Gubernur Jokowi Dianugerahi Pejuang Pencegahan Osteoporosis





Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) menerima piagam sebagai osteofighters atau pejuang pencegahan osteoporosis, yang diserahkan oleh Presiden Direktur Fonterra Brands Indonesia Yon Handoyo.

Penyerahan piagam dilaksanakan pada peringatan Hari Osteoporosis Nasional 2012, di Jakarta pada  21 Oktober lalu.  Pada kesempatan itu, Gubernur juga  menandatangani Komitmen Jakarta Bebas Osteoporosis, yang merupakan puncak kegiatan charity walk milik Fonterra Brands Indonesia, dengan mengajak masyarakat dari 4 kota yakni Surabaya, Solo, Semarang, Bandung untuk berpartisipasi dalam acara kampanye yang bertema ?ndonesia Bergerak: 2 Minggu Demi Esok yang Lebih Baik.

Kampanye ini diluncurkan oleh Fonterra Brands Indonesia sebagai bentuk komitmen Fonterra Brands Indonesia untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya kesehatan tulang dan menjalani gaya hidup sehat, serta sejalan dengan tema Hari Osteoporosis Nasional 2012: Indonesia Bergerak Waspadai Patah Tulang Akibat Osteoporosis.

Yon mengatakan, dalam kampanye tersebut, pihaknya mengajak masyarakat Indonesia untuk mengkonsumsi susu tinggi kalsium yang telah terbukti secara klinis menurunkan pelepasan mineral tulang, dengan meminumnya 2 kali sehari secara teratur sebagai asupan gizi bagi tulang dan melakukan aktivitas olahraga fisik untuk pencegahan osteoporosis.

Ia menegaskan, sudah 10 tahun Fonterra menjadi mitra tetap Kementerian Kesehatan Republik Indonesia bersama dengan Perhimpunan Osteoporosis Indonesia (Perosi), Perkumpulan Warga Tulang Sehat Indonesia (Perwatusi) dan International Osteoporosis Foundation (IOF) dalam penyelenggaraan kampanye mengenai pentingnya kesehatan tulang dan pencegahan osteoporosis. Sejak dicanangkannya Hari Osteoporosis Nasional oleh Menteri Kesehatan pada tahun 2002, berbagai kegiatan telah dilakukan untuk mengedukasi serta mengubah pola hidup masyarakat Indonesia menjadi lebih sehat demi mencegah terjadinya osteoporosis.  K-08

Artikel Lainnya

  • Jan 24, 2019

    Tips Bertahan dalam Bisnis Kuliner

    Bisnis kuliner memang menjadi bisnis yang menjanjikan, terlebih lagi kuliner dewasa ini sudah menjadi gaya hidup. Meskipun menjadi bisnis yang amat menjanjikan, bukan berarti tidak ada kendala dan tantangan. Bisnis kuliner tak hanya soal membuat pelanggan datang, namun juga membuat pelanggan datang kembali. Selain kenyamanan tempat, makanan dan minuman yang disuguhkan juga harus memuaskan lidah. Hal-hal tersebut adalah sederet tantangan yang harus dihadapi para pelaku bisnis kuliner. ...

  • Jan 23, 2019

    Mikroba Penyebab Kerusakan Jus Buah

    Umur simpan jus buah dipengaruhi oleh banyak faktor, mulai dari pemilihan bahan baku, cara pengolahan, peralatan dan mesin pengolahan, pengemasan, serta kondisi penyimpanan. Akan tetapi faktor utama kerusakan jus buah tak lepas dari adanya mikroba penyebab kerusakan. Kandungan zat gizi pada jus buah merupakan tempat hidup yang sesuai untuk pertumbuhan mikroba, selain itu didukung dengan kadar air yang tinggi dan nilai aktifias air (aw) yang juga tinggi (0,97-1,00). Jenis mikroba umum yang menjadi penyebab kerusakan jus buah yaitu dari golongan bakteri (misalnya E. coli, dan Klebsiella), kapang (misalnya Aspergillus sp.), dan khamir. Bakteri, kapang, dan khamir dapat menimbulkan aroma yang tidak sedap, toksin, gas, alkohol, busa, lendir, cemaran fisik, perubahan rasa, warna, bentuk dan kekentalan.   ...

  • Jan 22, 2019

    Branding Restoran Masa Kini melalui Teknik Memorable Experience

    Membuat masakan yang enak bukan menjadi satu-satunya modal membangun bisnis resto. Menyajikan makanan terenak sekalipun belum tentu dapat mendatangkan pelanggan yang banyak tanpa strategi pemasaran yang bagus. Strategi pemasaran yang harus dipikirkan oleh resto modern adalah bagaimana menciptakan pengalaman luar biasa yang belum pernah diberikan oleh resto-resto yang sudah ada sebelumnya. ...

  • Jan 21, 2019

    Membuat Roti dengan Teknik Sourdough

    Metode sourdough juga dikenal dengan metode biang, merupakan teknik lawas yang digunakan untuk membuat adonan roti jauh sebelum ditemukannya ragi instan pada tahun 1800-an. Prinsip teknik sourdough adalah membuat adonan biang sebagai starter (seperti starter untuk yoghurt) dan menjadikan biang tersebut sebagai leavening agent dalam adonan roti. Adonan biang tersebut mengandung yeast dan bakteri hidup Lactobacillus yang ditangkap secara alami dari udara dan dari dalam terigu, kemudian dibiakkan secara terus menerus. ...

  • Jan 18, 2019

    Jus VS Buah Segar

    Buah adalah salah satu bahan pangan penting untuk mendukung kesehatan tubuh. Di dalam buah terkandung sejumlah zat gizi, serat pangan, dan berbagai komponen bioaktif. Terdapat beberapa cara dalam menikmati buah dan sayur. Salah satunya yang cukup populer adalah mengolahnya menjadi jus. ...