Anugerah untuk Ibu Serba Bisa





Memasak adalah salah satu hal rutin yang dilakukan para ibu rumah tangga, yang kadangkala bisa membuat ibu menjadi tertekan karena takut masakannya kurang enak, atau kurang bervariasi akibat uang belanja yang terbatas. Untuk memberi penghargaan kepada para ibu rumah tangga yang memiliki kepercayaan diri yang tinggi dalam memasak, Royco telah menggelar ajang penghargaan bertajuk "Penganugerahan Ibu Royco All-in-One".

"Program ini bertujuan untuk memberi apresiasi pada ibu yang sudah menjadi ibu serba bisa," ungkap Senior Brand Manager Royco Heru Prabowo di Jakarta belum lama ini. Para peserta yang diundang untuk berpartisipasi dalam ajang ini adalah ibu rumah tangga dari Bandung, Semarang, dan Yogyakarta. Pada tahap awal penyelenggaraan acara, para ibu dibekali berbagai pengetahuan seperti tips memasak dan pengetahuan seputar gizi.

Dari 100 peserta diseleksi, terpilih sekitar 20 finalis yang akan meraih predikat Ibu All in One. Selanjutnya,ke 20 finalis ini diwajibkan untuk berbagi pengetahuan kepada komunitas lain yang lebih besar lagi. Mereka pun berkompetisi untuk membagikan pengalaman, tips memasak, dan menginspirasi ibu lain di lingkungan rumahnya untuk memasak dengan kreatif dan juga bervariasi. "Kegiatan ini juga bertujuan untuk membangun rasa percaya diri ibu untuk bicara di masyarakat," jelas Heru. Ia mengharapkan, kaum ibu tidak hanya pandai mengatur keuangan, tapi juga jadi partner suami dan anak-anak, menjadi penengah dalam keluarga, dan mempersiapkan makanan yang bergizi dan bervariasi untuk seluruh anggota keluarga.

Kriteria penilaian yang ditetapkan untuk memilih para pemenang antara lain adalah jumlah sosialisasi program ke lingkungan masing-masing selama dua bulan, jumlah pengunjung, serta inovasi resep yang dipraktekkan sepanjang sosialisasi.

Setelah melalui proses penilaian oleh para juri, ditetapkan Juara I adalah Suhartini (45 tahun) dari Yogyakarta yang aktifitas sehari-harinya adalah ibu rumah tangga dan penjual roti bakar. Juara 2 diraih Rita Susana (45 tahun) dari Bandung yang aktifitas sehari-hari adalag penjual gehu pedas. Adapun Juara 3 disabet oleh Tri Handayani (42 tahun) dari Semarang, dengan kegiatan sehari-hari ibu rumah tangga. Panitia juga memilih juara untuk kategori 'best sharing', yang diraih oleh BM Wahyuningsih (45 tahun) dari Semarang, dengan pekerjaan sehari-hari adalah ibu rumah tangga. Para juara berhak atas uang tunai dan tropi masing-masing yakni utk Juara 1 berhak atas uang senilai Rp 12.000.000 beserta tropi, Juara 2 meraih uang senilai Rp 8.000.000 beserta tropi, dan Juara 3 memperoleh uang senilai Rp 6.000.000 beserta tropi, serta peraih Best Sharing berhak atas uang senilai Rp 3.000.000 dan tropi. Selamat untuk para pemenang! K-08

Artikel Lainnya

  • Feb 15, 2019

    Dangke: Produk Keju dengan Kearifan Lokal

    Dangke merupakan produk keju tradisional dari susu kerbau khas Sulawesi Selatan dan telah diproduksi sejak tahun 1905. Dangke banyak diproduksi di daerah Enrekang, Curio, Baraka, Anggeraja dan Alla. Menurut cerita, nama Dangke berasal dari bahasa Belanda, “dank u well” yang berarti terimaksih banyak. Saat itu seorang peternak kerbau memberikan olahan fermentasi susu kepada orang Belanda yang sedang melintas dan orang Belanda tersebut mengucapkan “dank je” yaitu ucapan singkat dari “dank u well”. Sejak saat itulah susu fermentasi kerbau ini disebut dangke. Dangke memiliki tekstur yang elastis, berwarna putih, dan memiliki rasa mirip dengan keju pada umumnya. ...

  • Feb 14, 2019

    Costing Menu Summer Fresh

    Summer Fresh merupakan smoothies buah mangga, pisang, dan peach yang dihaluskan dengan tambahan susu dan yogurt. Teksturnya agak kental mengandung butiran halus es buah beku yang dingin, sangat pas disajikan saat siang atau udara panas. Kaya akan vitamin C, kalium, kalsium, dan zat gizi lainnya yang bermanfaat bagi kesehatan. Penambahan yogurt selain memberi rasa asam segar juga memberikan manfaat bagi kesehatan percernaan karena mengandung probiotik. Bahan smothies ini antara lain mangga, peach, pisang, susu segar, dan yogurt. Kandungan gizi per porsinya antara lain; energi 251 kkal, protein 7,6 gram, lemak 8,2 gram, dan karbohidrat 39,8 gram. Berikut adalah costing dari Summer Fresh: ...

  • Feb 13, 2019

    Jus Martabe Khas Sumatra Utara

    Jus martabe merupakan minuman dari Sumatera Utara yang tergolong unik dan jarang dijumpai pada daerah lain. Keunikannya terletak pada bahan dasar yang digunakan yakni terong Belanda dan markisa. Martabe sendiri merupakan singkatan dari Markisa-Terong-Belanda. Jus ini tinggi serat pangan dan pektin, gula buah fruktosa, vitamin C, vitamin E, asam folat, kalium, dan magnesium. Mengonsumsi jus  martabe dapat memperbaiki kekebalan tubuh, meningkatkan kesehatan tulang, mengefektifkan sistem pembersihan racun dalam tubuh, memacu peremajaan sel, menggiatkan fungsi hati dan ginjal, serta mengatasi radang saluran kencing.   ...

  • Feb 12, 2019

    Audit untuk Menjaga Keamanan Pangan Restoran

    Salah satu usaha yang mengombinasikan antara produk dan jasa adalah restoran. Dalam menyajikan menu di restoran perlu adanya proses yang memastikan bahwa prosedur yang telah dibuat sesuai dengan praktiknya. Oleh karena itu, audit sangat dibutuhkan bagi restoran. Tujuan dari proses audit adalah sebagai proses verifikasi untuk memastikan bahwa Sistem Manajemen Keamanan yang dibentuk oleh restoran benar-benar diimplementasikan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. Selain itu, audit juga dilakukan sebagai evaluasi untuk memastikan apakah sistem tersebut masih dapat menjaga produk pangan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan dan untuk kebutuhan sertifikasi atau validasi pengesahan terhadap sistem untuk kebutuhan branding produk maupun persyaratan akan suatu bentuk status komersial.   ...

  • Feb 11, 2019

    Kecukupan Gizi Konsumen Vegetarian

    Konsumen vegetarian biasanya menghindari beberapa makanan khusunya yang menjadi sumber protein hewani. Oleh karena itu, asupan gizi seperti protein yang biasa didapat dari sumber hewani harus digantikan dari sumber lain. Menurut Prof. Ali, masalah terbesar utama yang sangat sering dialami para vegetarian adalah kekurangan asupan protein yang berkualitas dan kekurangan zat besi (Fe). Mereka bisa saja mendapatkan asupan protein dari pangan nabati. Namun, kebanyakan sumber protein dari pangan nabati tidak memiliki nilai biologis yang cukup, sehingga memerlukan proses yang lebih lama agar bisa diserap dengan baik oleh tubuh.   ...