One Stop Entertainment at Pisa Cafe & Resto (more)



Pisa Café & Resto yang berlokasi di Jl. Tebet Raya No.58 Jakarta, menawarkan konsep Italian Food and One Stop Entertaiment. Mengapa One Stop Entertaiment? Pisa Café n Resto menyediakan fasilitas DJ, Room Karaoke, Live Music yang diadakan setiap hari Rabu dengan konsep Romantic Music, Jumat dengan konsep Jazz Pop, dan hari Sabtu dengan konsep Top 41 yang bertempat dilantai 1.

Pisa Café n Resto menarik perhatian para customer dengan life style, free wifi, life band, and interior design yang cozy cocok untuk tempat nongrongnya anak muda ataupun untuk meeting. Pisa café & Resto merupakan bisnis frenchise yang sudah mempunyai 8 frenchise,diantaranya berada di Cilandak Town Square, Mahakam, Menteng, Pluit Junction, Alam Sutra, dan Tebet tentunya. Selain di Jakarta, Pisa Café & Resto ini juga berada di Semarang, samarinda, Medan,dan Surabaya.
Pisa Café n Resto Tebet menawarkan menu yang menjadi andalan yang hanya ada di Pisa café & Resto Tebet, seperti aneka ice cream, pizza, pasta, steak, dan aneka olahan nasi pada umumnya. Steak yang ditawarkan ada Lamb Shank yaitu steak yang terbuat dari daging domba. Pasta yang ditawarkan seperti Trio Pasta yaitu 3 macam pasta yang dijadikan 1 disajikan untuk 2 orang karena penyajiannya yang menggunakan piring cukup besar dan setiap item pasta yang ditawarkan mempunyai berat sekitar 50 g per pasta, diantaranya Pene Bolognise, Fettucini Al Salmone, dan Spagethi Chicken Cream Pezto (cream seafood).

Selain itu, Pisa Café and Resto juga menyediakan aneka moctail seperti Estate perpaduan antara kiwi, peach, orange, dan watermelon yang di shake dan disajikan sesuai warnanya. Pisa café & Resto juga menyediakan aneka snack, seperti Cacino yaitu snack yang berbahan dasar dari pizza diberi virgin oil dan parmesan cheese. Setiap bulannya Pisa café & resto menawarkan promo makanan atau minuman khusus yang disajikan, seperti Smoke On The Water yaitu bir yang dipadukan dengan cocktail yang terbuat dari campuran bir, fodca, dan grenadine syrup.

Pisa Café & Resto berkapasitas 50 orang untuk di lantai 1, 100 orang untuk di lantai 2, dan 50 untuk di lantai 3. range harga yang ditawarkan cukup terjangkau,mulai dari Rp 30.000 sampai Rp 100.000 untuk makanannya, Rp 15.000 sampai Rp 100.000 untuk minumannya. Pisa Café & Resto juga menyediakan aneka minuman beralkohol. Pisa Café & resto menyediakan menu buffet mulai dari Belissima Rp 65.000/orang, Marvelloas Rp 75.000/orang, dan Deliciosa Rp 85.000/orang. Eren mengatakan,”Menu tersebut bisa disesuaikan dengan budget tamu yang datang ingin mencicipi hidangan tersebut”. Pisa café & Resto sangat berhati-hati memilih bahan baku yang akan dipergunakan. Pisa Café & Resto hamper 90 % menggunakan bahanbahan import, karena Pisa Café & resto ingin menampilkan kualitas yang terbaik untuk para pelanggannya. Bahan baku tersebut diperoleh dari tangan supplier yang berkualitas. Training yang wajib dijalankan oleh para karyawan Pisa Café &
Resto untuk menjaga mutu, kualitas, dan higienitas produk yang ditawarkan, terutama untuk bagian kitchen. Bahan baku disimpan ditempat yang baik. “Setiap bahan baku yang dipergunakan tidak asal pilih, asal taruh, dan asal pergunakan, harus
dengan perlakuan khusus,”tutur Eren Susanto Floor Manager Pisa café & Resto Tebet. Target market Pisa Café & Resto mulai dari menengah keatas hingga kawula muda, Eren menambahkan, “Pisa Café & Resto menawarkan kenyamanan, keindahan, dan tata ruang yang baik.” K-14.

Artikel Lainnya

  • Nov 21, 2018

    Resmi Dibuka, SIAL Interfood 2018

    Industri kuliner kian berkembang di Indonesia. Berkembanganya industri kuliner di Indonesia membuat wisatawan mancanegara tertarik untuk menjadikan Indonesia sebagai destinasi wisata. Bahkan, wisata kuliner menempati 30% dari total pengeluaran atau belanja wisatawan. Dengan kata lain, industri kuliner sebagai salah satu penyumbang besar devisa negara.    "Industri kuliner menjadi salah satu daya tarik pariwisata tanah air. Dengan adanya pameran SIAL INTERFOOD 2018 ini, akan berdampak positif terhadap peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara. Acara ini juga akan menjadi ajang promosi dan informasi yang mampu mendorong kemajuan wisata kuliner nasional," terang Plt Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I kementerian pariwisata RI, Dra. Ni Wayan Giri A. M.Sc, dalam upacara pembukaan pameran SIAL INTERFOOD 2018 yang di selenggarakan di Jakarta pada 21 November 2018.   Pameran yang berlangsung selama empat hari ini mentargetkan 75.000 pengunjung dan akan dimeriahkan beragam program menarik. Program-program tersebut di antaranya SIAL Innovations, yaitu program acara yang memberikan penghargaan tertinggi kepada peserta atas inovasi terbaik untuk produk makanan dan industri pendukungnya, seperti pengemasan dan kontainer. Selain itu juga ada kompetisi dan perlombaan dalam bidang patiseri, teh, dan kopi yang bekerjasama dengan berbagai asosiasi.  Tidak sampai di situ, SIAL INTERFOOD juga menyelenggarakan berbagai seminar dan workshop dengan mengangkat topik yang berkaitan dengan tantangan keamanan pangan, penanganan limbah, dan pengembangan bisnis kuliner di Indonesia. KI-37 ...

  • Nov 05, 2018

    Pengenalan Sertifikasi Halal Untuk Produsen Pangan Skala UMKM

    Jaminan produk halal merupakan salah satu hal yang dipertimbangkan pada pola konsumsi pangan saat ini. Pergeseran tren ini menjadikan pemerintah berencana menerapkan kewajiban sertifikasi halal pada bulan Oktober 2019 mendatang.    Produk pangan yang diolah dari bahan halal sekalipun tetap harus memiliki sertifikasi halal agar dapat dipasarkan ke masyarakat. Implementasi kebijakan tersebut perlu menjadi perhatian karena kapasitas produksi pangan sangat beragam, mulai dari yang besar (industrial) hingga skala UMKM.    Penerapan sertifikasi halal bagi produsen pangan skala UMKM inilah yang perlu diperhatikan dan difasilitasi oleh pemerintah. “Masyarakat perlu dipahamkan tentang pentingnya jaminan produk halal beserta nilai tambah produk apabila memiliki sertifikasi halal.   Produsen UMKM banyak yang belum memperhatikan hal ini karena sertifikasi halal sampai sekarang masih bersifat sukarela,” jelas Desi Triyanti dari LPPOM MUI dalam acara Pengenalan Sertifikasi Halal Untuk UMKM sebagai rangkaian Indonesia Halal Expo (Indhex) 2018 yang diadakan pada 3 November 2018 di Smesco Convention Hall Jakarta.    Desi menekankan bahwa ada tiga hal yang harus ada untuk mempercepat proses sertifikasi halal bagi UMKM yaitu kejujuran dalam proses audit, kesadaran produsen untuk menggunakan bahan halal, dan adanya ketertelusuran komponen produk yang dihasilkan.    Partisipasi aktif para produsen pangan merupakan kunci penting keberhasilan sertifikasi. Selain dari pihak produsen, LPPOM MUI juga memfasilitasi pengajuan proses sertifikasi produk halal melalui aplikasi Cerol yang lebih efektif dan efisien. Fri-36 ...

  • Nov 03, 2018

    Jaminan Halal Ingredien Berbasis Protein

    Dalam industri pangan, obat-obatan, dan kosmetik, banyak digunakan ingredien yang diproduksi dari sumber protein hewani seperti gelatin, kolagen, dan kondroitin. Pada mulanya sebagian ingredien tersebut diproduksi dari sumber non-halal. Namun saat ini, tren konsumen khususnya pada umat muslim telah bergeser ke arah tuntutan jaminan produk halal sehingga diperlukan suatu perubahan yang menyeluruh terhadap sistem produksi ingredien tersebut.   ...

  • Nov 01, 2018

    Indonesia sebagai Pusat Produk Halal Dunia

    Indonesia tengah bersiap sebagai pusat produk halal dunia. Masyarakat Indonesia yang mayoritas beragama Islam membuat hal tersebut sangat potensial untuk dikembangkan. Untuk memperkenalkan langkah tersebut, diadakan Indonesia Halal Expo (INDHEX) 2018 yang menghadirkan berbagai macam acara seperti pameran, seminar, dan juga gelar wicara. ...

  • Okt 29, 2018

    Rempah-Rempah Indonesia Membumbui Dunia

    Kekayaan rempah-rempah Indonesia tanpa disadari membumbui pangan dunia. Sejarah menceritakan bahwa bangsa-bangsa Eropa dan Jepang menjajah nusantara salah satu tujuan utamanya adalah untuk mendapatkan rempah-rempah Indonesia seperti lada dan pala. Hingga saat ini pun kuliner dan industri pangan tak akan lepas dari rempah-rempah sebagai penghasil flavor spesifik. Dosen Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Gadjah Mada,  Supriyadi mengatakan, "Inilah 4 primadona rempah Indonesia: cengkeh, pala, kayu manis, kemudian lada." Ada beberapa bagian tanaman Indonesia yang digunakan sebagai rempah-rempah diantaranya akar, umbi, daun, kulit batang, bunga, dan buah. Adapun pemanfaatan bumbu bisa dalam bentuk segar, kering, saus, dan oleorosin. Nur ...