Gudeg Ceker



Bahan:
750 g nangka muda, kupas, potong-potong
500 ml air kelapa
750 ml santan kental dari 2 btr kelapa
4 btr telur, rebus matang, kupas
5 teh celup, seduh dalam 300 ml air mendidih selama 3 menit
150 g gula merah
6 lembar daun salam
1 ruas jari lengkuas, memarkan
100 g daging sapi, potong-potong
10 ceker ayam, cuci bersih

Haluskan:
12 btr bawang merah
6 siung bawang putih
8 btr kemiri, sangrai
1 sdm ketumbar, sangrai
1 sdt garam

Cara membuat:
1. Cuci bersih nangka, rebus sebentar dengan air kelapa, angkat
2. Masukkan air teh, telur, bumbu halus, gula merah, daging sapi, dan ceker ayam.


Tambahkan santan dan tutup pancinya. Masak dengan api sedang hingga gudeg matang dan ceker lunak, angkat.


Sajikan dengan nasi hangat.

Untuk: 6 porsi

Tips: akan lebih sempurna jika dimasak dengan panci slow cooker.



Gudeg ceker khas Yogya yang memiliki rasa
cukup lezat dengan karakter bumbunya yang
khas. Untuk santan bisa juga menggunakan santan instan. Santan merupakan sumber rasa gurih, disamping dari kaldu ceker ayam dan sapi. Penambahan teh dapat memperkaya rasa gudeg tersebut.

Artikel Lainnya

  • Okt 06, 2018

    Tren Specialty Tea Indonesia

    Specialty tea merupakan teh berkualitas tinggi yang dibuat dari pucuk muda tanaman teh....

  • Okt 06, 2018

    Menu Engineering dalam Bisnis Waralaba

    Menjalankan waralaba tentu diperlukan beberapa aspek yang menyertai....

  • Okt 04, 2018

    Konsep Baru Industri Horeka Indonesia

    Perkembangan industri jasa boga saat ini semakin intensif di Indonesia....

  • Okt 01, 2018

    Pameran Bisnis Waralaba & Kafe Terbesar di tahun 2018

    Gaya hidup masyarakat Indonesia saat ini dan pertumbuhan ekonomi kelas menengah mendorong kinerja industri pengolahan kopi di dalam negeri hingga mengalami peningkatan yang signifikan. Kopi Indonesia banyak digemari dan menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Indonesia. Salah satu cara modern untuk menikmati kopi adalah dengan datang ke kafe. Pertumbuhan konsumsi produk kopi olahan di dalam negeri meningkat rata-rata lebih dari 7% pertahun. Melihat hal tersebut, tidak mengherankan apabila perkembangan bisnis kafe di Indonesia begitu menjanjikan. Kafe kini bukan hanya sebagai tempat untuk menikmati kopi namun telah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat Indonesia. ...

  • Sep 22, 2018

    Sehat Tidak Selalu Tidak Enak

    Paradigma terhadap makanan yang menyehatkan masih erat dengan rasa yang tidak enak dan tidak menarik untuk dikonsumsi. Guna mendobrak paradigma tersebut, diperlukan usaha dari para pelaku kepentingan seperti praktisi kesehatan, pelaku kuliner, dan juga konsumen sebagai target utama mengubah paradigma tersebut. ...