Tanaman Herbal tidak Sekadar untuk Jamu





Kala berbicara tentang herbal, kebanyakan masyarakat akan berfikir bahwa herbal adalah sesuatu yang alami dan menjadi bagian dari pengobatan atau pemeliharaan kesehatan. Banyak jenis tanaman berkhasiat yang dimanfaatkan untuk pengobatan. Contohnya Habbatussauda yang berasal dari Timur Tengah, atau Gingseng yang berasal dari Korea yang telah banyak dipercaya memiliki khasiat untuk pengobatan. "Indonesia sebagai negara tropis memiliki berbagai macam jenis tanaman herbal yang memiliki khasiat yang luar biasa. Sebut saja seperti  sirih, jahe, kunyit, mengkudu, akar alang – alang, sirsak, sambung nyawa, pegagan, dan masih ribuan jenis tanaman herbal lainnya yang memiliki khasiat pengobatan," kata Direktur Mahkota Dewa Ning Harmanto dalam talskhow khasiat produk herbal di Bogor pada 9-10 Juni lalu. 

Dalam acara yang merupakan rangkaian kegiatan Bogor Organik Fair 2012 yang diadakan di pelataran kampus IPB Baranangsiang Bogor atau yang juga dikenal dengan nama Taman koleksi IPB tersebut, Ning menjelaskan bahwa Indonesia sudah memiliki ilmu pengobatan herbal sejak zaman dahulu. "Dengan bentuk jamu, masyarakat indonesia memanfaatkan tanaman herbal untuk pengobatan," katanya. Namun sayangnya menurut Ning, dewasa ini banyak masyarakat yang tidak menyukai mengonsumsi jamu karena rasanya yang pahit. Padahal, tanaman herbal tidak hanya bisa dikonsumsi dalam bentuk jamu, namun bisa dimanfaatkan sebagai sayuran. Ia mencontohkan sayuran dari tanaman herbal seperti daun sambung nyawa, daun sirsak muda, atau kecimpring.

Begitu banyaknya tanaman herbal Indonesia yang memiliki khasiat obat, banyak produk pengobatan dari berbagai jenis tanaman herbal yang dipasarkan. Bahkan tidak jarang produk ini diproduksi oleh perusahaan luar negeri dan membuat hak paten, hingga kadangkala masyarakat indonesia yang memiliki tanaman herbal ini tidak memiliki hak untuk membuat produk yang sama. Oleh karenanya, selain melestarikan berbagai tanaman herbal dari bangsa sendiri, juga harus diperhatikan dan diurus masalah paten dan merek produk yang dibuat dari herbal tersebut. K-35 (opi)

Artikel Lainnya

  • Jun 27, 2019

    Kelemahan Asam Lemak Tidak Jenuh

    Selain memiliki banyak kelebihan seperti mampu menurunkan kolesterol dan mengandung omega-3, asam lemak tak jenuh ternyata juga memiliki kekurangan. Asam lemak tak jenuh memiliki ikatan atom karbon rangkap yang mudah terurai dan bereaksi dengan senyawa lain, sampai mendapatkan komposisi yang stabil berupa asam lemak jenuh. Semakin banyak jumlah ikatan rangkap, semakin mudah bereaksi atau berubah minyak tersebut. Namun jika digunakan untuk menggoreng secara berulang-ulang, maka asam lemak tidak jenuh (baik dari minyak penggoreng maupun dari makanan yang digoreng) akan berubah menjadi asam lemak “trans”, gugus peroksida, serta senyawa radikal bebas lainnya. ...

  • Jun 26, 2019

    Efek Konsumsi Lemak Trans terhadap Kesehatan

    Lemak trans ialah semua isomer geometrik dari asam lemak tidak jenuh tunggal dan asam lemak tidak jenuh jamak yang tidak terkonjugasi, dipengaruhi setidaknya oleh satu kelompok metilen, dengan ikatan rangkap karbon-karbon dalam konfiurasi trans. Lemak trans ini dapat terbentuk secara alami dalam bahan pangan serta selama proses pengolahan pangan pada temperatur yang sangat tinggi (proses deodorisasi dan penggorengan) dan melalui reaksi hidrogenasi. ...

  • Jun 24, 2019

    Lemak yang Digunakan dalam Produk Bakeri

    Produk baking meliputi rerotian, cake, biskuit, cookies, cracker, kue kering, pastry, pie, mufin, dan lainnya yang merupakan aplikasi bahan tepung-tepungan yang dipanggang dalam oven. Lemak sebagai bahan utama dalam pembuatan produk baking berperan dalam menambah citarasa, aroma, kelembapan, nilai gizi, pembentuk tekstur (melembutkan), dan menjaga kualitas selama penyimpanan. ...

  • Jun 21, 2019

    Menghambat Oksidasi Minyak

    Reaksi oksidasi terjadi ketika minyak goreng terpapar dengan udara. Untuk menghambat reaksi ini, biasanya industri minyak goreng menambahkan antioksidan, yakni suatu senyawa yang dapat menangkap radikal bebas. Komponen radikal bebas terbentuk selama reaksi terjadi dan memicu terjadinya berbagai kerusakan. ...

  • Jun 20, 2019

    Mengenal Teknik Memasak Shallow Frying

    Shallow frying merupakan teknik menggoreng dengan sedikit lemak atau minyak dengan menggunakan wajan datar. Shallow frying merupakan teknik memasak cepat, dan biasanya digunakan untuk bahan yang berkuran kecil dan memiliki tekstur lunak seperti telur dan ikan. Namun perlu diperhatikan, minyak yang digunakan harus dipastikan sudah benar-benar panas. Jika minyak yang digunakan belum cukup panas, maka pangan yang dihasilkan akan menyerap minyak. ...