Mencermati Status Kebenaran Produk Pangan Organik





Gaya hidup serba organik dan sehat telah menjadi salah satu tren gaya hidup sebagian masyarakat Indonesia. Tidak hanya oleh masyarakat kalangan atas saja, namun masyarakat menengah dan bawah pun sudah mulai menjadi pecinta gaya hidup sehat dari produk organik ini. Besarnya animo masyarakat untuk mengkonsumsi barang-barang yang dikatakan lebih sehat ini membuat berbagai produsen berlomba-lomba menciptakan produk organik andalan mereka. Tidak hanya pada makanan dan minuman, tetapi saat ini produk organik juga merambah pada produk perawatan tubuh, pakaian, bahkan sampai plastik organik. Begitu maraknya tren barang-barang organik ini membuat para konsumen semestinya kritis untuk mengetahui apakah barang-barang tersebut benar-benar barang organik.

Dalam salah satu rangkaian acara Bogor Organik Fair 2, di kampus Baranangsiang Bogor pada 10 Juni lalu, telah digelar seminar yang mengangkat topik seputar upaya peningkatan daya jual organik melalui pengembangan pangan olahan dan penanganan pasca panen.  

Dalam acara tersebut, Anjar Rohani perwakilan dari Otoritas Kompetensi Pangan Organik Indonesia, Kementerian Pertanian mengatakan, yang dimaksud dengan produk pangan organik adalah hasil olahan dari pangan segar oganik, dengan atau tanpa bahan tambahan pangan dan bahan lainnya yang diizinkan. "Produk organik, terlebih untuk produk pangan organik wajib memenuhi persyaratan keamanan, mutu dan gizi pangan serta memenuhi ketentuan tentang pelabelan dan periklanan yang berlaku,"jelas anjar. Produk pangan yang benar-benar organik, lanjutnya, dibuktikan dengan adanya sertifikat organik Indonesia yang diterbitkan oleh Lembaga Sertifikasi dan Otoritas Kompetensi Pangan Organik Indonesia. Pemberian label dan sertifikat organik ini, tandas Anjar, diberikan setelah adanya serangkaian tes pada produk organik tersebut. Tes ini bukan hanya sebatas pada tahap on farm namun juga pada tahap proses, output, bahkan pada proses pengemasan, pelabelan dan trasportasinya. K-35 (andin)

Artikel Lainnya

  • Mei 23, 2019

    Prinsip-Prinsip Dasar dalam Menjamin Keamanan Pangan

    Prinsip dasar kebersihan makanan untuk menjamin kemanan pangan yang perlu disiapkan oleh produsen antara lain sebagai berikut. Pilih resep makanan dengan seksama Saat memilih menu produk yang akan dijual, perlu mengetahui beberapa kualitas dan komposisi bahan yang digunakan. Beberapa produk pangan dapat menimbulkan reaksi alergi pada beberapa konsumen. Oleh karena itu perlu diberikan informasi yang cukup pada label pangan. Selain itu juga menu yang disajikan diharapkan dapat memberikan asupan gizi dalam jumlah yang tepat. ...

  • Mei 22, 2019

    Asupan Zat Gizi agar Tubuh Tetap Bugar

    Pada prinsipnya makanan yang dikonsumsi saat sahur dan buka harus lengkap, mengandung unsur karbohidrat, lemak, protein, vitamin, dan mineral. Sebenarnya, kunci asupan gizi seimbang dicerminkan oleh beragam makanan yang kita konsumsi baik di saat buka maupun sahur, dan empat sehat lima sempurna merupakan cermin keberagaman makanan meski kini sudah ada acuan yang lebih lengkap, yaitu Pedoman Gizi Seimbang. ...

  • Mei 21, 2019

    Menyusun Menu yang Baik selama Bulan Ramadan

    Buah kurma, pisang, pepaya, mangga, melon, semangka, kiwi, apel, air kelapa, dan jenis buah-buahan dengan kandungan air tinggi lainnya sangat ideal sebagai menu takjil atau menu yang disegerakan untuk berbuka puasa. Sebisa mungkin mengontrol penggunaan gula pasir dalam menu puasa, karena bila berlebihan dapat memberikan dampak yang kurang baik bagi kesehatan. Selain itu penting untuk diperhatikan adalah konsumsi air putih, usahakan dari saat buka puasa sampai saat sebelum tidur minimal minum satu liter air atau sesuai kebutuhan. ...

  • Mei 20, 2019

    Panduan Sederhana Mengonsumsi Protein Nabati

    Anggapan bahwa protein nabati tidak lebih baik dari protein hewani adalah pernyataan yang tidak sepenuhnya benar. Meskipun beberapa komoditas menunjukkan kekurangan dalam komponen asam aminonya, namun banyak jalan yang bisa ditempuh untuk membuatnya setara dengan komponen protein hewani. ...

  • Mei 17, 2019

    Benarkah Protein Nabati Tidak Lengkap?

    Mutu protein bahan pangan salah satunya ditentukan oleh jenis dan proporsi asam amino yang di kandungnya. Setidaknya, terdapat 20 jenis asam amino yang terdiri dari sembilan asam amino esensial dan 11 asam amino non-esensial. Asam amino non-esensial adalah asam amino yang dapat disintesis oleh tubuh, sedangkan asam amino esensial  merupakan asam amino yang tidak dapat disintesis oleh tubuh dan didapat dari sumber pangan. ...