Eksplorasi Rasa Umami dalam Masakan Indonesia



 

Indonesia memiliki ragam kuliner yang sangat kaya. Setiap wilayah di tanah air memiliki kuliner khas daerahnya masing-masing. Sedkit mundur ke belakang, ternyata cita rasa kuliner Indonesia banyak mendapat pengaruh dari berbagai Negara. Menurut Chef Vindex Tengker, Executive Chef The Dharmawangsa Hotel, Kuliner Indonesia banyak mendapat pengaruh dari Negara Belanda, India, China, Timur Tengah (khususnya Arab), dan Portugis.

 

Dalam sebuah acara bertajuk ‘Exploring The Wonder of Umami’ yang berlokasi di Sekolah Tinggi Pariwisata Bandung (16/3), Chef Vindex menyebutkan contoh masakan Indonesia tersebut antara lain, bakmi, baso, bakpau, mi goreng, tahu goreng, siomay, lumpia, nasi tim, cap cay, fu yung hai, roti bakar (grilled bread), selat solo, semur, sup kacang merah, sup buntut dan masih banyak lagi.

 

Penggunaan bumbu menjadi kunci utama kelezatan masakan Indonesia. Bawang merah, bawang putih,  cabai, jahe, laos, kencur, kunyit, kemiri, terasi, gula merah, kapulaga, jinten, ketumbar, star anis (poka), cengkeh, pala, cabe jawa, daun pandan, daun suji, daun jeruk, adalah sebagian dari banyaknya bumbu dan rempah yang akrab digunakan dakam masakan Indonesia. Untuk memudahkan, kini bumbu-bumbu ini pun kerap dibuat dan digunakan dalam bentuk pasta siap pakai. “Rasa umami dalam masakan Indonesia dapat dimunculkan dengan kombinasi bahan baku dengan bumbu rempah yang digunakan,” ungkap Chef Vindex. Lebih lanjut menurut Vindex, umami dalam masakan dapat diperkuat dengan penggunaan beberapa bahan masakan seperti ikan tuna, daging, tomat matang, dan masih banyak lagi. “Masakan Indonesia memiliki banyak keterikatakan dengan bahan-bahan pembentuk rasa umami,” tutup Chef Vindex. Ita

Artikel Lainnya