GOOD RESTAURANT PRACTICES PRINCIPLES





Good restaurant practices (GRP) adalah tata cara mengelola restoran yang baik dan benar sesuai standar internasional yang meliputi hygene dan sanitation, hal ini pun sudah setara dengan good manufacturing practice  dalam HAACP. “Jadi, bila restoran ingin menerapkan HACCP, maka good restaurant practices-nya sudah dipenuhi, karena GRP merupakan pondasi yang bagus di restora,” tutur Wida Winaro Direktur PT Embrio Biotekindo.

Cara menerapkan GRP bisa  dengan melihat standar yang sudah ada terlebih dahulu, seperti yang telah diterapkan oleh hotel-hotel berbintang yang sudah menerapkan sistem kebersihan yang baik, dan tinggal disesuaikan dengan standar apakah sudah bisa diterima atau belum, jika belum dapat dilakukan perbaikan yang nantinya dapat menunjang standar kebersihan itu sendiri. Banyak alasan yang dilontarkan untuk tidak menerapkan standar kebersihan seperti, tidak tahu, tahu tapi tidak mau menerapkan, atau ada pula yang tahu dan mau menerapkannya tetapi secara keseluruhan manajeman atau tidak untuk melakukan semua itu.

Contoh keracunan yang terjadi di restoran sebenarnya banyak, namun tidak ada laporan resmi karena banyak pihak yang menutupi agar berita tersebut tidak bocor ke publik. “Jika diteliti lebih jauh lagi, banyak sebenarnya perusahaan yang tidak menerapkan good restaurant practices dengan control yang kurang serta bahan baku yang kurang baik” tambah Wida.

Menurut Wida, masih banyak restoran di Indonesia yang belum memenuhi kriteria sebagai restoran yang baik. “Restoran sebenarnya merupakan “kaca” orang melihat bangsa kita, banyak tamu asing yang tinggal di hotel, seperti jendela bagaimana mereka melihat bangsa kita, maka kita sebagai orang pangan harus bisa merubah agar bagus dilihat orang.” Standar GRP dapat dilihat mulai dari manajemen sampah, alur dapur, pengolahan, pelabelan bahan baku, penyajian, penghangatan kembali merupakan satu kesatuan dalam restoran. Ada restoran yang menerapkan semua ada pula yang hanya menerapkan sebagian saja. Untuk menjadi restoran yang baik harus bisa memenuhi semua itu. Kita sebagai konsumen juga harus jeli dalam memilih tempat restoran yang baik untuk kita konsumsi.

“Saat ini sebenarnya banyak restoran baru yang ingin mendapatkan ilmu bagaimana cara agar dapat mengelola restoran yang baik, namun dari semua restoran itu masih banyak yang belum mempunyai sertifikasi. Sehingga masih banyak yang ragu untuk mempelajari cara Good Restaurant Practice seperti apa,” tutup Wida. Adi

Artikel Lainnya

  • Jul 24, 2018

    Tren Keju dalam Produk Pangan Indonesia

    Tren keju seakan tidak pernah ada habisnya. Meskipun bukan produk dan ingridien asli Indonesia, tetapi masyarakat Indonesia sangat akrab dengan cita rasa keju di berbagai produk pangan. Meningkatnya animo pasar dengan keju ini tentu harus disambut dengan inovasi produk pangan yang inovatif.  ...

  • Jul 16, 2018

    Promosi Hotel, Restoran dan Katering Indonesia dengan Kopi

    Keberhasilan Pameran Hotelex yang telah diselenggarakan di sepuluh negara Asia menjadi salah satu alasan kuat PT Pamerindo Indonesia untuk mengadakan Pameran Hotelex Indonesia pada 18-20 Juli 2018 mendatang di Jakarta International Expo. "Pameran ini merupakan pameran business to business. Kami harapkan Pameran Hotelex Indonesia akan dikunjungi oleh lebih dari 12.000 pengunjung yang merupakan para pelaku industri hotel, restoran dan katering," tutur Project Director PT Pamerindo Indonesia, Wiwik Roberto dalam konferensi pers Hotelex Indonesia di Jakarta pada 6 Juli 2018. ...

  • Jun 29, 2018

    Tepat Menggunakan Rempah

    Berbagai rempah memiliki variasi komponen kimiawi yang berperan dalam pembentukan profil flavornya....

  • Jun 28, 2018

    Manfaat Rempah Bagi Kesehatan

    Berbagai rempah dan bumbu dapur yang selama ini dekat dengan...

  • Jun 27, 2018

    Mengenal Kunyit

    Kunyit merupakan salah satu suku tanaman temu-temuan (Zingiberaceae)....