Bebek Ginyo, Tempat Nongkrong Anak Gaul



Bebek ginyo berdiri sejak bulan Maret tahun 2007, bertempat di kawasan nongkrongnya anak gaul Jakarta yaitu Jalan Tebet Raya Dalam No. 21. Bebek Ginyo sebenarnya diambil dari nama orang tua dari sang pemilik restoran yaitu Bapak Karjono. Bebek Ginyo merupakan bisnis yang di manajemen sendiri secara langsung oleh keluarga.

Berkesan Jawa Kuno merupakan salah satu konsep yang ditawarkan oleh Bebek Ginyo restoran. Bisa dilihat dari segi arsiteksturnya, mulai dari lantainya yang dipesan dengan design khusus , segala macam pajangan seperti radio jadoel sampai dengan dinding yang sangat khas dengan nuansa Jawa Kuno. Alat music Gong, cermin besar, sampai tempat cuci tangannya pun menggunakan alat tradisional. Sistem prasmanan yang diterapkan di Bebek Ginyo Restoran, “begitu customer datang langsung mengambil makananya dan membayarnya langsung, selanjutnya terserah ingin duduk dimana,” tutur Sri seorang staf keuangan Bebek Ginyo.

Bebek Ginyo menyediakan kapasitras sebesar 125. Mutu dan kualitas sangat dijaga oleh bebek Ginyo. Mulai dari segi bahan baku yang harus selalu fresh, cara masak yang benar, serta bertumpuan pada standar resep yang ada agar rasa yang dihasilkan tetap sama. Bahan baku yang digunakan didapatkan langsung dari tangan supplier. Pengolahan bebek pada bebek Ginyo melakukan pemasakan yang lama untukmenghasilkan tekstur yang empuk dan menambahkan aneka rempah seperti jahe, lengkuas, daun salam,dan sereh untuk menghilangkan rasa amis pada bebek itu sendiri. Bebek yang digunakan adalah bebek Afkier, yaitu bebek yang sudah tidak berproduksi lagi. bebek yang digunakan bebek betina Afkire karena dari segi citarasa lebih unggul daripada bebek peternakan yang biasanya.

Menu khusus yang disajikan yaitu Bebek. Ada bebek bakar, bebek goreng, beber balado, dan bebek sambal hijau. Tidak hanya bebek saja, tetapi hidangan lainnya pun tersedia seperti tahu bacem, tempe, ati ampela dan segala macam minuman seperti salah satunya STMJ atau susu telor madu jahe. Menu yang menjadi andalan Bebek Ginyo sendiri yaitu bebek bakar dan bebek sambal hijau karena citarasa yang menarik dari sambal hijaunya. Bebek Ginyo juga dapat dinikmati dengan 2 macam sambal yang ditawarkan yaitu sambal extra pedas dan sambal terasi.

Bebek ginyo berbeda dari restoran yang menyajikan menu khas bebek lainnya. Citrasa dan system prasmanan yang menjadikan Bebek Ginyo ini menjadi beda. Bebek Ginyo bisa dinikmati oleh semua kalangan. Mulai dari pelajar, mahasiswa, orang kantoran, sampai keluarga yang datang untuk mengadakan suatu acara. Range harga yang cukup terjangkau membuat bebek Ginyo ini banyak dikunjungi oleh para pencinta kuliner. Hanya dengan harga Rp 18.000,- Anda dapat menikmati nikmatnya sajian bebek di Bebek Ginyo. Inovasi menu selalu dilakukan, tetapi melihat permintaan konsumen akan menu menu yang sudah tersedia menjadikan Bebek Ginyo tetap mempertahankan menu yang sudah ada. “Orang itu kesini ingin menikmati khasnya sajian bebek,” tutur Sri. Bebek Ginyo sudah mempunyai 1 cabang yaitu di Bintaro, bedanya Bebek Ginyo tebet dengan Bebek Ginyo Bintaro dilihat dari segi menunya, yang berbeda hanyalah tahu isi dengan tempe mendoan. K-14

Artikel Lainnya

  • Nov 21, 2018

    Resmi Dibuka, SIAL Interfood 2018

    Industri kuliner kian berkembang di Indonesia. Berkembanganya industri kuliner di Indonesia membuat wisatawan mancanegara tertarik untuk menjadikan Indonesia sebagai destinasi wisata. Bahkan, wisata kuliner menempati 30% dari total pengeluaran atau belanja wisatawan. Dengan kata lain, industri kuliner sebagai salah satu penyumbang besar devisa negara.    "Industri kuliner menjadi salah satu daya tarik pariwisata tanah air. Dengan adanya pameran SIAL INTERFOOD 2018 ini, akan berdampak positif terhadap peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara. Acara ini juga akan menjadi ajang promosi dan informasi yang mampu mendorong kemajuan wisata kuliner nasional," terang Plt Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I kementerian pariwisata RI, Dra. Ni Wayan Giri A. M.Sc, dalam upacara pembukaan pameran SIAL INTERFOOD 2018 yang di selenggarakan di Jakarta pada 21 November 2018.   Pameran yang berlangsung selama empat hari ini mentargetkan 75.000 pengunjung dan akan dimeriahkan beragam program menarik. Program-program tersebut di antaranya SIAL Innovations, yaitu program acara yang memberikan penghargaan tertinggi kepada peserta atas inovasi terbaik untuk produk makanan dan industri pendukungnya, seperti pengemasan dan kontainer. Selain itu juga ada kompetisi dan perlombaan dalam bidang patiseri, teh, dan kopi yang bekerjasama dengan berbagai asosiasi.  Tidak sampai di situ, SIAL INTERFOOD juga menyelenggarakan berbagai seminar dan workshop dengan mengangkat topik yang berkaitan dengan tantangan keamanan pangan, penanganan limbah, dan pengembangan bisnis kuliner di Indonesia. KI-37 ...

  • Nov 05, 2018

    Pengenalan Sertifikasi Halal Untuk Produsen Pangan Skala UMKM

    Jaminan produk halal merupakan salah satu hal yang dipertimbangkan pada pola konsumsi pangan saat ini. Pergeseran tren ini menjadikan pemerintah berencana menerapkan kewajiban sertifikasi halal pada bulan Oktober 2019 mendatang.    Produk pangan yang diolah dari bahan halal sekalipun tetap harus memiliki sertifikasi halal agar dapat dipasarkan ke masyarakat. Implementasi kebijakan tersebut perlu menjadi perhatian karena kapasitas produksi pangan sangat beragam, mulai dari yang besar (industrial) hingga skala UMKM.    Penerapan sertifikasi halal bagi produsen pangan skala UMKM inilah yang perlu diperhatikan dan difasilitasi oleh pemerintah. “Masyarakat perlu dipahamkan tentang pentingnya jaminan produk halal beserta nilai tambah produk apabila memiliki sertifikasi halal.   Produsen UMKM banyak yang belum memperhatikan hal ini karena sertifikasi halal sampai sekarang masih bersifat sukarela,” jelas Desi Triyanti dari LPPOM MUI dalam acara Pengenalan Sertifikasi Halal Untuk UMKM sebagai rangkaian Indonesia Halal Expo (Indhex) 2018 yang diadakan pada 3 November 2018 di Smesco Convention Hall Jakarta.    Desi menekankan bahwa ada tiga hal yang harus ada untuk mempercepat proses sertifikasi halal bagi UMKM yaitu kejujuran dalam proses audit, kesadaran produsen untuk menggunakan bahan halal, dan adanya ketertelusuran komponen produk yang dihasilkan.    Partisipasi aktif para produsen pangan merupakan kunci penting keberhasilan sertifikasi. Selain dari pihak produsen, LPPOM MUI juga memfasilitasi pengajuan proses sertifikasi produk halal melalui aplikasi Cerol yang lebih efektif dan efisien. Fri-36 ...

  • Nov 03, 2018

    Jaminan Halal Ingredien Berbasis Protein

    Dalam industri pangan, obat-obatan, dan kosmetik, banyak digunakan ingredien yang diproduksi dari sumber protein hewani seperti gelatin, kolagen, dan kondroitin. Pada mulanya sebagian ingredien tersebut diproduksi dari sumber non-halal. Namun saat ini, tren konsumen khususnya pada umat muslim telah bergeser ke arah tuntutan jaminan produk halal sehingga diperlukan suatu perubahan yang menyeluruh terhadap sistem produksi ingredien tersebut.   ...

  • Nov 01, 2018

    Indonesia sebagai Pusat Produk Halal Dunia

    Indonesia tengah bersiap sebagai pusat produk halal dunia. Masyarakat Indonesia yang mayoritas beragama Islam membuat hal tersebut sangat potensial untuk dikembangkan. Untuk memperkenalkan langkah tersebut, diadakan Indonesia Halal Expo (INDHEX) 2018 yang menghadirkan berbagai macam acara seperti pameran, seminar, dan juga gelar wicara. ...

  • Okt 29, 2018

    Rempah-Rempah Indonesia Membumbui Dunia

    Kekayaan rempah-rempah Indonesia tanpa disadari membumbui pangan dunia. Sejarah menceritakan bahwa bangsa-bangsa Eropa dan Jepang menjajah nusantara salah satu tujuan utamanya adalah untuk mendapatkan rempah-rempah Indonesia seperti lada dan pala. Hingga saat ini pun kuliner dan industri pangan tak akan lepas dari rempah-rempah sebagai penghasil flavor spesifik. Dosen Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Gadjah Mada,  Supriyadi mengatakan, "Inilah 4 primadona rempah Indonesia: cengkeh, pala, kayu manis, kemudian lada." Ada beberapa bagian tanaman Indonesia yang digunakan sebagai rempah-rempah diantaranya akar, umbi, daun, kulit batang, bunga, dan buah. Adapun pemanfaatan bumbu bisa dalam bentuk segar, kering, saus, dan oleorosin. Nur ...