Chef Marco Pierre White Berbagi Ilmu dengan Pemenang Chef of the Year 2012





Setelah dinobatkan menjadi chef terbaik tahun ini dalam ajang Unilever Food Solutions “Chef of the Year” 2012, Ranov Suswanda juara I kategori senior dan Dias Raditya Wijaya juara I kategori junior, berkesempatan untuk mengikuti master class yang dipandu oleh salah satu chef ternama di dunia asal Inggris, Chef Marco Pierre White di Singapura selama dua hari, pada 26 dan 27 April 2012.

Chef Marco Pierre White merupakan chef termuda yang meraih tiga penghargaan Michelin stars. Gairah dan dedikasinya yang tinggi terhadap dunia kuliner juga membawanya terpilih sebagai brand ambassador Knorr, salah satu brand utama yang diproduksi oleh Unilever, sejak tahun 2006. Chef yang dikenal atas kontribusinya dalam masakan internasional kontemporer ini berada di Singapura untuk menjalani serangkaian kegiatan, termasuk di antaranya kegiatan master class yang diikuti oleh pemenang Unilever Food Solutions “Chef of the Year” 2012.

Dalam kesempatan tersebut, Chef Marco mengungkapkan bahwa ada tiga hal yang harus diperhatikan oleh seorang chef yang hebat, yakni manghargai kekayaan alam, melakukan segala sesuatunya dari dan dengan hati dan yang terakhir adalah kemauan untuk berbagi pengalaman ataupun pengetahuan ke orang lain. Selain itu, Chef Marco juga mengingatkan setiap chef untuk selalu menghargai dan menghormati cara memasak klasik yang tidak merubah bentuk dan rasa dari bahan utama yang digunakan dalam membuat suatu hidangan, serta menjadikan resep hanya sebagai panduan dan inspirasi saja tidak serta merta harus selalu diikuti karena seorang chef harus dapat berkreasi seluas mungkin. K-09

Artikel Lainnya

  • Mar 20, 2019

    Diet Keto dari Sisi Gizi dan Kesehatan

    Diet keto memang dianggap efektif menurunkan berat badan (Campos, 2017). Dari segi gizi, diet keto menekankan pola asupan tinggi lemak, tapi rendah karbohidrat. Diet ini mengandalkan lemak serta protein hewani sebagai sumber energi utama dalam tubuh. Asupan karbohidrat yang berkurang drastis ini akan menyebabkan tubuh kekurangan karbohidrat dan gula, proses inilah yang disebut dengan ketosis. ...

  • Mar 19, 2019

    Upaya Menghindari Foodborne Diseases

    Sebagian besar foodborne patogen lebih menyukai lingkungan yang hangat, walaupun bisa tumbuh dalam kisaran suhu yang luas. Suhu di atas 40C dan di bawah 600C sering diacu sebagai zona berbahaya, karena bakteri patogen seperti E. Coli, Salmonella dan Listeria monocytogenes dapat berkembang biak pada suhu tersebut, sehingga menyebabkan penyakit. Menyimpan produk pangan pada suhu refrigerasi yang tepat pada suhu di bawah 40C dan memanaskan pada suhu diatas 600C, adalah usaha yang direkomendasikan agar terhidar dari foodborne disease. Oleh karena itu, penanganan pangan dari mulai bahan baku hingga distribusi harus memenuhi pedoman penanganan yang tepat, seperti: ...

  • Mar 18, 2019

    Alternatif Pola Hidup Sehat dengan Diet Ketogenik

    Diet ketogenik adalah pola konsumsi dengan tinggi lemak, cukup protein, dan rendah karbohidrat yang akan menyediakan cukup protein untuk pertumbuhan tetapi kurang karbohidrat untuk kebutuhan metabolisme tubuh. Dengan demikian, tubuh akan menggunakan lemak sebagai sumber energi, yang pada prosesnya akan menghasilkan senyawa keton. Komposisi ketogenik menyaratkan porsi lemak tinggi (75-80%), porsi protein sedang (15% – 20%), dan porsi karbohidrat rendah (5% – 10%). ...

  • Mar 15, 2019

    Menu sebagai Alat Penjual

    Menu dalam bisnis pangan di industri hotel, restoran, katering, dan bakeri (horekaba) merupakan sarana pemasaran yang penting. Menu dapat digunakan sebagai gambaran dari produk yang ditawarkan. Perencanaan menu dibuat dengan menyusun daftar secara spesifik , yaitu menentukan makanan tersebut dibuat untuk satu periode makan (sarapan, makan siang, dan makan malam) atau untuk sehari penuh termasuk snack.   ...

  • Mar 14, 2019

    Tip Menghindari Kesalahan dalam Penimbangan

    Pembuatan produk bakeri seperti roti dan pastry harus melibatkan proses perhitungan, penimbangan, dan prosedur baku yang harus diataati dalam tiap tahapannya. Penggunaan bahan-bahan seperti tepung, ragi, gula, dan bahan-bahan lain harus sesuai dengan standar formula yang sudah ditetapkan. Akurasi atau ketelitian diperlukan untuk mencegah kesalahan dalam penggunaan bahan. Berikut beberapa tip untuk menhindari kesalahan penimbangan dalam pembuatan produk bakeri.   ...