Lomba Makan Sushi Bersama Sushi Tei Indonesia





Sejak tahun 2011, Sushi Tei telah memulai event tahunan yang dinamakan Sushi Eating Contest. Event ini adalah lomba memakan 30 potong sushi roll atau makimono dengan waktu yang tercepat. Tahun lalu, peserta Sushi Eating Contest mencapai 552 peserta dan membuat event ini mendapatkan penggargaan dari Museum Rekor Indonesia atau MURI.

Pada tahun 2012, Sushi Tei kembali mengadakan Sushi Eating Contest untuk memecahkan rekor atas nama sendiri dengan target peserta 1000 orang. Lomba yang diadakan pada 8 Desember 2012 di The Forum, Mall Kelapa Gading ini tidak hanya diikuti oleh warga Jakarta, peserta dari luar Jakarta seperi Bandung, Surabaya, dan bali pun turut serta meramaikan event ini.

Peserta Sushi Eating Contest kali ini terbagi menjadi 3 kategori, yaitu wanita umum, pria umum dan profesional atau peserta yang sebelumnya sudah pernah menjuarai kontes makan tahun lalu. Selama satu bulan sejak 5 November, Sushi Tei telah membuka pendaftaran peserta dengan biaya pendaftaran sebesar Rp. 60.000.

Konsep Sushi Eating Contest kali ini sama dengan tahun sebelumnya, dimana seluruh peserta secara serentak memakan 30 potong sushi roll, dan yang tercepat akan menjadi pemenang lomba. Untuk memastikan siapa yang menjadi pemenang, diturunkan lebih dari 50 juri untuk memantau jalannya perlombaan dan semua kegiatan direkam oleh 6 buah kamera yang tersebar di seluruh area The Forum, Mall Kelapa Gading. Adi

 

Artikel Lainnya

  • Sep 22, 2018

    Sehat Tidak Selalu Tidak Enak

    Paradigma terhadap makanan yang menyehatkan masih erat dengan rasa yang tidak enak dan tidak menarik untuk dikonsumsi. Guna mendobrak paradigma tersebut, diperlukan usaha dari para pelaku kepentingan seperti praktisi kesehatan, pelaku kuliner, dan juga konsumen sebagai target utama mengubah paradigma tersebut. ...

  • Sep 20, 2018

    Keamanan Pengemas Jajanan dan Makanan Cepat Saji

    Penggunaan kemasan adalah salah satu upaya untuk mencegah terjadinya cemaran pada produk olahan pangan. Selain berfungsi sebagai pelindung, kemasan juga berperan sebagai media untuk promosi. Kemasan dapat mempengaruhi berbagai aspek pada pangan seperti nilai jual, estetika, dan keamanan pangan. Makin kompleks suatu kemasan, maka nilai tambah produk pangan juga akan dapat meningkat. Konsumen cenderung memilih kemasan yang menarik dan mampu menunjukkan mutu produk pangan. ...

  • Sep 17, 2018

    Apa itu Gaya Hidup Ketofastosis?

    Diet ketogenik merupakan salah satu tren diet yang cukup populer di Indonesia. Prinsip diet ini ada pada pengaturan pola makanan harian untuk mencapai kondisi ketosis. Diet ini dipandang efektif untuk penurunan berat badan. Saat ini, diet ketogenik dikombinasikan dengan puasa pada kondisi ketosis dengan tujuan mempertahankan metabolisme lemak yang optimal sehingga disebut dengan ketofastosis....

  • Sep 14, 2018

    Kemeriahan Lomba Cipta Menu Berbahan Lokal

    Crafting Special Recipe (CRISPY) Competition merupakan lomba cipta menu dan masak dengan menggunakan bahan pangan lokal. CRISPY tahun 2018 mengangkat tema “Kreasi olahan cemilan sehat untuk keluarga : one bite size” dan menggunakan buah sukun sebagai bahan dasar utama.  Acara yang berlangsung pada 9 September 2018 lalu di Kampus IPB Dramaga tersebut diikuti oleh 24 tim peserta dari masyarakat umum dan berbagai instansi, di antaranya adalah Stikes Mitra Keluarga, UPN Jakarta, Poltekkes Jakarta II, UHAMKA, Bhi, Poltekkes Kemenkes Bandung, Universitas Negeri Jakarta, STP Bogor, Akpar Pertiwi, Universitas Djuanda, Universitas Ibnu Khaldun, Bina Sarana Informatika, Sekolah Vokasi IPB, dan IPB. ...

  • Ags 30, 2018

    Efektifitas Rantai Pasok untuk Peningkatan Kualitas Susu Segar

    Susu merupakan salah satu produk industri peternakan yang potensial di Indonesia. Sebagian besar (98%) susu di Indonesia diproduksi di Pulau Jawa yang berasal dari peternakan rakyat. Terdapat tiga permasalahan utama terkait produksi susu di Indonesia yaitu kurangnya pengetahuan peternak tentang penanganan susu, lahan peternakan dan skala kepemilikan, serta persoalan regenerasi....