Kuliner Purworejo



CREATOR: gd-jpeg v1.0 (using IJG JPEG v62), quality = 75 Dawet Ireng adalah dawet khas Kabupaten Purworejo, asalnya adalah dari pinggir Jembatan Butuh di kecamatan Butuh. Oleh karena itu, dawet ini mempunyai singkatan “nyleneh” di kalangan orang Purworejo sendiri. Istimewanya dawet ini adalah rasanya yang segar dan manis, selain itu bentuk dawetnya yang hitam alami menjadi daya tarik tersendiri. Biasanya disajikan dengan es susruk dan tape di atasnya, namun juga bias juga tidak. Komponen dawet ini sepetulnya hamper sama dengan dawet-dawet pada umumnya, yaitu dawet, santan, sirup gula jawa. Dawetnya sendiri berwarna hitam/ireng (jawa), dan cara membuatnya pun unik. Karena alaminya ini tanpa suatu campuran bahan kimia buatan, maka dawet ini sehat. Dawet ireng cenderung maregi (bikin kenyang).
Pewarna alami hitam dari dawet ini adalah abu merang yang dibakar hingga jadi serbuk, lalu di campur dengan air dan direbus hingga mendekati mendidih, baru disaring. Setelah mendapatkan air hitam itu lalu dicampur tepung sagu untuk membuat dawet.

Makanan khas Purworejo lainnya adalah Geblek, yang umumnya terbuat dari telo atau ketela, namun di Purworejo komposisinya ditambah dengan aci/tepung pati yang akan membuat teksturnya menjadi lebih kenyal. Geblek di purworejo enak dimakan saat hangat. Pun ada beberapa jenis Geblek purworejo, antarai lain Geblek mbener yang berasal dari Purworejo bagian utara. Ada taburan kelapa gorengya yang menambah rasa makin sedap. Bahannya dari parutan ketela pohon dan tepung pati/aci. Lalu Geblek Binggel, kebanyakan terdapat di wilayah Kota Purworejo, Purworejo bagian selatan dan barat. Rasanya lebih kenyal karena acinya lebih banyak. Sebenarnya sama dengan Geblek Binggel, hanya saja cara makannya dicocol dengan bumbu kacang.
Clorot adalah makanan sejenis dodol/jenang terbuat dari adonan tepung beras dan gula merah yang dikukus. rasanya manis dan kenyal. Yang unik dari Clorot adalah cara membungkusnya, menggunakan daun kelapa muda, dibuat melingkar, berulin, memanjang, tengahnya CREATOR: gd-jpeg v1.0 (using IJG JPEG v62), quality = 85 diisi adonan, lalu dikukus.
Yang unik juga dari clorot adalah cara makannya.Jika orang yang baru pertama kali makan clorot biasanya salah cara makannya, dan akan menjadi bahan tertawaan orang-orang yang pernah makan clorot.
Ada lagi kue Lompong adalah jajanan pasar yang dibungkus dengan daun pisang terbuat dari tepung ketan, dicampur dengan tepung dari batang daun talas (Jawa = lompong). Isinya kacang tanah tumbuk dan gula. Hasilnya adalah jajanan gurih dan manis yang luar biasa.

Sekarang tidak perlu repot lagi mencari kuliner-kuliner khas dari daerah Purworejo, karena kuliner ini bisa ditemui dan dinikmati di acara Festival Budaya
Nusantara 2012 di Lapangan A Sekolah Tinggi Akuntansi Negara. Nikmati
kulinernya, lestarikan budayanya.Festival Budaya Nusantara 2012,Cintai Budayaku, Sekarang dan selamanya!" K-08

 

 

 

 

 

Get Adobe Flash player

Artikel Lainnya

  • Nov 05, 2018

    Pengenalan Sertifikasi Halal Untuk Produsen Pangan Skala UMKM

    Jaminan produk halal merupakan salah satu hal yang dipertimbangkan pada pola konsumsi pangan saat ini. Pergeseran tren ini menjadikan pemerintah berencana menerapkan kewajiban sertifikasi halal pada bulan Oktober 2019 mendatang.    Produk pangan yang diolah dari bahan halal sekalipun tetap harus memiliki sertifikasi halal agar dapat dipasarkan ke masyarakat. Implementasi kebijakan tersebut perlu menjadi perhatian karena kapasitas produksi pangan sangat beragam, mulai dari yang besar (industrial) hingga skala UMKM.    Penerapan sertifikasi halal bagi produsen pangan skala UMKM inilah yang perlu diperhatikan dan difasilitasi oleh pemerintah. “Masyarakat perlu dipahamkan tentang pentingnya jaminan produk halal beserta nilai tambah produk apabila memiliki sertifikasi halal.   Produsen UMKM banyak yang belum memperhatikan hal ini karena sertifikasi halal sampai sekarang masih bersifat sukarela,” jelas Desi Triyanti dari LPPOM MUI dalam acara Pengenalan Sertifikasi Halal Untuk UMKM sebagai rangkaian Indonesia Halal Expo (Indhex) 2018 yang diadakan pada 3 November 2018 di Smesco Convention Hall Jakarta.    Desi menekankan bahwa ada tiga hal yang harus ada untuk mempercepat proses sertifikasi halal bagi UMKM yaitu kejujuran dalam proses audit, kesadaran produsen untuk menggunakan bahan halal, dan adanya ketertelusuran komponen produk yang dihasilkan.    Partisipasi aktif para produsen pangan merupakan kunci penting keberhasilan sertifikasi. Selain dari pihak produsen, LPPOM MUI juga memfasilitasi pengajuan proses sertifikasi produk halal melalui aplikasi Cerol yang lebih efektif dan efisien. Fri-36 ...

  • Nov 03, 2018

    Jaminan Halal Ingredien Berbasis Protein

    Dalam industri pangan, obat-obatan, dan kosmetik, banyak digunakan ingredien yang diproduksi dari sumber protein hewani seperti gelatin, kolagen, dan kondroitin. Pada mulanya sebagian ingredien tersebut diproduksi dari sumber non-halal. Namun saat ini, tren konsumen khususnya pada umat muslim telah bergeser ke arah tuntutan jaminan produk halal sehingga diperlukan suatu perubahan yang menyeluruh terhadap sistem produksi ingredien tersebut.   ...

  • Nov 01, 2018

    Indonesia sebagai Pusat Produk Halal Dunia

    Indonesia tengah bersiap sebagai pusat produk halal dunia. Masyarakat Indonesia yang mayoritas beragama Islam membuat hal tersebut sangat potensial untuk dikembangkan. Untuk memperkenalkan langkah tersebut, diadakan Indonesia Halal Expo (INDHEX) 2018 yang menghadirkan berbagai macam acara seperti pameran, seminar, dan juga gelar wicara. ...

  • Okt 29, 2018

    Rempah-Rempah Indonesia Membumbui Dunia

    Kekayaan rempah-rempah Indonesia tanpa disadari membumbui pangan dunia. Sejarah menceritakan bahwa bangsa-bangsa Eropa dan Jepang menjajah nusantara salah satu tujuan utamanya adalah untuk mendapatkan rempah-rempah Indonesia seperti lada dan pala. Hingga saat ini pun kuliner dan industri pangan tak akan lepas dari rempah-rempah sebagai penghasil flavor spesifik. Dosen Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Gadjah Mada,  Supriyadi mengatakan, "Inilah 4 primadona rempah Indonesia: cengkeh, pala, kayu manis, kemudian lada." Ada beberapa bagian tanaman Indonesia yang digunakan sebagai rempah-rempah diantaranya akar, umbi, daun, kulit batang, bunga, dan buah. Adapun pemanfaatan bumbu bisa dalam bentuk segar, kering, saus, dan oleorosin. Nur ...

  • Okt 23, 2018

    Indonesia Kaya akan Kopi Unggul

    Tidak seperti tanaman lainnya, kopi diambil dari tanaman kopi bukanlah diambil dari buah atau dagingnya seperti buah-buahan lainnya melainkan bijinya. Pada awalnya biji kopi tidaklah memiliki aroma yang khas dan menyegarkan. Pembentukan cita rasa dan aroma kopi terjadi saat proses penyangraian (roasting). Reaksi yang berperan pada proses tersebut adalah reaksi Maillard yang merupakan reaksi antara gula pereduksi dan asam amino yang terkandung pada biji kopi.    Hal itu disampaikan oleh Guru Besar Fakultas Ilmu dan Teknologi Pangan IPB Prof Dr C Hanny WIjaya dalam Seminar Guru dalam rangkaian kegiatan LCTIP XXVI oleh Himpunan Mahasiswa Ilmu dan Teknologi Pangan IPB di Bogor pada 6 Oktober lalu. Faktor yang memengaruhi kualitas flavor kopi yakni faktor pemanenan, penyimpanan, dan penyangraian.    Kelebihan Indonesia adalah memiliki kopi unggulan dari berbagai macam daerah yang telah diakui oleh dunia. Namun sayangnya Indonesia masih belum bisa memanfaatkan kekayaan alam tersebut, terutama masih belum bisa memaksimalkan pengemasan kopi untuk dapat dikonsumsi dengan kualitas terbaik oleh penikmat kopi.   Jenis-jenis kopi yang beredar di pasaran saat ini antara lain yakni green coffee,  dried coffee cherry, roasted coffee, decaffeinated coffee, liquid coffee, dan instant coffee. Untuk dapat menikmati kopi yang ada, maka Hanny menyarankan untuk  minum air putih dahulu sebelum minum kopi, minumlah 2-3 cangkir sehari, penambahan gula dan krim mengurangi citarasa kopi, dan tidak dianjurkan untuk ibu hamil atau menyusui. Untuk mengendalikan kafein dalam kopi, dapat dilakukan brewing dan pressing. K-08 ...