Inovasi, Kunci Berbisnis Frozen Yoghurt





Pangan merupakan kebutuhan dasar manusia yang tidak bisa tinggalkan. Di Indonesia sebesar 53% usaha bergerak di bidang pangan dan pertanian, baik itu usaha mikro, kecil dan menengah. Industri pangan pun memiliki hambatan seperti mulai dari strategi pemasaran hingga pemanasan global. Tren yang sedang berkembang pada industri pangan sekarang ini yaitu nutrition concern dan special packaging, hal tersebut manfaatnya akan dicari konsumen.

Yoghurt merupakan minuman yang cukup populer di zaman sekarang ini. Prospek pengembangan usaha ini pun cukup bagus karena Indonesia merupakan negara yang masih cukup sedikit dalam konsumsi yoghurt, yaitu 0,3 Kg/kapita/tahun. Menurut Donny Pramono, pendiri Frozen Yoghurt Sour Sally pada seminar tentang kewirausahaan yang berlangsung pada 9 Maret lalu di Jakarta, menuturkan bahwa bisnis pangan Indonesia merupakan bisnis primer karena Indonesia memiliki potensi yang besar. Selain itu, masyarakat Indonesia pun menyukai sesuatu yang berbau inovasi. “Jika bisnis ingin terus berkembang, kuncinya hanya ada di Inovasi, dengan terus melakukan inovasi pada produk agar pasar tidak mudah bosan dengan produk yang ada dan mempertahankan  brand,” tambah Donny.

Brand name yang ia gunakan pada produknya, yaitu Sour Sally. Ia menggunakan merk ini sesuai dengan produknya, yakni frozen yoghurt yang memiliki rasa asam serta merk yang berkarakter sesuai dengan target pasar yang dituju, yaitu para remaja di kelas mengah dan atas. K-11 (Kiki)

Artikel Lainnya