Cita Rasa Jepang Ala Hatsu Tei





Seiring perkembangan dunia kuliner yang terus berkembang, banyak restoran yang menghadirkan nuansa makanan ala luar negeri. Dari sekian banyak restoran yang hadir, terdapat pula restoran yang bertemakan makanan Jepang. Bisa dikatakan, restoran dengan menu makanan Jepang sudah mewabah dimana-mana, tidak terkecuali di kota Bogor.

Bila mendatangi kota Bogor, terdapat satu restoran yang menyajikan makanan Jepang yang patut dicoba, yaitu Hatsu Tei yang berlokasi di Jalan Kumbang nomor ini. “Awal mula berdirinya restoran Hatsu Tei ini ketika sang pemilik yang mempunyai pengalaman kerja di Amerika selama puluhan tahun dan memiliki ide membuka restoran makanan Jepang yang belum terlalu banyak di Bogor,” imbuh H. Suherman, Floor Manager Hatsu Tei.

Akhirnya, pada tanggal 17 Maret 2011 hadirlah Hatsu Tei pertama di kota Bogor. Makanan yang disajikan tentu saja makanan Jepang seperti Sashimi, Fusion Sushi dan Tepanyaki. Pada menu tepanyaki  pengunjung dapat menyaksikan secara langsung makanan yang mereka pesan langsung dihadapannya,  chef yang memasak sambil melakukan atraksi dengan menggunakan peralatan masak dan menggunakan api yang menyala.

Terdapat berbagai macam jenis ikan yang disajikan disini seperti, tuna, salmon dan tenggiri. Untuk makanan andalan yang paling sering dipesan, yaitu Hatsu Tei Roll dan Canadian Sunrise. Sedangkan  jenis sashimi yang paling banyak dipesan adalah Salmon Sashimi. Selain makanan, tentu ada minuman yang tak kalah menarik ala Hatsu Tei, yakni Mint Cooler. Minuman ini memadukan daun mint yang diblender dan dicampur dengan simple syrup.

Untuk mencegah kebosanan, dilakukan perubahan menu yang disajikan oleh Hatsu Tei setiap satu tahun sekali karena menu yang ditampilkan Hatsu Tei sangat beragam. Sasaran target Hatsu Tei adalah menengah keatas. Range harga yang ditawarkan Hatsu Tei mulai dari Rp. 15.000- Rp. 300.000.
Jam operasionalnya mulai dari pukul 10 pagi sampai pukul 10 malam, khusus untuk bulan Ramadhan mulai pukul 12 siang hingga pukul 10 malam. Kapasitas di Hatsu Tei sendiri mencapai 100 orang dengan fasilitas yang ditawarkan seperti televisi dan wifi.  “Bahan makanan yang disajikan banyak menggunakan bahan lokal seperti ikan dan sayuran, sedangkan bumbu ada yang didatangkan dari Jepang dan Eropa,” tambahnya.

Restaurant ini memiliki karyawan sebanyak 35 orang yang terbgai antara karyawan dapur dan restoraunt. Selanjutnya, Hatsu Tei akan membuka cabang di beberapa kota besar di Indonesia seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Medan. Terkait dengan bulan Ramadhan kali ini, Hatsu Tei menawarkan promo “All You Can Eat” dimana pengunjung dapat makan sepuasnya dengan harga Rp. 60.000 termasuk free Tajil, kurma, teh manis serta semua makanan yang ada kecuali Sashimi. Promo lainnya adalah cashback Rp. 100.000 setiap pengunjung dengan minimum transaksi sebesar Rp. 200.000 akan mendapatkan voucher sebesar Rp. 100.000. Adi

Hatsu Tei
Japannese Teppanyaki & Sushi
Jl. Kumbang 33 Bogor
Telp. 0251 4299888

Artikel Lainnya

  • Ags 02, 2019

    Bahan Pangan Pembentuk Rasa Umami

    Awalnya, manusia hanya mengenal empat rasa dasar, yaitu manis, asin, asam, dan pahit. Namun sejak seratus tahun yang lalu telah ditemukan komponen rasa dasar kelima, yakni umami. Untuk lebih mempermudah mendeskripsikan rasa umami, sering digunakan istilah ‘gurih’. Keberadaan umami sangat penting dalam menciptakan rasa yang enak. ...

  • Ags 02, 2019

    Peluang Bisnis Pasta di Industri Kuliner Indonesia

    Tren kuliner sangat mudah masuk dan berkembang dari satu negara ke negara lain akibat banyak faktor, salah satunya pertukaran budaya. Semakin berkembangnya dunia kuliner juga menjadikan para pelaku industri ini saling berlomba-lomba menghadirkan inovasi dari tren-tren yang ada. Menggabungkan masakan dari luar negeri dengan bahan-bahan khas negeri sendiri sudah banyak ditemui di berbagai tempat di Indonesia. Salah satu masakan khas negara lain yang dipadu-padankan dengan ingridien khas nusantara ialah olahan pasta.    Terdapat berbagai macam olahan pasta, seperti lasagna, fettucine, makaroni keju, dan spagheti. Meskipun olahan pasta ini disukai hampir semua golongan mulai dari anak-anak hingga orang dewasa, namun masih jarang pelaku bisnis kuliner menengah ke bawah yang menyediakan menu pasta.    “Olahan pasta di kalangan masyarakat kita dianggap sebagai masakan yang mewah, mahal, pembuatannya ribet, sehingga minim penjual. Padahal kenyataannya, pembuatan olahan pasta cukup mudah, harga bahan-bahannya juga cukup terjangkau dan pastinya mudah didapatkan. Selain itu, olahan pasta bisa disesuaikan dengan lidah masyarakat Indonesia dengan menambah bahan-bahan yang kita punya, seperti spagheti rasa kari dan rendang, makaroni tuna, dan sebagainya,” terang Pasta Expert, Chef Ade Rachmat dalam Pelatihan Usaha Kuliner Pasta yang diselenggarakan oleh Indofood, bertempat di Bogor pada 1 Agustus 2019.   Pelatihan Usaha Kuliner Pasta ini sudah diadakan sejak 1 Juli lalu dan berakhir pada hari ini (1/8), dengan menghadirkan 34 peserta yang bergerak dalam bidang kuliner untuk mengikuti pelatihan memasak olahan pasta secara gratis.    Meskipun terbilang cukup mudah, namun ada beberapa aspek yang harus diperhatikan dalam mengolah pasta. “Terdapat beberapa hal penting dalam mengolah pasta agar menjadi olahan yang istimewa, antara lain cara memasak, tingkat kematangan, proses penirisan, penyimpanan pasta kering, dan penyimpanan pasta matang harus diperhatikan. Selain itu, pilih bahan-bahan yang sudah disesuaikan dengan kebutuhan biaya, namun tentunya tidak boleh mengesampingkan kualitas. Bahan-bahan yang dirasa cukup mahal bisa disubtitusi dengan bahan lain yang memiliki funsgi sama namun lebih terjangkau,” jelas Ade. KI-37 ...

  • Ags 01, 2019

    Tips Menurunkan Penggunaan Garam

    Penggunaan garam secara berlebihan berpotensi mendatangkan beberapa penyakit seperti hipertensi dan penyakit jantung.  Pembatasan asupan garam tidak sesulit yang dibayangkan. Berikut beberapa tip yang dapat diterapkan untuk mengurangi penggunaan garam dalam masakan, di antaranya: i) memodifikasi penggunaan garam dapur, menggunakan bumbu dan rempah-rempah seperti seledri, daun bawang, daun salam, untuk meningkatkan cita rasa masakan tanpa harus menambah garam; ...

  • Jul 31, 2019

    Cara Bijak Mengonsumsi dan Menyiapkan Menu Berbasis Daging

    Mengonsumsi daging diusahakan tidak setiap hari untuk menghindari penumpukan lemak jenuh dan kolesterol di dalam tubuh. Konsumsi daging harus diimbangi dengan makanan berserat seperti sayuran dan buah-buahan. Konsumsi daging sebaikya berganti-ganti antara daging sapi dan ayam (unggas). Sebagian ahli mengatakan daging putih lebih sehat daripada daging merah. Daging yang dimasak secara matang lebih mudah dicerna dibandingkan daging setengah matang.   ...

  • Jul 30, 2019

    Ragam Kondimen Pendamping Masakan Daging

    Selain bumbu yang menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam suatu masakan, juga terdapat bahan-bahan yang menjadikan masakan tersebut kurang lengkap jika tidak menggunakannya. Bahan-bahan tersebut ialah kondimen, yang merupakan bahan makanan yang berjumlah sedikit dan berfungsi sebagai pelengkap maupun penyerta hidangan. ...