khas tradisi Indonesia lainnya. K-08

Artikel Lainnya

  • Sep 22, 2018

    Sehat Tidak Selalu Tidak Enak

    Paradigma terhadap makanan yang menyehatkan masih erat dengan rasa yang tidak enak dan tidak menarik untuk dikonsumsi. Guna mendobrak paradigma tersebut, diperlukan usaha dari para pelaku kepentingan seperti praktisi kesehatan, pelaku kuliner, dan juga konsumen sebagai target utama mengubah paradigma tersebut. ...

  • Sep 20, 2018

    Keamanan Pengemas Jajanan dan Makanan Cepat Saji

    Penggunaan kemasan adalah salah satu upaya untuk mencegah terjadinya cemaran pada produk olahan pangan. Selain berfungsi sebagai pelindung, kemasan juga berperan sebagai media untuk promosi. Kemasan dapat mempengaruhi berbagai aspek pada pangan seperti nilai jual, estetika, dan keamanan pangan. Makin kompleks suatu kemasan, maka nilai tambah produk pangan juga akan dapat meningkat. Konsumen cenderung memilih kemasan yang menarik dan mampu menunjukkan mutu produk pangan. ...

  • Sep 17, 2018

    Apa itu Gaya Hidup Ketofastosis?

    Diet ketogenik merupakan salah satu tren diet yang cukup populer di Indonesia. Prinsip diet ini ada pada pengaturan pola makanan harian untuk mencapai kondisi ketosis. Diet ini dipandang efektif untuk penurunan berat badan. Saat ini, diet ketogenik dikombinasikan dengan puasa pada kondisi ketosis dengan tujuan mempertahankan metabolisme lemak yang optimal sehingga disebut dengan ketofastosis....

  • Sep 14, 2018

    Kemeriahan Lomba Cipta Menu Berbahan Lokal

    Crafting Special Recipe (CRISPY) Competition merupakan lomba cipta menu dan masak dengan menggunakan bahan pangan lokal. CRISPY tahun 2018 mengangkat tema “Kreasi olahan cemilan sehat untuk keluarga : one bite size” dan menggunakan buah sukun sebagai bahan dasar utama.  Acara yang berlangsung pada 9 September 2018 lalu di Kampus IPB Dramaga tersebut diikuti oleh 24 tim peserta dari masyarakat umum dan berbagai instansi, di antaranya adalah Stikes Mitra Keluarga, UPN Jakarta, Poltekkes Jakarta II, UHAMKA, Bhi, Poltekkes Kemenkes Bandung, Universitas Negeri Jakarta, STP Bogor, Akpar Pertiwi, Universitas Djuanda, Universitas Ibnu Khaldun, Bina Sarana Informatika, Sekolah Vokasi IPB, dan IPB. ...

  • Ags 30, 2018

    Efektifitas Rantai Pasok untuk Peningkatan Kualitas Susu Segar

    Susu merupakan salah satu produk industri peternakan yang potensial di Indonesia. Sebagian besar (98%) susu di Indonesia diproduksi di Pulau Jawa yang berasal dari peternakan rakyat. Terdapat tiga permasalahan utama terkait produksi susu di Indonesia yaitu kurangnya pengetahuan peternak tentang penanganan susu, lahan peternakan dan skala kepemilikan, serta persoalan regenerasi....