Selera Hidangan Melayu di Kedai Hulubalang



Kedai Hulubalang yang berada di Plaza Semanggi merupakan Kedai Hulubalang yang pertama didirikan sejak Juli 2010. Sewaktu di Grand Hyat Bali, Chef Lucky Suherman diajak kerjasama untuk mengelola Kedai Hulubalang, dan berposisi sebagai Human Resource Development di Indonesian Chef Asosiation.

ulubalang yang berarti pemimpin laskar mencerminkan bahwa Kedai Hulubalang ingin menjadi leader di masakan Melayu. Masakan melayu merupakan masakan yang jarang ada di setiap restaurant, oleh karena itu Kedai Hulubalang ingin mengangkat masakan Melayu sebagai hidangannya. Kedai Hulubalang menyajikan masakan peranakan perpaduan dari masakan Indonesia dan masakan Melayu, seperti contohnya mie mamak India Melayu yang mempunyai citarasa pedas, tom yam yang merupakan peranakan Melayu Thailand. Masakan khas Melayu itu sendiri seperti nasi goreng balacan yang menggunakan terasi didalamnya, kari ayam yang dapat diinovasikan dengan masakan lainnya, dan ada juga udang gandum merupakan udang yang dimasak dengan gandum oatmeal yang merupakan masakan china melayu. Kedai Hulubalang tidak hanya menyajikan hidangan berat saja, tetapi menyajikan pula makanan ringannya seperti mantao yaitu roti yang di kukus lalu di goreng dan dicocol dengan susu kental manis

Kedai Hulubalang buka dari jam 10 pagi hingga jam 10 malam. Range harga yang terjangkau mulai dari Rp 3.000,- sampai dengan Rp 50.000,- membuat Kedai Hulubalang ini dapat di nikmati oleh semua kalangan. “karena lokasinya yang terletak dengan kampus dan perkantoran, restoran ini banyak dikunjungi oleh mahasiswa maupun pekerja kantoran,”tutur Chef Lucky Suherman. Kedai Hulubalang mempunyai beberapa karyawan untuk menunjang kesuksesan restaurant ini yaitu ada 7 cook yang terdiri dari asisten chef, chef, cook, butcher, dan dishwasher. Waiter menggunakan cw semua, 2 bar harus bisa semua mulai dari taking order, 2 di depan, 2 cahsier, 3 area. Disaat kedai Hulubalang ramai dikunjungi para pelanggan, para waiters yang bertugas akan member captain order untuk mempermudah cara pemesanan. Hal itu dilakukan bermanfaat untuk efisiensi kerja yaitu waiters lain bisa melayani tamu yang lain agar sumber daya yang digunakan

bisa tepat dan efisien. Kedai hulu baling terbagi menjadi 2 shif dengan 8 jam kerja. Kedai Hulubalang menyediakan 70 menu mulai dari makanan sampai minuman. “Jika menu tersebut hanya berbagai menu tidak masalah, semakin banyak turunan masakan akan semakin menurunkan cost,”tutur Chef Lucky Suherman. Kedai Hulubalang mempunyai beberapa menu seafood mulai dari udang sampai dengan ikan dengan penyimpanan bahan makanan yang tepat disimpan dalam frozen. Jika ada bahan makanan yang jangka waktunya sampai seminggu belum habis, contohnya ikan, maka sang chef akan menyuruh waiters tersebut untuk menawarkan di awal pelanggan itu pesan agar bahan yang digunakan tidak dibuang dan dapat meminimalisir pengeluaran. Kedai Hulubalang setiap harinya mengadakan briefing dengan para karyawan untuk mengevaluasi bahan makanan apa saja yang sudah sold out, apa yang harus dijual, dan memotifasi para karyawan agar lebih semangat dalam bekerja.

ada proses pemesanan bahan makanan, Kedai Hulubalang sekali memesan beef sebanyak 10 kg dan langsung dibuat slice untuk mempermudah proses memasak. Beef tersebut setiap harinya dibagi menjadi 5 pack dan disimpan dalam chiller. Tetapi jika bahan tersebut habis maka yang diambil terlebih dahulu yang di dalam frozen untuk efisiensi. Bahan baku tersebut bahaya jika yang di dalam frozen itu habis tidak akan ada stocknya lagi, lebih baik disimpan dalam chiller agar ada minimum stock yang disimpan dalam frozen. System First In First Out harus selalu diterapkan untuk memudahkan prosedur kerja. K-14

Artikel Lainnya

  • Ags 02, 2019

    Bahan Pangan Pembentuk Rasa Umami

    Awalnya, manusia hanya mengenal empat rasa dasar, yaitu manis, asin, asam, dan pahit. Namun sejak seratus tahun yang lalu telah ditemukan komponen rasa dasar kelima, yakni umami. Untuk lebih mempermudah mendeskripsikan rasa umami, sering digunakan istilah ‘gurih’. Keberadaan umami sangat penting dalam menciptakan rasa yang enak. ...

  • Ags 02, 2019

    Peluang Bisnis Pasta di Industri Kuliner Indonesia

    Tren kuliner sangat mudah masuk dan berkembang dari satu negara ke negara lain akibat banyak faktor, salah satunya pertukaran budaya. Semakin berkembangnya dunia kuliner juga menjadikan para pelaku industri ini saling berlomba-lomba menghadirkan inovasi dari tren-tren yang ada. Menggabungkan masakan dari luar negeri dengan bahan-bahan khas negeri sendiri sudah banyak ditemui di berbagai tempat di Indonesia. Salah satu masakan khas negara lain yang dipadu-padankan dengan ingridien khas nusantara ialah olahan pasta.    Terdapat berbagai macam olahan pasta, seperti lasagna, fettucine, makaroni keju, dan spagheti. Meskipun olahan pasta ini disukai hampir semua golongan mulai dari anak-anak hingga orang dewasa, namun masih jarang pelaku bisnis kuliner menengah ke bawah yang menyediakan menu pasta.    “Olahan pasta di kalangan masyarakat kita dianggap sebagai masakan yang mewah, mahal, pembuatannya ribet, sehingga minim penjual. Padahal kenyataannya, pembuatan olahan pasta cukup mudah, harga bahan-bahannya juga cukup terjangkau dan pastinya mudah didapatkan. Selain itu, olahan pasta bisa disesuaikan dengan lidah masyarakat Indonesia dengan menambah bahan-bahan yang kita punya, seperti spagheti rasa kari dan rendang, makaroni tuna, dan sebagainya,” terang Pasta Expert, Chef Ade Rachmat dalam Pelatihan Usaha Kuliner Pasta yang diselenggarakan oleh Indofood, bertempat di Bogor pada 1 Agustus 2019.   Pelatihan Usaha Kuliner Pasta ini sudah diadakan sejak 1 Juli lalu dan berakhir pada hari ini (1/8), dengan menghadirkan 34 peserta yang bergerak dalam bidang kuliner untuk mengikuti pelatihan memasak olahan pasta secara gratis.    Meskipun terbilang cukup mudah, namun ada beberapa aspek yang harus diperhatikan dalam mengolah pasta. “Terdapat beberapa hal penting dalam mengolah pasta agar menjadi olahan yang istimewa, antara lain cara memasak, tingkat kematangan, proses penirisan, penyimpanan pasta kering, dan penyimpanan pasta matang harus diperhatikan. Selain itu, pilih bahan-bahan yang sudah disesuaikan dengan kebutuhan biaya, namun tentunya tidak boleh mengesampingkan kualitas. Bahan-bahan yang dirasa cukup mahal bisa disubtitusi dengan bahan lain yang memiliki funsgi sama namun lebih terjangkau,” jelas Ade. KI-37 ...

  • Ags 01, 2019

    Tips Menurunkan Penggunaan Garam

    Penggunaan garam secara berlebihan berpotensi mendatangkan beberapa penyakit seperti hipertensi dan penyakit jantung.  Pembatasan asupan garam tidak sesulit yang dibayangkan. Berikut beberapa tip yang dapat diterapkan untuk mengurangi penggunaan garam dalam masakan, di antaranya: i) memodifikasi penggunaan garam dapur, menggunakan bumbu dan rempah-rempah seperti seledri, daun bawang, daun salam, untuk meningkatkan cita rasa masakan tanpa harus menambah garam; ...

  • Jul 31, 2019

    Cara Bijak Mengonsumsi dan Menyiapkan Menu Berbasis Daging

    Mengonsumsi daging diusahakan tidak setiap hari untuk menghindari penumpukan lemak jenuh dan kolesterol di dalam tubuh. Konsumsi daging harus diimbangi dengan makanan berserat seperti sayuran dan buah-buahan. Konsumsi daging sebaikya berganti-ganti antara daging sapi dan ayam (unggas). Sebagian ahli mengatakan daging putih lebih sehat daripada daging merah. Daging yang dimasak secara matang lebih mudah dicerna dibandingkan daging setengah matang.   ...

  • Jul 30, 2019

    Ragam Kondimen Pendamping Masakan Daging

    Selain bumbu yang menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam suatu masakan, juga terdapat bahan-bahan yang menjadikan masakan tersebut kurang lengkap jika tidak menggunakannya. Bahan-bahan tersebut ialah kondimen, yang merupakan bahan makanan yang berjumlah sedikit dan berfungsi sebagai pelengkap maupun penyerta hidangan. ...