Label Halal Meningkatkan Daya Saing



 

The 1 st International Halal Business & Food Expo (IHBF) 2010 dibuka 23 Juli oleh Wakil Presiden Republik Indonesia, Prof. Dr. Boediono di Jakarta Convention Center (JCC). Diawali dengan sambutan Ketua MUI,
Drs. H. Amidhan Saberah. IHBF berlangsung selama 3 hari, tidak hanya menampilkan perusahaan yang memamerkan kehalalan untuk produknya tetapi diharapkan menjadi tempat pertemuan para pebisnis yang peduli akan kehalalan.

Kementerian Industri menganjurkan produsen di Indonesia untuk mencantumkan label halal pada produknya. Selain untuk meningkatkan daya saing antar produk yang dihasilkan, label halal juga bisa memperluas pasar baik di dalam maupun luar negeri. Diketahui pula di negara lain yang muslimnya minoritas seperti Eropa dan Amerika sudah ada HalMa, yaitu halal market.

Syarat pelaku usaha bisa mendapatkan sertifikasi halal adalah harus memenuhi kriteria yang telah ditetapkan, seperti halal dari segi bahan baku, proses produksinya terhindar dari kontaminasi silang dan produk tersebut tidak boleh imitasi dari produk haram.

Majalah FOODREVIEW INDONESIA dan KULINOLOGI INDONESIA yang turut berpartisipasi dalam pameran IHBF 2010 di Jakarta Convention Center mendapat sambutan hangat dari para pengunjung. K-13

Artikel Lainnya

  • Apr 13, 2018

    Clean eating pada Menu Balita

    Clean eating pada menu balita dapat menjadi salah satu cara untuk memenuhi asupan gizi balita....

  • Apr 12, 2018

    Hidup Sehat Mencegah Penyakit Degeneratif

    Ada yang bilang, kondisi masa tua merupakan cerminan dari apa yang kita konsumsi di masa muda....

  • Apr 11, 2018

    Menyusun Menu Terpadu

    Dalam menjalankan bisnis restoran, hal-hal kecil yang luput diperhatikan dapat menyebabkan beberapa kendala yang signifikan....

  • Apr 10, 2018

    Tepat Menangani Katering

    Menangani katering berbeda dengan menangani sarapan setiap paginya....

  • Apr 10, 2018

    Fun Kitchen Festival: Sarana Informasi Kuliner Indonesia

    Memadukan cita rasa memang bukan perkara yang mudah tetapi, bukan berarti pula tidak mungkin untuk dilakukan. Dengan teknik, pengolahan, serta pengetahuan terhadap bahan yang tepat sebuah hidangan baru yang merupakan pencampuran dari dua hal yang berbeda. Tidak melulu soal rasa, pencampuran juga terkadang memberikan sentuhan pada penampilan maupun ukuran. Hal tersebutlah yang ingin diusung pada Fun Kitchen Festival yang mengangkat tema “Trend Modern and Traditional Food & Beverages 2018” acara yang diselenggarakan pada 13-18 Maret 2018 lalu di Atrium Tengah Mall Taman Anggrek ini berlangsung sangat meriah dengan dihadiri peserta  dari segala latar belakang. ...