Hidup Sehat dengan Gizi Seimbang





Peduli Gizi Indonesia (PGI) adalah salah salah satu program kerja divisi pengabdian masyarakat Ikatan Lembaga Mahasiswa Gizi Indonesia (ILMAGI). Program tersebut dilaksanakan pada akhir April lalu dengan menggelar berbagai kegiatan penyuluhan gizi seimbang dan perilaku hidup bersih dan sehat kepada sebanyak 176 siswa-siswi kelas 4 dan 5 SDN 01 Babakan Dramaga Bogor.

Penyuluhan dipandu oleh Sekretaris Jenderal ILMAGI Koko Andi Irawan dan Koordinator Divisi Pendidikan ILMAGI Novi Anggraeni, dengan menggunakan berbagai media yang menarik seperti materi bergambar power point, wayang, video, dan tembang 13 PUGS dalam bahasa Sunda serta diselingi dengan games dan lomba-lomba menarik yang dipandu oleh perwakilan delegasi universitas anggota ILMAGI. Acara yang dihadiri pula oleh Kepala SDN 01 Dramaga Ibu Sumiati, S.Pd tersebut nampak meriah, dan siswa-siswi pun terlihat sangat senang dan antusias dalam mengikuti jalannya kegiatan.

Acara lain yang digelar ILMAGI adlaah pelatihan siaga bencana bidang gizi kepada seluruh delegasi 8 universitas anggota ILMAGI. Acara yang berbentuk workshop tersebut terdiri dari pemaparan materi yang disampaikan Dosen POLTEKES Jakarta Rita Ramayulis. Setelah workshop, dilanjutkan dengan simulasi untuk memperagakan aksi-aksi yang harus dilakukan oleh ahli gizi ketika keadaan darurat bencana. 

Kegiatan ini merupakan melibatkan anggota ILMAGI dari 9 universitas di Indonesia, yakni perwakilan dari Universitas Indonesia, Universitas Esa Unggul, STIKBA Jambi, Universitas Brawijaya, Universitas Dr. Hamka, St. Carolus, Universitas Hasanudin, STIKES WCH Malang, dan Institut Pertanian Bogor. 

Kegiatan berikutnya adalah adalah sosialisasi tentang gizi seimbang dan keamanan pangan di Aula Kecamatan Ciampea, Bogor. Acara diikuti oleh 50 orang ibu-ibu kader posyandu dan 150 orang ibu rumah tangga yang sedang hamil, menyusui, dan memiliki balita. Acara yang dibuka oleh Camat Ciampea Juanda Dimansyah tersebut diawali dengan pre tes untuk menguji seberapa jauh pengetahuan peserta tentang gizi seimbang dan keamanan pangan. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan acara inti, yakni penyampaian sosialisasi tentang gizi seimbang oleh Dosen IPB Eddy S. Mudjayanto dan Wakil Ketua Ikatan Sarjana Gizi Indonesia (ISAGI) Saskia Piscesa, yang khusus membahas tentang keamanan pangan.
 
Sesi terakhir dari acara sosialisasi tersebut adalah pelaksanaan Pemberian Makanan Tambahan(PMT) pada balita, yang dilanjutkan dengan pos tes untuk mengukur pengetahuan gizi peserta setelah mengikuti sosialisasi. Hasilnya menunjukkan bahwa sebanyak 90% peserta meningkat pengetahuannya setelah mengikuti sosialisasi.

Selepas acara di dalam ruangan, peserta diberikan kesempatan untuk mengikuti pemeriksaan dan konsultasi gizi gratis yang dipandu oleh perwakilan delegasi ILMAGI. K-08

Artikel Lainnya

  • Mar 20, 2019

    Diet Keto dari Sisi Gizi dan Kesehatan

    Diet keto memang dianggap efektif menurunkan berat badan (Campos, 2017). Dari segi gizi, diet keto menekankan pola asupan tinggi lemak, tapi rendah karbohidrat. Diet ini mengandalkan lemak serta protein hewani sebagai sumber energi utama dalam tubuh. Asupan karbohidrat yang berkurang drastis ini akan menyebabkan tubuh kekurangan karbohidrat dan gula, proses inilah yang disebut dengan ketosis. ...

  • Mar 19, 2019

    Upaya Menghindari Foodborne Diseases

    Sebagian besar foodborne patogen lebih menyukai lingkungan yang hangat, walaupun bisa tumbuh dalam kisaran suhu yang luas. Suhu di atas 40C dan di bawah 600C sering diacu sebagai zona berbahaya, karena bakteri patogen seperti E. Coli, Salmonella dan Listeria monocytogenes dapat berkembang biak pada suhu tersebut, sehingga menyebabkan penyakit. Menyimpan produk pangan pada suhu refrigerasi yang tepat pada suhu di bawah 40C dan memanaskan pada suhu diatas 600C, adalah usaha yang direkomendasikan agar terhidar dari foodborne disease. Oleh karena itu, penanganan pangan dari mulai bahan baku hingga distribusi harus memenuhi pedoman penanganan yang tepat, seperti: ...

  • Mar 18, 2019

    Alternatif Pola Hidup Sehat dengan Diet Ketogenik

    Diet ketogenik adalah pola konsumsi dengan tinggi lemak, cukup protein, dan rendah karbohidrat yang akan menyediakan cukup protein untuk pertumbuhan tetapi kurang karbohidrat untuk kebutuhan metabolisme tubuh. Dengan demikian, tubuh akan menggunakan lemak sebagai sumber energi, yang pada prosesnya akan menghasilkan senyawa keton. Komposisi ketogenik menyaratkan porsi lemak tinggi (75-80%), porsi protein sedang (15% – 20%), dan porsi karbohidrat rendah (5% – 10%). ...

  • Mar 15, 2019

    Menu sebagai Alat Penjual

    Menu dalam bisnis pangan di industri hotel, restoran, katering, dan bakeri (horekaba) merupakan sarana pemasaran yang penting. Menu dapat digunakan sebagai gambaran dari produk yang ditawarkan. Perencanaan menu dibuat dengan menyusun daftar secara spesifik , yaitu menentukan makanan tersebut dibuat untuk satu periode makan (sarapan, makan siang, dan makan malam) atau untuk sehari penuh termasuk snack.   ...

  • Mar 14, 2019

    Tip Menghindari Kesalahan dalam Penimbangan

    Pembuatan produk bakeri seperti roti dan pastry harus melibatkan proses perhitungan, penimbangan, dan prosedur baku yang harus diataati dalam tiap tahapannya. Penggunaan bahan-bahan seperti tepung, ragi, gula, dan bahan-bahan lain harus sesuai dengan standar formula yang sudah ditetapkan. Akurasi atau ketelitian diperlukan untuk mencegah kesalahan dalam penggunaan bahan. Berikut beberapa tip untuk menhindari kesalahan penimbangan dalam pembuatan produk bakeri.   ...