Bandung Menjadi Tuan Rumah Asia Tourism Forum





Asia Tourism Forum (ATF) merupakan acara dua tahunan yang mempertemukan seluruh stakeholder pariwisata di Asia.  Pada ATF ke 12 ini, Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Bandung menjadi tuan rumah penyelenggaraannya yang ke 10.  Dalam sambutannya, Founder ATF -Prof. Kaye Chon dari School of Hotel & Tourisms Management The Hong Kong Polytechnic University mengungkapkan bahwa, ATF bertujuan untuk mengumpulkan para pelaku industri, pembuat kebijakan, dan akademisi/peneliti pariwisata internasional untuk bertukar informasi dan memperkuat jaringan.  "Sehingga ke depannya tercipta kerja sama yang baik dalam pengembangan pariwisata di Asia," ujar Prof. Chon.

Sementara itu, Direktur STP Bandung -Noviendi Makalam,  menyambut baik pelaksanaan ATF 2012 di kota kembang tersebut.  "Bandung terkenal sebagai Paris van Java yang memiliki sejarah bagi Indonesia dan dunia internasional," tutur Noviendi.  Dia menyontohkan  Gedung Konferensi Asia Afrika yang menjadi tonggak negara Asia Afrika dalam melawan kolonialisme.  "Tidak hanya itu, penyelenggaraan ATF ini juga menjadi salah satu peringatan 50 tahun berdirinya STP Bandung," tambah Noviendi.  Menurutnya, sejak didirikan STP Bandung telah banyak mengukir prestasi dalam perkembangan dunia pariwisata Indonesia.

ATF 2012 yang rencananya berlangsung 8-10 Mei tersebut, diselenggarakan di dua tempat -yakni Gedung Merdeka dan Gedung Hospitality STP Bandung.  Hadir membuka acara Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif - Prof. I Gede Pitana.  @hendryfri

Artikel Lainnya

  • Okt 06, 2018

    Tren Specialty Tea Indonesia

    Specialty tea merupakan teh berkualitas tinggi yang dibuat dari pucuk muda tanaman teh....

  • Okt 06, 2018

    Menu Engineering dalam Bisnis Waralaba

    Menjalankan waralaba tentu diperlukan beberapa aspek yang menyertai....

  • Okt 04, 2018

    Konsep Baru Industri Horeka Indonesia

    Perkembangan industri jasa boga saat ini semakin intensif di Indonesia....

  • Okt 01, 2018

    Pameran Bisnis Waralaba & Kafe Terbesar di tahun 2018

    Gaya hidup masyarakat Indonesia saat ini dan pertumbuhan ekonomi kelas menengah mendorong kinerja industri pengolahan kopi di dalam negeri hingga mengalami peningkatan yang signifikan. Kopi Indonesia banyak digemari dan menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Indonesia. Salah satu cara modern untuk menikmati kopi adalah dengan datang ke kafe. Pertumbuhan konsumsi produk kopi olahan di dalam negeri meningkat rata-rata lebih dari 7% pertahun. Melihat hal tersebut, tidak mengherankan apabila perkembangan bisnis kafe di Indonesia begitu menjanjikan. Kafe kini bukan hanya sebagai tempat untuk menikmati kopi namun telah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat Indonesia. ...

  • Sep 22, 2018

    Sehat Tidak Selalu Tidak Enak

    Paradigma terhadap makanan yang menyehatkan masih erat dengan rasa yang tidak enak dan tidak menarik untuk dikonsumsi. Guna mendobrak paradigma tersebut, diperlukan usaha dari para pelaku kepentingan seperti praktisi kesehatan, pelaku kuliner, dan juga konsumen sebagai target utama mengubah paradigma tersebut. ...