Roti Keras yang Sehat





Berbicara soal bakery memang tak ada hentinya, produk ini terus dan selalu berkembang selagi bahan baku dan teknologi pun yang terus berevolusi. Dengan bermunculnya berbagai produk menarik menunjukkan berbagai inovasi  yang semakin tampak jelas di berbagai outlet. Bentuk bakery yang awalnya cenderung membosankan, kini semakin bervariasi dengan dekorasi yang lebih unik sehingga bernilai artistik dan memiliki nilai jual yang lebih tinggi. Perubahan ini sekaligus memperjelas pertumbuhan bakery yang semakin pesat serta kebutuhan konsumen yang terus meningkat. Selain bentuk dan rasa, sekarang ini konsumen banyak memburu produk bakery yang sehat. Oleh karena itu, para produsen berlomba memproduksi produk bakery yang sehat dan tentu lezat.

Berguru dari pengalamanya singgah di beberapa negara seperti Taiwan, Peni terus mengembangkan produk healthy bread. “Saya melihat bakery yang ada di Taiwan itu mulai banyak roti Eropa, dan roti-roti yang dijual di Mall Taiwan banyak produk roti keras Eropa. Roti yang berbahan dasar gandum,” tutur Peni salah satu pemilik Michelle Bakery. Dengan demikian Micehelle Bakery sekarang ini mulai memproduksi roti sehat yang berbahan dasar gandum. Memang pada mulanya sebagian orang tidak menyukai roti jenis ini karena rasanya yang cenderung hambar serta teksturnya yang keras. Namun, setelah mengetahui manfaat yang terkandung didalamnya roti gandum atau yang lebih dikenal dengan healthy bread ini mulai digandrungi konsumen.  

Roti gandum dan roti putih keduanya berasal dari gandum. Bedanya roti gandum terbuat dari tepung gandum, roti putih terbuat dari tepung terigu. Tepung terigu merupakan hasil penggilingan biji gandum, sedangkan tepung gandum merupakan hasil penggilingan biji gandum utuh yang hanya dibuang kulit luarnya saja. “Roti gandum yang diproduksi disini benar-benar sehat karena tidak mengandung shortening, gula dan telur sehingga aman bagi penderita diabetes dan penyakit jantung,” tandas Peni. Roti gandum yang ada di Michelle Bakery terdiri dari dua jenis yaitu gandum putih dan gandum coklat. Roti gandum putih dibuat dengan campuran biji-bijian sedangkan gandum coklat dibuat dengan taburan rye.   Ry e  adalah salah satu jenis serealia yang mungkin masih sangat asing keberadaaanya. Rye ini hampir mirip dengan gandum dan merupakan jenis serealia yang sering digunakan untuk bahan roti.  Seperti gandum, bahan ini pun memiliki nilai serat pangan yang tinggi sehingga sangat lah sehat untuk dikonsumsi.

Outlet ini menawarkan lebih dari 50 jenis roti yang tentu lezat dan sehat. Karena ada kalanya konsumen merasa bosan terhadap produk yang ada, maka setiap tiga bulannya Michelle Bakery mengeluarkan produk baru hasil modifikasi. Sang pemilik selalu berekplorasi dengan mencari referensi di majalah atau langsung melancong ke negara tetangga. “Biasanya produk yang sudah mulai turun diistirahatkan atau tidak di produksi untuk sementara waktu dan diganti dengan produk baru,” ujar Peni.

Michelle Bakery
Jl. Raya Pajajaran No. 14 Bogor, (0251) 8310921
Jl. Alternatif Cibubur No. 9 Cibubur, (021) 84599009
www.michelle-bakery.com
 

 

Artikel Lainnya

  • Nov 05, 2018

    Pengenalan Sertifikasi Halal Untuk Produsen Pangan Skala UMKM

    Jaminan produk halal merupakan salah satu hal yang dipertimbangkan pada pola konsumsi pangan saat ini. Pergeseran tren ini menjadikan pemerintah berencana menerapkan kewajiban sertifikasi halal pada bulan Oktober 2019 mendatang.    Produk pangan yang diolah dari bahan halal sekalipun tetap harus memiliki sertifikasi halal agar dapat dipasarkan ke masyarakat. Implementasi kebijakan tersebut perlu menjadi perhatian karena kapasitas produksi pangan sangat beragam, mulai dari yang besar (industrial) hingga skala UMKM.    Penerapan sertifikasi halal bagi produsen pangan skala UMKM inilah yang perlu diperhatikan dan difasilitasi oleh pemerintah. “Masyarakat perlu dipahamkan tentang pentingnya jaminan produk halal beserta nilai tambah produk apabila memiliki sertifikasi halal.   Produsen UMKM banyak yang belum memperhatikan hal ini karena sertifikasi halal sampai sekarang masih bersifat sukarela,” jelas Desi Triyanti dari LPPOM MUI dalam acara Pengenalan Sertifikasi Halal Untuk UMKM sebagai rangkaian Indonesia Halal Expo (Indhex) 2018 yang diadakan pada 3 November 2018 di Smesco Convention Hall Jakarta.    Desi menekankan bahwa ada tiga hal yang harus ada untuk mempercepat proses sertifikasi halal bagi UMKM yaitu kejujuran dalam proses audit, kesadaran produsen untuk menggunakan bahan halal, dan adanya ketertelusuran komponen produk yang dihasilkan.    Partisipasi aktif para produsen pangan merupakan kunci penting keberhasilan sertifikasi. Selain dari pihak produsen, LPPOM MUI juga memfasilitasi pengajuan proses sertifikasi produk halal melalui aplikasi Cerol yang lebih efektif dan efisien. Fri-36 ...

  • Nov 03, 2018

    Jaminan Halal Ingredien Berbasis Protein

    Dalam industri pangan, obat-obatan, dan kosmetik, banyak digunakan ingredien yang diproduksi dari sumber protein hewani seperti gelatin, kolagen, dan kondroitin. Pada mulanya sebagian ingredien tersebut diproduksi dari sumber non-halal. Namun saat ini, tren konsumen khususnya pada umat muslim telah bergeser ke arah tuntutan jaminan produk halal sehingga diperlukan suatu perubahan yang menyeluruh terhadap sistem produksi ingredien tersebut.   ...

  • Nov 01, 2018

    Indonesia sebagai Pusat Produk Halal Dunia

    Indonesia tengah bersiap sebagai pusat produk halal dunia. Masyarakat Indonesia yang mayoritas beragama Islam membuat hal tersebut sangat potensial untuk dikembangkan. Untuk memperkenalkan langkah tersebut, diadakan Indonesia Halal Expo (INDHEX) 2018 yang menghadirkan berbagai macam acara seperti pameran, seminar, dan juga gelar wicara. ...

  • Okt 29, 2018

    Rempah-Rempah Indonesia Membumbui Dunia

    Kekayaan rempah-rempah Indonesia tanpa disadari membumbui pangan dunia. Sejarah menceritakan bahwa bangsa-bangsa Eropa dan Jepang menjajah nusantara salah satu tujuan utamanya adalah untuk mendapatkan rempah-rempah Indonesia seperti lada dan pala. Hingga saat ini pun kuliner dan industri pangan tak akan lepas dari rempah-rempah sebagai penghasil flavor spesifik. Dosen Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Gadjah Mada,  Supriyadi mengatakan, "Inilah 4 primadona rempah Indonesia: cengkeh, pala, kayu manis, kemudian lada." Ada beberapa bagian tanaman Indonesia yang digunakan sebagai rempah-rempah diantaranya akar, umbi, daun, kulit batang, bunga, dan buah. Adapun pemanfaatan bumbu bisa dalam bentuk segar, kering, saus, dan oleorosin. Nur ...

  • Okt 23, 2018

    Indonesia Kaya akan Kopi Unggul

    Tidak seperti tanaman lainnya, kopi diambil dari tanaman kopi bukanlah diambil dari buah atau dagingnya seperti buah-buahan lainnya melainkan bijinya. Pada awalnya biji kopi tidaklah memiliki aroma yang khas dan menyegarkan. Pembentukan cita rasa dan aroma kopi terjadi saat proses penyangraian (roasting). Reaksi yang berperan pada proses tersebut adalah reaksi Maillard yang merupakan reaksi antara gula pereduksi dan asam amino yang terkandung pada biji kopi.    Hal itu disampaikan oleh Guru Besar Fakultas Ilmu dan Teknologi Pangan IPB Prof Dr C Hanny WIjaya dalam Seminar Guru dalam rangkaian kegiatan LCTIP XXVI oleh Himpunan Mahasiswa Ilmu dan Teknologi Pangan IPB di Bogor pada 6 Oktober lalu. Faktor yang memengaruhi kualitas flavor kopi yakni faktor pemanenan, penyimpanan, dan penyangraian.    Kelebihan Indonesia adalah memiliki kopi unggulan dari berbagai macam daerah yang telah diakui oleh dunia. Namun sayangnya Indonesia masih belum bisa memanfaatkan kekayaan alam tersebut, terutama masih belum bisa memaksimalkan pengemasan kopi untuk dapat dikonsumsi dengan kualitas terbaik oleh penikmat kopi.   Jenis-jenis kopi yang beredar di pasaran saat ini antara lain yakni green coffee,  dried coffee cherry, roasted coffee, decaffeinated coffee, liquid coffee, dan instant coffee. Untuk dapat menikmati kopi yang ada, maka Hanny menyarankan untuk  minum air putih dahulu sebelum minum kopi, minumlah 2-3 cangkir sehari, penambahan gula dan krim mengurangi citarasa kopi, dan tidak dianjurkan untuk ibu hamil atau menyusui. Untuk mengendalikan kafein dalam kopi, dapat dilakukan brewing dan pressing. K-08 ...