Cake for Special Occasion Holland Bakery



 

Menyambut bulan ramadhan, industri jasa boga -termasuk industri bakery melakukan persiapan khusus. Contohnya seperti yang dilakukan oleh Holland Bakery. Namun menurut Kepala Penjualan Holland Bakery Bogor, Luthfi Ashari, persiapan khusus tersebut tidak sulit karena sudah mengikuti tren dari tahun ke tahun.

Salah satu promosi yang dilakukan oleh Holland Bakery Bogor adalah jika konsumen membeli 2 sampai 5 item akan mendapatkan teh gratis. “Kami bekerja sama dengan perusahaan minuman,” kata Luthfi.

Selain itu, Holland Bakery juga menyiapkan menu khusus untuk puasa seperti cake dan roti kurma yang hanya ada pada bulan puasa. Tidak hanya itu, untuk acara-acara khusus Holland Bakery juga membuat parsel. “Kami membuat parsel yang isinya tergantung pesanan, seperti kue kering, brownis, dan lapis. Kue keringnya antara lain kue nastar, kastengel, putri salju, cokelat hati, dan produk baru cookies yang berbentuk tabung,” tambah Luthfi. Setiap tahunnya Holland Bakery mempunyai motif yang berbeda untuk cake yang disesuaikan dengan kebutuhan. Pada bulan ramadhan Holland Bakery menyediakan cake yang berbentuk ketupat atau masjid. Selain itu, adapula cake blackforest, lemon cake, tiramisu, mocca cake, dan lapis Surabaya.
Permintaan menjelang hari raya untuk hantaran lebaran meningkat sekitar 100%. Biasanya peningkatan terjadi 2 atau 3 hari sebelum lebaran. Baik itu yang dibeli langsung maupun dipesan terlebih dahulu. Namun, pihak Holland Bakery biasanya menyiapkan produk 10 % lebih banyak dibanding tahun sebelumnya. Karena setiap tahunnya mengalami peningkatan.

Mempertahankan mutu

Pemasaran dilakukan tidak hanya di outlet Holland saja, tapi juga ke supermarket. Holland Bakery konsisten menjaga mutu produknya dengan mempertahankan resep yang ada. Bahan baku Holland Bakery dikirim dari pusat, hanya saja produksinya bisa di outlet. Produksi cake biasanya dari pusat. Outlet hanya membuat roti saja. “Kami mengikuti selera konsumen walaupun kebanyakan konsumen lebih menyukai produk lama -seperti black forest,” imbuh Luthfi. Menurutnya setiap outlet mempunyai standar yang sama, hanya cara menjalankannya yang berbeda. Selera konsumen berbeda, jadi tidak menutup kemungkinan antara satu outlet dengan outlet yang lainnya mempunyai perbedaan dari cara pengolahan. Seperti halnya konsumen Bogor dan Bekasi berbeda. Konsumen Holland Bakery Bekasi lebih menyukai roti yang sedikit gelap, namun konsumen Holland Bogor tidak. Jadi pengolahannya disesuaikan dengan konsumen, tetapi dengan resep sama.

Untuk mengantisipasi roti tidak habis, maka Holland Bakery memperhitungkan waktu pemanggangan. Pemanggangan dilakukan pada sore hari agar fresh untuk sarapan pagi.

Sedangkan untuk hantaran, pada saat lebaran Holland bakery mempunyai parcel yang berisi kue kering dan cake tergantung pesanan. Seperti, aneka kue kering, bika ambon, yang setiap harinya selalu ada pemesanan. Kue kering yang paling banyak dipesan adalah kue nastar dan kastengel yang dikemas sesuai dengan tema.

Setiap minggu Holland Bakery di audit oleh pusat untuk mengecek konsistensi mutu dan kualitas antar counter. Dari segi berat roti, ukuran roti, bentuk roti, tidak lupa hygiene dan sanitasi untuk menjaga mutu dan kualitas produk dari Holland Bakery tetap terjaga dengan baik. K-13

Artikel Lainnya

  • Nov 21, 2018

    Resmi Dibuka, SIAL Interfood 2018

    Industri kuliner kian berkembang di Indonesia. Berkembanganya industri kuliner di Indonesia membuat wisatawan mancanegara tertarik untuk menjadikan Indonesia sebagai destinasi wisata. Bahkan, wisata kuliner menempati 30% dari total pengeluaran atau belanja wisatawan. Dengan kata lain, industri kuliner sebagai salah satu penyumbang besar devisa negara.    "Industri kuliner menjadi salah satu daya tarik pariwisata tanah air. Dengan adanya pameran SIAL INTERFOOD 2018 ini, akan berdampak positif terhadap peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara. Acara ini juga akan menjadi ajang promosi dan informasi yang mampu mendorong kemajuan wisata kuliner nasional," terang Plt Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I kementerian pariwisata RI, Dra. Ni Wayan Giri A. M.Sc, dalam upacara pembukaan pameran SIAL INTERFOOD 2018 yang di selenggarakan di Jakarta pada 21 November 2018.   Pameran yang berlangsung selama empat hari ini mentargetkan 75.000 pengunjung dan akan dimeriahkan beragam program menarik. Program-program tersebut di antaranya SIAL Innovations, yaitu program acara yang memberikan penghargaan tertinggi kepada peserta atas inovasi terbaik untuk produk makanan dan industri pendukungnya, seperti pengemasan dan kontainer. Selain itu juga ada kompetisi dan perlombaan dalam bidang patiseri, teh, dan kopi yang bekerjasama dengan berbagai asosiasi.  Tidak sampai di situ, SIAL INTERFOOD juga menyelenggarakan berbagai seminar dan workshop dengan mengangkat topik yang berkaitan dengan tantangan keamanan pangan, penanganan limbah, dan pengembangan bisnis kuliner di Indonesia. KI-37 ...

  • Nov 05, 2018

    Pengenalan Sertifikasi Halal Untuk Produsen Pangan Skala UMKM

    Jaminan produk halal merupakan salah satu hal yang dipertimbangkan pada pola konsumsi pangan saat ini. Pergeseran tren ini menjadikan pemerintah berencana menerapkan kewajiban sertifikasi halal pada bulan Oktober 2019 mendatang.    Produk pangan yang diolah dari bahan halal sekalipun tetap harus memiliki sertifikasi halal agar dapat dipasarkan ke masyarakat. Implementasi kebijakan tersebut perlu menjadi perhatian karena kapasitas produksi pangan sangat beragam, mulai dari yang besar (industrial) hingga skala UMKM.    Penerapan sertifikasi halal bagi produsen pangan skala UMKM inilah yang perlu diperhatikan dan difasilitasi oleh pemerintah. “Masyarakat perlu dipahamkan tentang pentingnya jaminan produk halal beserta nilai tambah produk apabila memiliki sertifikasi halal.   Produsen UMKM banyak yang belum memperhatikan hal ini karena sertifikasi halal sampai sekarang masih bersifat sukarela,” jelas Desi Triyanti dari LPPOM MUI dalam acara Pengenalan Sertifikasi Halal Untuk UMKM sebagai rangkaian Indonesia Halal Expo (Indhex) 2018 yang diadakan pada 3 November 2018 di Smesco Convention Hall Jakarta.    Desi menekankan bahwa ada tiga hal yang harus ada untuk mempercepat proses sertifikasi halal bagi UMKM yaitu kejujuran dalam proses audit, kesadaran produsen untuk menggunakan bahan halal, dan adanya ketertelusuran komponen produk yang dihasilkan.    Partisipasi aktif para produsen pangan merupakan kunci penting keberhasilan sertifikasi. Selain dari pihak produsen, LPPOM MUI juga memfasilitasi pengajuan proses sertifikasi produk halal melalui aplikasi Cerol yang lebih efektif dan efisien. Fri-36 ...

  • Nov 03, 2018

    Jaminan Halal Ingredien Berbasis Protein

    Dalam industri pangan, obat-obatan, dan kosmetik, banyak digunakan ingredien yang diproduksi dari sumber protein hewani seperti gelatin, kolagen, dan kondroitin. Pada mulanya sebagian ingredien tersebut diproduksi dari sumber non-halal. Namun saat ini, tren konsumen khususnya pada umat muslim telah bergeser ke arah tuntutan jaminan produk halal sehingga diperlukan suatu perubahan yang menyeluruh terhadap sistem produksi ingredien tersebut.   ...

  • Nov 01, 2018

    Indonesia sebagai Pusat Produk Halal Dunia

    Indonesia tengah bersiap sebagai pusat produk halal dunia. Masyarakat Indonesia yang mayoritas beragama Islam membuat hal tersebut sangat potensial untuk dikembangkan. Untuk memperkenalkan langkah tersebut, diadakan Indonesia Halal Expo (INDHEX) 2018 yang menghadirkan berbagai macam acara seperti pameran, seminar, dan juga gelar wicara. ...

  • Okt 29, 2018

    Rempah-Rempah Indonesia Membumbui Dunia

    Kekayaan rempah-rempah Indonesia tanpa disadari membumbui pangan dunia. Sejarah menceritakan bahwa bangsa-bangsa Eropa dan Jepang menjajah nusantara salah satu tujuan utamanya adalah untuk mendapatkan rempah-rempah Indonesia seperti lada dan pala. Hingga saat ini pun kuliner dan industri pangan tak akan lepas dari rempah-rempah sebagai penghasil flavor spesifik. Dosen Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Gadjah Mada,  Supriyadi mengatakan, "Inilah 4 primadona rempah Indonesia: cengkeh, pala, kayu manis, kemudian lada." Ada beberapa bagian tanaman Indonesia yang digunakan sebagai rempah-rempah diantaranya akar, umbi, daun, kulit batang, bunga, dan buah. Adapun pemanfaatan bumbu bisa dalam bentuk segar, kering, saus, dan oleorosin. Nur ...