Cara Menjaga Mutu Minyak dalam Usaha Kuliner





Seiring perkembangan dunia kuliner di Indonesia, tentu dibarengi dengan penggunaan minyak goreng di dalamnya. Usaha kuliner juga saat ini tengah berkembang dengan pesat di Indonesia, untuk itu diperlukan suatu cara untuk menjaga mutu dari minyak goreng yang digunakan tersebut. Seperti dijelaskan oleh Sesil Indera Kurnia pada seminar yang diadakan majalah Kulinologi Indonesia yang bertajuk “Good Frying Practices” beberapa waktu lalu.

“Jika dilihat, tren usaha kuliner di Indonesia berubah setiap 5 tahun sekali, contohnya pada tahun 2000 hingga 2005 sedang tren makanan tradisional, pada tahun 2005 hingga 2010 sedang berkembang makanan internasional, dan pada tahun 2010 hingga 2015 mendatang sedang berkembang makanan tradisional dengan design interior yang modern,” jelas Sesil.

Menurutnya, orang Indonesia tidak pemakan daging atau ikan dan ayam sekalipun, namun orang Indonesia adalah pemakan bumbu, karena bila semua jenis daging tersebut diberikan bumbu yang enak dan nikmat, maka kita akan siap menyantapnya. Proses pengolahan makanan tersebut ada yang menggunakan minyak goreng dan tidak menggunakannya.

Contoh pengolahan yang tidak menggunakan minyak goreng seperti dibakar, direbus, disangrai dan lainnya. Kualitas minyak goreng dapat ditentukan dari spesifikasinya dan bentuk wajan yang digunakan. Musuh minyak goreng seperti dijelaskan Sesil dapat disebut “car-wash”. Apa itu car-wash? “Car sama dengan carbon, yaitu bila minyak sering digunakan, makin banyak karbon yang muncul, ´┐Żlalu W adalah water atau air. Produk yang akan digoreng usahakan agar kadar airnya seminimal mungkin untuk mencegah minyak menjadi tengik, A ialah air atau udara, S adalah salt atau garam dan H ialah Heat atau panas, jika menggunakan minyak dalam keadaan yang sangat panas akan merusak minyak.” Tambah Sesil.

Dalam berkecimpung di dunia usaha kuliner, perlu mengecek kualitas minyak goreng yang digunakan, cara praktisnya adalah melihat dari hasil produk yang diolah dari segi rasa dan penampilan. Lalu melakukan tes, tes indikator warna minyak dan tes kedalaman minyak. K-16

Artikel Lainnya

  • Mar 20, 2019

    Diet Keto dari Sisi Gizi dan Kesehatan

    Diet keto memang dianggap efektif menurunkan berat badan (Campos, 2017). Dari segi gizi, diet keto menekankan pola asupan tinggi lemak, tapi rendah karbohidrat. Diet ini mengandalkan lemak serta protein hewani sebagai sumber energi utama dalam tubuh. Asupan karbohidrat yang berkurang drastis ini akan menyebabkan tubuh kekurangan karbohidrat dan gula, proses inilah yang disebut dengan ketosis. ...

  • Mar 19, 2019

    Upaya Menghindari Foodborne Diseases

    Sebagian besar foodborne patogen lebih menyukai lingkungan yang hangat, walaupun bisa tumbuh dalam kisaran suhu yang luas. Suhu di atas 40C dan di bawah 600C sering diacu sebagai zona berbahaya, karena bakteri patogen seperti E. Coli, Salmonella dan Listeria monocytogenes dapat berkembang biak pada suhu tersebut, sehingga menyebabkan penyakit. Menyimpan produk pangan pada suhu refrigerasi yang tepat pada suhu di bawah 40C dan memanaskan pada suhu diatas 600C, adalah usaha yang direkomendasikan agar terhidar dari foodborne disease. Oleh karena itu, penanganan pangan dari mulai bahan baku hingga distribusi harus memenuhi pedoman penanganan yang tepat, seperti: ...

  • Mar 18, 2019

    Alternatif Pola Hidup Sehat dengan Diet Ketogenik

    Diet ketogenik adalah pola konsumsi dengan tinggi lemak, cukup protein, dan rendah karbohidrat yang akan menyediakan cukup protein untuk pertumbuhan tetapi kurang karbohidrat untuk kebutuhan metabolisme tubuh. Dengan demikian, tubuh akan menggunakan lemak sebagai sumber energi, yang pada prosesnya akan menghasilkan senyawa keton. Komposisi ketogenik menyaratkan porsi lemak tinggi (75-80%), porsi protein sedang (15% – 20%), dan porsi karbohidrat rendah (5% – 10%). ...

  • Mar 15, 2019

    Menu sebagai Alat Penjual

    Menu dalam bisnis pangan di industri hotel, restoran, katering, dan bakeri (horekaba) merupakan sarana pemasaran yang penting. Menu dapat digunakan sebagai gambaran dari produk yang ditawarkan. Perencanaan menu dibuat dengan menyusun daftar secara spesifik , yaitu menentukan makanan tersebut dibuat untuk satu periode makan (sarapan, makan siang, dan makan malam) atau untuk sehari penuh termasuk snack.   ...

  • Mar 14, 2019

    Tip Menghindari Kesalahan dalam Penimbangan

    Pembuatan produk bakeri seperti roti dan pastry harus melibatkan proses perhitungan, penimbangan, dan prosedur baku yang harus diataati dalam tiap tahapannya. Penggunaan bahan-bahan seperti tepung, ragi, gula, dan bahan-bahan lain harus sesuai dengan standar formula yang sudah ditetapkan. Akurasi atau ketelitian diperlukan untuk mencegah kesalahan dalam penggunaan bahan. Berikut beberapa tip untuk menhindari kesalahan penimbangan dalam pembuatan produk bakeri.   ...