STP Bandung Susun Buku Kuliner Nusantara





Kekayaan khasanah kuliner menjadi potensi dan daya tarik tersendiri dalam pengembangan dunia pariwisata dan industri kreatif Indonesia.� Sayangnya saat ini masih terdapat keterbatasan dalam penyusunan database dan standarisasi resep nusantara.� Menyadari hal tersebut, Pusat Seni Kuliner Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Bandung bekerja sama dengan Majalah KULINOLOGI INDONESIA menerbitkan dummy buku "The Heritage of Indonesian Culinary".

Menurut Direktur STP Bandung, Noviendi Makalam, proses penyusunan buku tersebut melibatkan berbagai pihak, termasuk asosiasi-asosiasi chef.� "Buku ini akan berisi resep yang telah distandarkan dan menjadi bagian besar dari 30 ikon kuliner yang telah ditetapkan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif beberapa waktu lalu," tutur Noviendi dalam acara launchingnya di Hotel Grand Panghegar Bandung beberapa waktu lalu.

Selain peluncuran penyusunan buku, Pusat Seni Kuliner STP Bandung juga menyelenggarakan " Food Festival" pada keesokan harinya. Acara yang berbentuk kompetisi tersebut diikuti oleh 22 tim peserta yang terdiri dari perwakilan Sekolah Menengah Kejuruan, Akademi Pariwisata, dan Sekolah Tinggi Pariwisata.� �Para peserta menampilkan cooking demo live dengan waktu 2 jam. �Tema yang diberikan adalah menu kuliner indonesia. Evi

Artikel Lainnya

  • Okt 06, 2018

    Tren Specialty Tea Indonesia

    Specialty tea merupakan teh berkualitas tinggi yang dibuat dari pucuk muda tanaman teh....

  • Okt 06, 2018

    Menu Engineering dalam Bisnis Waralaba

    Menjalankan waralaba tentu diperlukan beberapa aspek yang menyertai....

  • Okt 04, 2018

    Konsep Baru Industri Horeka Indonesia

    Perkembangan industri jasa boga saat ini semakin intensif di Indonesia....

  • Okt 01, 2018

    Pameran Bisnis Waralaba & Kafe Terbesar di tahun 2018

    Gaya hidup masyarakat Indonesia saat ini dan pertumbuhan ekonomi kelas menengah mendorong kinerja industri pengolahan kopi di dalam negeri hingga mengalami peningkatan yang signifikan. Kopi Indonesia banyak digemari dan menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Indonesia. Salah satu cara modern untuk menikmati kopi adalah dengan datang ke kafe. Pertumbuhan konsumsi produk kopi olahan di dalam negeri meningkat rata-rata lebih dari 7% pertahun. Melihat hal tersebut, tidak mengherankan apabila perkembangan bisnis kafe di Indonesia begitu menjanjikan. Kafe kini bukan hanya sebagai tempat untuk menikmati kopi namun telah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat Indonesia. ...

  • Sep 22, 2018

    Sehat Tidak Selalu Tidak Enak

    Paradigma terhadap makanan yang menyehatkan masih erat dengan rasa yang tidak enak dan tidak menarik untuk dikonsumsi. Guna mendobrak paradigma tersebut, diperlukan usaha dari para pelaku kepentingan seperti praktisi kesehatan, pelaku kuliner, dan juga konsumen sebagai target utama mengubah paradigma tersebut. ...