Manfaat Lemak Bagi Tubuh





Beberapa senyawa yang termasuk komponen gizi dalam makanan yang diperlukan tubuh adalah lemak dan minyak. Lemak dan minyak merupakan senyawa-senyawa golongan lipida, yaitu senyawa organik yang terdapat di alam serta tidak larut dalam air, tetapi larut dalam pelarut organik non-polar. Perbedaan lemak dan minyak yang paling mendasar terletak pada sifat fisiknya dalam suhu ruang, yaitu lemak memiliki wujud padat, sedangkan minyak berwujud cair. Perbedaan sifat fisik tersebut disebabkan karena perbedaan titik leleh kedua senyawa tersebut yang disebabkan perbedaan jumlah ikatan rangkap, panjang ikatan karbon, dan bentuk cis atau trans yang terdapat dalam asam lemak tidak jenuh penyusunnya.     

Hal itu dikemukakan oleh Research & Development PT Salim Ivomas Pratama Fransisca Maria Ellen dalam seminar tentang lemak dan minyak, yang diselenggarakan oleh Mahasiswa Diploma IPB di Kampus Baranangsiang, Bogor pada 25 Nopember lalu. Ellen menjelaskan, lemak dan minyak diklasifikasikan menjadi dua kelompok, yaitu berdasarkan sumber dan komposisi asam lemak penyusunnya. Berdasarkan sumbernya, kedua senyawa ini dibedakan menjadi lemak dan minyak nabati serta lemak dan minyak hewani. Lemak dan minyak nabati berasal dari tumbuh-tumbuhan seperti jagung, kelapa sawit, dan kedelai, sedangkan lemak dan minyak hewani berasal dari hewan seperti ikan, sapi, dan ayam. Berdasarkan komposisi asam lemak penyusunnya, kedua senyawa ini dibedakan menjadi kelompok laurat, contohnya Palm Kernel Oil (PKO), kelompok palmitat, contohnya Palm Oil, serta kelompok linoleat, contohnya minyak jagung.     

Ellen menguraikan, lemak memiliki banyak kegunaan untuk tubuh, salah satunya adalah sebagai sumber energi. Fungsi-fungsi lemak  dalam tubuh lainnya, yaitu sebagai pelarut untuk vitamin A, D, E, dan K, pelindung organ-organ tubuh, isolator dalam menjaga keseimbangan suhu tubuh, bagian dari membran sel, dan mediator aktivitas biologis dalam sel. 

Pada makanan lemak memiliki fungsi sebagai penambah cita rasa yang berupa rasa lezat, aroma, dan kelembutan pada tekstur makanan. Selain memiliki banyak fungsi untuk tubuh dan makanan, lemak dapat menimbulkan kerugian apabila dikonsumsi secara berlebihan, yaitu lebih dari 30% dari kebutuhan energi total. Resiko-resiko yang ditimbulkan adalah obesitas dan penyakit jantung koroner yang dewasa ini menjadi masalah kesehatan di negara-negara maju karena menyebabkan tingkat kematian yang tinggi. Syifa

Artikel Lainnya

  • Mar 20, 2019

    Diet Keto dari Sisi Gizi dan Kesehatan

    Diet keto memang dianggap efektif menurunkan berat badan (Campos, 2017). Dari segi gizi, diet keto menekankan pola asupan tinggi lemak, tapi rendah karbohidrat. Diet ini mengandalkan lemak serta protein hewani sebagai sumber energi utama dalam tubuh. Asupan karbohidrat yang berkurang drastis ini akan menyebabkan tubuh kekurangan karbohidrat dan gula, proses inilah yang disebut dengan ketosis. ...

  • Mar 19, 2019

    Upaya Menghindari Foodborne Diseases

    Sebagian besar foodborne patogen lebih menyukai lingkungan yang hangat, walaupun bisa tumbuh dalam kisaran suhu yang luas. Suhu di atas 40C dan di bawah 600C sering diacu sebagai zona berbahaya, karena bakteri patogen seperti E. Coli, Salmonella dan Listeria monocytogenes dapat berkembang biak pada suhu tersebut, sehingga menyebabkan penyakit. Menyimpan produk pangan pada suhu refrigerasi yang tepat pada suhu di bawah 40C dan memanaskan pada suhu diatas 600C, adalah usaha yang direkomendasikan agar terhidar dari foodborne disease. Oleh karena itu, penanganan pangan dari mulai bahan baku hingga distribusi harus memenuhi pedoman penanganan yang tepat, seperti: ...

  • Mar 18, 2019

    Alternatif Pola Hidup Sehat dengan Diet Ketogenik

    Diet ketogenik adalah pola konsumsi dengan tinggi lemak, cukup protein, dan rendah karbohidrat yang akan menyediakan cukup protein untuk pertumbuhan tetapi kurang karbohidrat untuk kebutuhan metabolisme tubuh. Dengan demikian, tubuh akan menggunakan lemak sebagai sumber energi, yang pada prosesnya akan menghasilkan senyawa keton. Komposisi ketogenik menyaratkan porsi lemak tinggi (75-80%), porsi protein sedang (15% – 20%), dan porsi karbohidrat rendah (5% – 10%). ...

  • Mar 15, 2019

    Menu sebagai Alat Penjual

    Menu dalam bisnis pangan di industri hotel, restoran, katering, dan bakeri (horekaba) merupakan sarana pemasaran yang penting. Menu dapat digunakan sebagai gambaran dari produk yang ditawarkan. Perencanaan menu dibuat dengan menyusun daftar secara spesifik , yaitu menentukan makanan tersebut dibuat untuk satu periode makan (sarapan, makan siang, dan makan malam) atau untuk sehari penuh termasuk snack.   ...

  • Mar 14, 2019

    Tip Menghindari Kesalahan dalam Penimbangan

    Pembuatan produk bakeri seperti roti dan pastry harus melibatkan proses perhitungan, penimbangan, dan prosedur baku yang harus diataati dalam tiap tahapannya. Penggunaan bahan-bahan seperti tepung, ragi, gula, dan bahan-bahan lain harus sesuai dengan standar formula yang sudah ditetapkan. Akurasi atau ketelitian diperlukan untuk mencegah kesalahan dalam penggunaan bahan. Berikut beberapa tip untuk menhindari kesalahan penimbangan dalam pembuatan produk bakeri.   ...