Mari Membuat Donauwellen





Master Baker Heru Laksana dari Maison Wiener Bakery and Cake Shop berbagi resep dan tips pembuatan cake asala Austria, Donauwellen. Cake yang didemokan Heru di ajang Interfood Expo 2012 di stan Forvita tersebut memiliki ciri khas tersendiri dibandingkan dengan cake lainnya. Sesuai namanya “Donau” yang berarti nama sebuah danau di Austria dan “Wellen” yang berarti ombak, cake ini memiliki tampilan bergelombang mirip ombak sebuah danau. Berbahan dasar terigu dan margarin, Heru dengan sigap dan terampil membuat adonan Cake Donauwellen. 

Berikut bahan yang harus disiapkan:
Cake
Margarine Forvita        250 gram
Butter Flavour           2 sendok teh
Gula pasir            200 gram
Vanili                1 sendok teh
Telur utuh             200 gram
Kuning telur            100 gram
Tepung soft (terigu)   250 gram
Susu bubuk            50 gram
Baking powder            3 sendok teh
Cocoa powder            20 gram
Susu cair            30 ml
Cherry kaleng            2 kaleng

Pudding Butter Cream
Fla/milk pudding        600 ml
Margarin Forvita        250 gram
Butter flavor            1 sendok teh

Chocolate coating
Dark chocolate            200 gram
Minyak sayur/salad       10 ml

Cara pembuatan:
Cake:
Langkah I
Campuran 1:Campurkan margarin Forvita dengan vanili, butter flavor, dan 100 gram gula. Kocok menggunakan mixer hingga adonan mengembang
Campuran 2: Campurkan sisa gula (100 gram lagi) dengan telur dan kocok secara manual (mixer tangan)
Campuran 3: Campurkan terigu, susu bubuk serta baking powder
Campuran 4: Campurkan susu cair dengan cuklat bubuk, aduk hingga rata

Langkah II
- Setelah adonan margarine mengembang, angkat, kemudian masukkan campuran I secara perlahan, aduk lagi sebentar. Kemudian angkat.
- Setelah itu, masukkan campuran 2, aduk perlahan. Kemudian diteruskan dengan penambahan campuran 3. 
- Setelah diaduk rata, ambil 1/3 adonan kemudian campur dengan campuran IV (susu cair dengan coklat bubuk) sebagai adonan pelapis. Aduk rata.
- Masukkan adonan asli ke dalam Loyang ukuran 22 x 30 cm, ratakan
- Tambahkan adonan pelapis berwarna coklat
- Taburkan cherry di permukaan adonan
- Panggang dengan temperature 180C selama kurang lebih 40 menit
- Setelah matang, dinginkan.

Pudding Butter Cream
Kocok margarine hingga naik, campurkan dengan pudding yang dihaluskan
Poles ke atas cake, dinginkan 1 jam di kulkas

Chocolate coating
Lumerkan dark chocolate, campurkan dengan minyak, kemudian diaduk.
Poles chocolate diatas cream, beri efek ombak. Dinginkan di kulkas
Potong dengan pisau panas. Sajikan.  nadya

Artikel Lainnya

  • Feb 15, 2019

    Dangke: Produk Keju dengan Kearifan Lokal

    Dangke merupakan produk keju tradisional dari susu kerbau khas Sulawesi Selatan dan telah diproduksi sejak tahun 1905. Dangke banyak diproduksi di daerah Enrekang, Curio, Baraka, Anggeraja dan Alla. Menurut cerita, nama Dangke berasal dari bahasa Belanda, “dank u well” yang berarti terimaksih banyak. Saat itu seorang peternak kerbau memberikan olahan fermentasi susu kepada orang Belanda yang sedang melintas dan orang Belanda tersebut mengucapkan “dank je” yaitu ucapan singkat dari “dank u well”. Sejak saat itulah susu fermentasi kerbau ini disebut dangke. Dangke memiliki tekstur yang elastis, berwarna putih, dan memiliki rasa mirip dengan keju pada umumnya. ...

  • Feb 14, 2019

    Costing Menu Summer Fresh

    Summer Fresh merupakan smoothies buah mangga, pisang, dan peach yang dihaluskan dengan tambahan susu dan yogurt. Teksturnya agak kental mengandung butiran halus es buah beku yang dingin, sangat pas disajikan saat siang atau udara panas. Kaya akan vitamin C, kalium, kalsium, dan zat gizi lainnya yang bermanfaat bagi kesehatan. Penambahan yogurt selain memberi rasa asam segar juga memberikan manfaat bagi kesehatan percernaan karena mengandung probiotik. Bahan smothies ini antara lain mangga, peach, pisang, susu segar, dan yogurt. Kandungan gizi per porsinya antara lain; energi 251 kkal, protein 7,6 gram, lemak 8,2 gram, dan karbohidrat 39,8 gram. Berikut adalah costing dari Summer Fresh: ...

  • Feb 13, 2019

    Jus Martabe Khas Sumatra Utara

    Jus martabe merupakan minuman dari Sumatera Utara yang tergolong unik dan jarang dijumpai pada daerah lain. Keunikannya terletak pada bahan dasar yang digunakan yakni terong Belanda dan markisa. Martabe sendiri merupakan singkatan dari Markisa-Terong-Belanda. Jus ini tinggi serat pangan dan pektin, gula buah fruktosa, vitamin C, vitamin E, asam folat, kalium, dan magnesium. Mengonsumsi jus  martabe dapat memperbaiki kekebalan tubuh, meningkatkan kesehatan tulang, mengefektifkan sistem pembersihan racun dalam tubuh, memacu peremajaan sel, menggiatkan fungsi hati dan ginjal, serta mengatasi radang saluran kencing.   ...

  • Feb 12, 2019

    Audit untuk Menjaga Keamanan Pangan Restoran

    Salah satu usaha yang mengombinasikan antara produk dan jasa adalah restoran. Dalam menyajikan menu di restoran perlu adanya proses yang memastikan bahwa prosedur yang telah dibuat sesuai dengan praktiknya. Oleh karena itu, audit sangat dibutuhkan bagi restoran. Tujuan dari proses audit adalah sebagai proses verifikasi untuk memastikan bahwa Sistem Manajemen Keamanan yang dibentuk oleh restoran benar-benar diimplementasikan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. Selain itu, audit juga dilakukan sebagai evaluasi untuk memastikan apakah sistem tersebut masih dapat menjaga produk pangan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan dan untuk kebutuhan sertifikasi atau validasi pengesahan terhadap sistem untuk kebutuhan branding produk maupun persyaratan akan suatu bentuk status komersial.   ...

  • Feb 11, 2019

    Kecukupan Gizi Konsumen Vegetarian

    Konsumen vegetarian biasanya menghindari beberapa makanan khusunya yang menjadi sumber protein hewani. Oleh karena itu, asupan gizi seperti protein yang biasa didapat dari sumber hewani harus digantikan dari sumber lain. Menurut Prof. Ali, masalah terbesar utama yang sangat sering dialami para vegetarian adalah kekurangan asupan protein yang berkualitas dan kekurangan zat besi (Fe). Mereka bisa saja mendapatkan asupan protein dari pangan nabati. Namun, kebanyakan sumber protein dari pangan nabati tidak memiliki nilai biologis yang cukup, sehingga memerlukan proses yang lebih lama agar bisa diserap dengan baik oleh tubuh.   ...