Tren Diversifikasi Pangan Indonesia





Seharusnya kita bangga dengan pangan lokal yang sudah ada, karena memiliki sumber pangan yang beragam. Saat ini konsumsi beras sudah mulai menurun, dan diversifikasi pangan sebenarnya sudah mulai terjadi karena banyak masyarakat yang mulai beralih mengkonsumsi banyak lauk dan sedikit nasi. 

Dalam Workshop Agribisnis Festival di Kampus Darmaga IPB Bogor dalam rangka Agrifest 2012 belum lama ini, Wakil Menteri Perdagangan Republik Indonesia Dr Bayu Krisnamurthi mengatakan, ini terlihat dari banyaknya protes dari masyarakat ketika harga ayam, telur, tahu, dan tempe naik dan permintaan terhadap komoditas ini juga meningkat. Bayu menambahkan, diversifikasi pangan mulai mengarah ke pangan buah dan sayur, yang bisa dilihat dari meningkatnya permintaan terhadap buah dan sayur sebesar ±15% per tahun.

Bayu menandaskan, jika dilihat secara lebih detail, sebenarnya konsumsi beras masyarakan Indonesia sudah mulai menurun jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.  Tahun 2000 misalnya, konsumsi beras masyarakat Indonesia mencapai 1.305 kal/kapita/hari dan tahun 2007 mengalami  penurunan hingga 1,238 kal/kapita/hari. Hal ini dapat membuktikan bahwa tren sumber kalori masyarakat sudah mulai berubah, tidak hanya mengandalkan sumber kalori dari beras. 

Bayu juga mengingatkan bahwa diversifikasi bukan saja langkah untuk menurunkan konsumsi beras, tapi merupakan langkah untuk mewujudkan konsumsi makanan yang beragam dan berimbang. Diversifikasi pangan akan cepat terjadi jika masyarakat Indonesia menggunakan pesan berantai. Maksudnya yaitu, setiap 5 orang mengajak untuk melakukan diversifikasi pangan, kemudian dari 5 orang ini masing-masing mengajak 5 orang lagi, dan begitu seterusnya. Jika hal ini benar-benar dijalankan maka dalam sekejap diversifikasi pangan akan lebih mudah dan cepat dilakukan. "Diversifikasi pangan harus dimulai dari diri sendiri,"tandas Bayu Krisnamurti. 

Rangkaian kegiatan lain pada Agrifest 2012 adalah kampanye diversifikasi pangan yang digelar di sepanjang Terminal Baranangsiang, Lampu merah Baranangsiang, Tugu Kujang, Bogor dan sekitarnya. Kampanye Diversifikasi Pangan Agribusiness Festival featuring i-Food Day yang dilaksanakan oleh sekitar 100 orang mahasiswa Departemen Agribisnis dan Departemen Ilmu dan Teknolgi Pangan dari Himpunan Mahasiswa Peminat Teknologi Pangan (HIMITEPA) IPB berlangsung meriah. Dengan kostum merah khas agribisnis dan putih khas ilmu teknologi pangan, kami turun ke jalan menyebar beprkelompok ke pos membagikan pangan non beras. 

Acara lain yang digelar adalah Fun Bike, Makan Besar, dan Pasar Makanan. Fun bike memperebutkan doorprize berupa 3 buah mountain bike, 10 goody bag dewasa, 5 goody bag anak, dan 3 helm. Acara ditutup dengan pemotongan Getuk rainbow raksasa oleh Dr. Ir. Nunung Kusnadi, MS. selaku Ketua Departemen Agribisnis FEM IPB. K-35 (opi).

Artikel Lainnya

  • Jun 27, 2019

    Kelemahan Asam Lemak Tidak Jenuh

    Selain memiliki banyak kelebihan seperti mampu menurunkan kolesterol dan mengandung omega-3, asam lemak tak jenuh ternyata juga memiliki kekurangan. Asam lemak tak jenuh memiliki ikatan atom karbon rangkap yang mudah terurai dan bereaksi dengan senyawa lain, sampai mendapatkan komposisi yang stabil berupa asam lemak jenuh. Semakin banyak jumlah ikatan rangkap, semakin mudah bereaksi atau berubah minyak tersebut. Namun jika digunakan untuk menggoreng secara berulang-ulang, maka asam lemak tidak jenuh (baik dari minyak penggoreng maupun dari makanan yang digoreng) akan berubah menjadi asam lemak “trans”, gugus peroksida, serta senyawa radikal bebas lainnya. ...

  • Jun 26, 2019

    Efek Konsumsi Lemak Trans terhadap Kesehatan

    Lemak trans ialah semua isomer geometrik dari asam lemak tidak jenuh tunggal dan asam lemak tidak jenuh jamak yang tidak terkonjugasi, dipengaruhi setidaknya oleh satu kelompok metilen, dengan ikatan rangkap karbon-karbon dalam konfiurasi trans. Lemak trans ini dapat terbentuk secara alami dalam bahan pangan serta selama proses pengolahan pangan pada temperatur yang sangat tinggi (proses deodorisasi dan penggorengan) dan melalui reaksi hidrogenasi. ...

  • Jun 24, 2019

    Lemak yang Digunakan dalam Produk Bakeri

    Produk baking meliputi rerotian, cake, biskuit, cookies, cracker, kue kering, pastry, pie, mufin, dan lainnya yang merupakan aplikasi bahan tepung-tepungan yang dipanggang dalam oven. Lemak sebagai bahan utama dalam pembuatan produk baking berperan dalam menambah citarasa, aroma, kelembapan, nilai gizi, pembentuk tekstur (melembutkan), dan menjaga kualitas selama penyimpanan. ...

  • Jun 21, 2019

    Menghambat Oksidasi Minyak

    Reaksi oksidasi terjadi ketika minyak goreng terpapar dengan udara. Untuk menghambat reaksi ini, biasanya industri minyak goreng menambahkan antioksidan, yakni suatu senyawa yang dapat menangkap radikal bebas. Komponen radikal bebas terbentuk selama reaksi terjadi dan memicu terjadinya berbagai kerusakan. ...

  • Jun 20, 2019

    Mengenal Teknik Memasak Shallow Frying

    Shallow frying merupakan teknik menggoreng dengan sedikit lemak atau minyak dengan menggunakan wajan datar. Shallow frying merupakan teknik memasak cepat, dan biasanya digunakan untuk bahan yang berkuran kecil dan memiliki tekstur lunak seperti telur dan ikan. Namun perlu diperhatikan, minyak yang digunakan harus dipastikan sudah benar-benar panas. Jika minyak yang digunakan belum cukup panas, maka pangan yang dihasilkan akan menyerap minyak. ...