Chicken Wings Ala Bullwings Factory





Banyak restoran hadir dengan berbagai konsep yang sangat kuat. Salah satu restoran dengan konsep yang menyajikan ala cowboy western yang berada di kota Bogor adalah Bullwings Factory. Restoran yang telah berdiri sejak 6 Juni tahun 2011. Asal mula berdirinya dimulai ketika sang eksekutif chef dari Bullwings yang lama menetap di Amerika dan kembali ke Indonesia membawa ide untuk membuka restoran yang terinspirasi dari restoran yang ada di Amerika yaitu Buffalowings, maka diciptakanlah Bullwings Factory.

Walaupun memiliki nama Bullwings, namum jenis daging yang disajikan disini adalah daging ayam, terutama chicken wing. “Yang ingin ditonjolkan adalah daging dengan bentuk sebesar binatang bull atau kerbau.” Jelas Suherman selaku Manager.

Karena bertema cowboy western, maka menu berasal dari Texas hingga Meksiko atau South Western America. Menu utama yang sangat sering dipesan adalah chicken wings. “Chicken wing disini patut dicoba karena bisa disajikan dengan 12 jenis saus yang berbeda, di mana yang menjadi favorit adalah Home Style BBQ dan Texas Hot BBQ,” tambahnya.

Pengunjung yang diharapkan anak muda dan orang dewasa, dirasa cukup pas dengan letak Bullwings sendiri yang dekat dengan area perkantoran dan kampus. Apalagi gedung yang memiliki 2 lantai ini biasa digunakan untuk nonton bareng sepakbola, setiap jumat diadakan acara Standup Comedy dan pada hari sabtu diadakan live musik. Selain chicken wing, jenis makanan dari Meksiko yang disajikan disini diantaranya Nachos, Tacos, Tortilla dan pizza dari Meksiko yaotu Quesandilla. Untuk menu minuman yang favorit disini adalah Bullwing Cooler, yaitu perpaduan daun mint yang diblender dengan buah lemon dan simple sirup.

Saat ini Bullwings Factory hanya ada di kota Bogor saja, namun kedepannya akan ada dua cabang yang akan dibuka. “selanjutnya pada bulan Desember Bullwings Factory akan membuka cabang di Alam Sutera dan pada bulan Maret 2013 di Mall Paris Van Java Bandung.” Terang Suherman.

Untuk mencegah kebosanan pelanggan, setiap tiga bulan sekali Bullwings Factory mengadakan promo-promo baru. Selain promo tersebut, pergantiaan menu dilakukan setiap setahun sekali dengan mengganti menu yang kurang dilirik pelanggan dengan menu promo yang telah ditampilkan tiga bulan sekali. Selain itu untuk menjaga cita rasa dan penampilan, resep yang mereka sajikan memiliki ukuran dan takaran yang pas, karena apabila berlebih atau kurang akan mengubah rasa dan penampilan makanan tersebut.

Bullwings Factory buka pada hari Minggu hingga Kamis mulai pukul 10 pagi hingga pukul 10 malam, dan untuk hari Jumat hingga Sabtu mulai pukul 10 pagi hingga 12 malam. Dengan kapasitas mencapai 80 sitting capacity dirasa cukup untuk menampung anak muda yang ingin mengunjungi Bullwings Factory. Adi
Bullwings Factory
Jalan Kumbang No.1 Bogor
Tlp. 0251 - 8064888

Artikel Lainnya

  • Nov 21, 2018

    Resmi Dibuka, SIAL Interfood 2018

    Industri kuliner kian berkembang di Indonesia. Berkembanganya industri kuliner di Indonesia membuat wisatawan mancanegara tertarik untuk menjadikan Indonesia sebagai destinasi wisata. Bahkan, wisata kuliner menempati 30% dari total pengeluaran atau belanja wisatawan. Dengan kata lain, industri kuliner sebagai salah satu penyumbang besar devisa negara.    "Industri kuliner menjadi salah satu daya tarik pariwisata tanah air. Dengan adanya pameran SIAL INTERFOOD 2018 ini, akan berdampak positif terhadap peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara. Acara ini juga akan menjadi ajang promosi dan informasi yang mampu mendorong kemajuan wisata kuliner nasional," terang Plt Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I kementerian pariwisata RI, Dra. Ni Wayan Giri A. M.Sc, dalam upacara pembukaan pameran SIAL INTERFOOD 2018 yang di selenggarakan di Jakarta pada 21 November 2018.   Pameran yang berlangsung selama empat hari ini mentargetkan 75.000 pengunjung dan akan dimeriahkan beragam program menarik. Program-program tersebut di antaranya SIAL Innovations, yaitu program acara yang memberikan penghargaan tertinggi kepada peserta atas inovasi terbaik untuk produk makanan dan industri pendukungnya, seperti pengemasan dan kontainer. Selain itu juga ada kompetisi dan perlombaan dalam bidang patiseri, teh, dan kopi yang bekerjasama dengan berbagai asosiasi.  Tidak sampai di situ, SIAL INTERFOOD juga menyelenggarakan berbagai seminar dan workshop dengan mengangkat topik yang berkaitan dengan tantangan keamanan pangan, penanganan limbah, dan pengembangan bisnis kuliner di Indonesia. KI-37 ...

  • Nov 05, 2018

    Pengenalan Sertifikasi Halal Untuk Produsen Pangan Skala UMKM

    Jaminan produk halal merupakan salah satu hal yang dipertimbangkan pada pola konsumsi pangan saat ini. Pergeseran tren ini menjadikan pemerintah berencana menerapkan kewajiban sertifikasi halal pada bulan Oktober 2019 mendatang.    Produk pangan yang diolah dari bahan halal sekalipun tetap harus memiliki sertifikasi halal agar dapat dipasarkan ke masyarakat. Implementasi kebijakan tersebut perlu menjadi perhatian karena kapasitas produksi pangan sangat beragam, mulai dari yang besar (industrial) hingga skala UMKM.    Penerapan sertifikasi halal bagi produsen pangan skala UMKM inilah yang perlu diperhatikan dan difasilitasi oleh pemerintah. “Masyarakat perlu dipahamkan tentang pentingnya jaminan produk halal beserta nilai tambah produk apabila memiliki sertifikasi halal.   Produsen UMKM banyak yang belum memperhatikan hal ini karena sertifikasi halal sampai sekarang masih bersifat sukarela,” jelas Desi Triyanti dari LPPOM MUI dalam acara Pengenalan Sertifikasi Halal Untuk UMKM sebagai rangkaian Indonesia Halal Expo (Indhex) 2018 yang diadakan pada 3 November 2018 di Smesco Convention Hall Jakarta.    Desi menekankan bahwa ada tiga hal yang harus ada untuk mempercepat proses sertifikasi halal bagi UMKM yaitu kejujuran dalam proses audit, kesadaran produsen untuk menggunakan bahan halal, dan adanya ketertelusuran komponen produk yang dihasilkan.    Partisipasi aktif para produsen pangan merupakan kunci penting keberhasilan sertifikasi. Selain dari pihak produsen, LPPOM MUI juga memfasilitasi pengajuan proses sertifikasi produk halal melalui aplikasi Cerol yang lebih efektif dan efisien. Fri-36 ...

  • Nov 03, 2018

    Jaminan Halal Ingredien Berbasis Protein

    Dalam industri pangan, obat-obatan, dan kosmetik, banyak digunakan ingredien yang diproduksi dari sumber protein hewani seperti gelatin, kolagen, dan kondroitin. Pada mulanya sebagian ingredien tersebut diproduksi dari sumber non-halal. Namun saat ini, tren konsumen khususnya pada umat muslim telah bergeser ke arah tuntutan jaminan produk halal sehingga diperlukan suatu perubahan yang menyeluruh terhadap sistem produksi ingredien tersebut.   ...

  • Nov 01, 2018

    Indonesia sebagai Pusat Produk Halal Dunia

    Indonesia tengah bersiap sebagai pusat produk halal dunia. Masyarakat Indonesia yang mayoritas beragama Islam membuat hal tersebut sangat potensial untuk dikembangkan. Untuk memperkenalkan langkah tersebut, diadakan Indonesia Halal Expo (INDHEX) 2018 yang menghadirkan berbagai macam acara seperti pameran, seminar, dan juga gelar wicara. ...

  • Okt 29, 2018

    Rempah-Rempah Indonesia Membumbui Dunia

    Kekayaan rempah-rempah Indonesia tanpa disadari membumbui pangan dunia. Sejarah menceritakan bahwa bangsa-bangsa Eropa dan Jepang menjajah nusantara salah satu tujuan utamanya adalah untuk mendapatkan rempah-rempah Indonesia seperti lada dan pala. Hingga saat ini pun kuliner dan industri pangan tak akan lepas dari rempah-rempah sebagai penghasil flavor spesifik. Dosen Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Gadjah Mada,  Supriyadi mengatakan, "Inilah 4 primadona rempah Indonesia: cengkeh, pala, kayu manis, kemudian lada." Ada beberapa bagian tanaman Indonesia yang digunakan sebagai rempah-rempah diantaranya akar, umbi, daun, kulit batang, bunga, dan buah. Adapun pemanfaatan bumbu bisa dalam bentuk segar, kering, saus, dan oleorosin. Nur ...