Siap Digelar,  Seminar Agrotechnopreneur untuk Negeri





Institut Pertanian Bogor (IPB) akan ramai didatangi oleh pemerhati pertanian pada Minggu, 18 November 2012 nanti dalam Seminar Pertanian Indonesia. Seminar yang bertempat di Gedung Graha Widya Wisuda, Kampus IPB Darmaga iini akan menghadirkan tokoh-tokoh penting, yaitu Dr. Ir. Suswono, MMA (Menteri Pertanian Indonesia), Jusuf Kalla (Wakil Presiden Indonesia 2004-2009), Dr. Martha Tilaar (Chairwoman of Martha Tilaar Group), Ir. Gunung Soetopo (CEO Sabilla Farm & pengusaha agribisnis Buah Naga) serta Prof E. Gumbira Said (contributor 103 Inovasi Indonesia). Narasumber yang kompeten tersebut sengaja didatangkan dari kalangan akademisi, pemerintahan, bisnis, dan figur masyarakat.

“ Tokoh-tokoh tersebut dihadirkan untuk menggugah semangat pertanian masyarakat dengan agrotechnopreneurship sebagai tombak kemandirian bangsa,” ucap Mawardi, ketua pelaksana Seminar Pertanian Indonesia.

Informasi mengenai isu dan fakta baru bidang pertanian, serta penjelasan gamblang dari para pembicara akan mengemas seminar dengan semangat memandirikan pertanian Indonesia. seminar ini bertemakan “Agrotechnopreneur untuk Negeri”, dengan subtema :

  • Tema sesi I : Semangat Entrepreneur  dalam Revitalisasi Pertanian

          Indonesia untuk Kemajuan Bangsa.

  • Tema sesi II : Peran serta Agrotechnopreneur dalam Revitalisasi

          pertanian untuk Pencapaian Indonesia Mandiri.

Seminar terbuka untuk akademisi maupun masyarakat umum. “Harapan kami semua kalangan dapat membuka mata untuk turut serta memajukan pertanian Indonesia,” tambah Mawardi.
Harga tiket masuk (HTM) seminar cukup terjangkau, yaitu Rp 20.000 untuk S1 dan Rp 25.000 untuk masyarakat umum. Fasilitas yang disediakan berupa seminar kit, majalah Kulinologi, sertifikat dan lunch. Pendaftaran dapat dilakukan melalui link www.bit.ly/seminarPIMPI atau dengan menghubungi Elis (085710953672). Info lebih lanjut dapat diakses melalui www.pimpi.event.ipb.ac.id, www.forces.lk.ipb.ac.id atau akun Twitter @pimpi_IPB dan @forcesipb.

Artikel Lainnya

  • Jan 24, 2019

    Tips Bertahan dalam Bisnis Kuliner

    Bisnis kuliner memang menjadi bisnis yang menjanjikan, terlebih lagi kuliner dewasa ini sudah menjadi gaya hidup. Meskipun menjadi bisnis yang amat menjanjikan, bukan berarti tidak ada kendala dan tantangan. Bisnis kuliner tak hanya soal membuat pelanggan datang, namun juga membuat pelanggan datang kembali. Selain kenyamanan tempat, makanan dan minuman yang disuguhkan juga harus memuaskan lidah. Hal-hal tersebut adalah sederet tantangan yang harus dihadapi para pelaku bisnis kuliner. ...

  • Jan 23, 2019

    Mikroba Penyebab Kerusakan Jus Buah

    Umur simpan jus buah dipengaruhi oleh banyak faktor, mulai dari pemilihan bahan baku, cara pengolahan, peralatan dan mesin pengolahan, pengemasan, serta kondisi penyimpanan. Akan tetapi faktor utama kerusakan jus buah tak lepas dari adanya mikroba penyebab kerusakan. Kandungan zat gizi pada jus buah merupakan tempat hidup yang sesuai untuk pertumbuhan mikroba, selain itu didukung dengan kadar air yang tinggi dan nilai aktifias air (aw) yang juga tinggi (0,97-1,00). Jenis mikroba umum yang menjadi penyebab kerusakan jus buah yaitu dari golongan bakteri (misalnya E. coli, dan Klebsiella), kapang (misalnya Aspergillus sp.), dan khamir. Bakteri, kapang, dan khamir dapat menimbulkan aroma yang tidak sedap, toksin, gas, alkohol, busa, lendir, cemaran fisik, perubahan rasa, warna, bentuk dan kekentalan.   ...

  • Jan 22, 2019

    Branding Restoran Masa Kini melalui Teknik Memorable Experience

    Membuat masakan yang enak bukan menjadi satu-satunya modal membangun bisnis resto. Menyajikan makanan terenak sekalipun belum tentu dapat mendatangkan pelanggan yang banyak tanpa strategi pemasaran yang bagus. Strategi pemasaran yang harus dipikirkan oleh resto modern adalah bagaimana menciptakan pengalaman luar biasa yang belum pernah diberikan oleh resto-resto yang sudah ada sebelumnya. ...

  • Jan 21, 2019

    Membuat Roti dengan Teknik Sourdough

    Metode sourdough juga dikenal dengan metode biang, merupakan teknik lawas yang digunakan untuk membuat adonan roti jauh sebelum ditemukannya ragi instan pada tahun 1800-an. Prinsip teknik sourdough adalah membuat adonan biang sebagai starter (seperti starter untuk yoghurt) dan menjadikan biang tersebut sebagai leavening agent dalam adonan roti. Adonan biang tersebut mengandung yeast dan bakteri hidup Lactobacillus yang ditangkap secara alami dari udara dan dari dalam terigu, kemudian dibiakkan secara terus menerus. ...

  • Jan 18, 2019

    Jus VS Buah Segar

    Buah adalah salah satu bahan pangan penting untuk mendukung kesehatan tubuh. Di dalam buah terkandung sejumlah zat gizi, serat pangan, dan berbagai komponen bioaktif. Terdapat beberapa cara dalam menikmati buah dan sayur. Salah satunya yang cukup populer adalah mengolahnya menjadi jus. ...