Pameran Bergengsi: Tea Fair,  kembali digelar di Bulan Agustus





Sejak tahun
 2009, HKTDC Hong Kong International Tea Fair telah mendapat pengakuan sebagai wadah untuk perdagangan teh internasional selama tiga tahun ini. Memasuki tahun ke-4 pameran teh (Tea Fair) yang diselenggarakan oleh Hong Kong Trade Development Council (HKTDC) akan berlangsung pada 16-18 Agustus di Hong Kong Exhibition and Convention Centre. Dua hari pertama, pameran ditujukan untuk para trader, dan terbuka untuk para pecinta teh di hari ketiga.

Hong Kong merupakan sebuah platform untuk para pemain industri teh. Tahun ini diharapkan lebih dari 200 exhibitor ikut serta dalam pameran, menghadirkan Iran dan Thailand sebagai exhibitor yang pertama kali ikut serta.

Selain melayani para trader, Tea Fair ini juga didedikasikan untuk membudayakan minum teh kepada masyakarat luas. Zona ‘Friends of Tea Display and Tea Ware’ diadakan untuk tujuan mempromosikan tea-foodpairing, dan menggunakan teh sebagai salah satu ingridien dalam berbagai produk seperti untuk produk bakery, confectionery dan lainnya. Branding dan desain juga memainkan peranan penting dalam industri teh, zona ‘Branding and Design Services’ akan mengundang desainer terkenal untuk menunjukkan desain produknya untuk keperluan brand building.

Program tahun ini menampilkan berbagai acara diantaranya Kompetisi Internasional KamCha (teh susu ala Hong Kong) dengan mengumpulkan tim dari berbagai negara dan daerah untuk bersaing memperoleh pengakuan sebagai pemain yang cukup kompeten di ajang HKTDC Hong Kong International Tea Fair Tea Competition 2012. Profesional dan kritikus teh akan hadir untuk menilai teh yang disajikan secara acak.Berbagai seminar dan forum diskusi mengenai industri teh global juga akan akan digelar. Adi

Artikel Lainnya

  • Mar 20, 2019

    Diet Keto dari Sisi Gizi dan Kesehatan

    Diet keto memang dianggap efektif menurunkan berat badan (Campos, 2017). Dari segi gizi, diet keto menekankan pola asupan tinggi lemak, tapi rendah karbohidrat. Diet ini mengandalkan lemak serta protein hewani sebagai sumber energi utama dalam tubuh. Asupan karbohidrat yang berkurang drastis ini akan menyebabkan tubuh kekurangan karbohidrat dan gula, proses inilah yang disebut dengan ketosis. ...

  • Mar 19, 2019

    Upaya Menghindari Foodborne Diseases

    Sebagian besar foodborne patogen lebih menyukai lingkungan yang hangat, walaupun bisa tumbuh dalam kisaran suhu yang luas. Suhu di atas 40C dan di bawah 600C sering diacu sebagai zona berbahaya, karena bakteri patogen seperti E. Coli, Salmonella dan Listeria monocytogenes dapat berkembang biak pada suhu tersebut, sehingga menyebabkan penyakit. Menyimpan produk pangan pada suhu refrigerasi yang tepat pada suhu di bawah 40C dan memanaskan pada suhu diatas 600C, adalah usaha yang direkomendasikan agar terhidar dari foodborne disease. Oleh karena itu, penanganan pangan dari mulai bahan baku hingga distribusi harus memenuhi pedoman penanganan yang tepat, seperti: ...

  • Mar 18, 2019

    Alternatif Pola Hidup Sehat dengan Diet Ketogenik

    Diet ketogenik adalah pola konsumsi dengan tinggi lemak, cukup protein, dan rendah karbohidrat yang akan menyediakan cukup protein untuk pertumbuhan tetapi kurang karbohidrat untuk kebutuhan metabolisme tubuh. Dengan demikian, tubuh akan menggunakan lemak sebagai sumber energi, yang pada prosesnya akan menghasilkan senyawa keton. Komposisi ketogenik menyaratkan porsi lemak tinggi (75-80%), porsi protein sedang (15% – 20%), dan porsi karbohidrat rendah (5% – 10%). ...

  • Mar 15, 2019

    Menu sebagai Alat Penjual

    Menu dalam bisnis pangan di industri hotel, restoran, katering, dan bakeri (horekaba) merupakan sarana pemasaran yang penting. Menu dapat digunakan sebagai gambaran dari produk yang ditawarkan. Perencanaan menu dibuat dengan menyusun daftar secara spesifik , yaitu menentukan makanan tersebut dibuat untuk satu periode makan (sarapan, makan siang, dan makan malam) atau untuk sehari penuh termasuk snack.   ...

  • Mar 14, 2019

    Tip Menghindari Kesalahan dalam Penimbangan

    Pembuatan produk bakeri seperti roti dan pastry harus melibatkan proses perhitungan, penimbangan, dan prosedur baku yang harus diataati dalam tiap tahapannya. Penggunaan bahan-bahan seperti tepung, ragi, gula, dan bahan-bahan lain harus sesuai dengan standar formula yang sudah ditetapkan. Akurasi atau ketelitian diperlukan untuk mencegah kesalahan dalam penggunaan bahan. Berikut beberapa tip untuk menhindari kesalahan penimbangan dalam pembuatan produk bakeri.   ...