Egg Shakers Konsep Sarapan Praktis dan Sehat



 

Oleh Yayasan Omar Taraki Niode

Sarapan pagi sering kali dilewatkan oleh banyak penduduk di kota besar terutama karena dibutuhkan waktu yang tidak sedikit untuk memasak sarapan yang bergizi, sehat dan nikmat.

Sebuah tim mahasiswa dari Jurusan Ilmu dan Teknologi Pangan di University of California, Davis, Amerika Serikat merancang Egg Shakers -sebuah konsep sarapan praktis dan sehat yang kemudian menjadi juara kedua kompetisi bisnis yang diadakan oleh universitas tersebut.

Egg Shakers adalah kemasan menarik dengan bentuk unik yang berisi telur acak lengkap dengan potongan-potongan kecil daging, keju, paprika dan bawang, yang dapat disimpan di lemari pendingin. Hanya membutuhkan waktu kurang dari dua menit dengan menggunakan microwave, produk ini sudah siap disajikan.
Satu kemasan Egg Shakers setara dengan dua telur dadar dengan kandungan gizi kurang dari 3 gram lemak, kurang dari 130 kalori, 17 gram protein, 3 gram serat, kurang dari 14 mg kolesterol serta 400 mg sodium.

Dari sisi investasi, pengembangan Egg Shakers sebagai bisnis tidak membutuhkan modal awal yang tinggi, dapat cepat dijual dan memiliki pasar yang luas.

Yayasan Omar Taraki Niode melaksanakan berbagai program untuk turut meningkatkan kualitas sarana pendidikan serta jumlah sumberdaya manusia Indonesia yang handal dan berkualitas di bidang pangan dan pertanian.
Email: info@omarniodefoundation.org

Artikel Lainnya

  • Mar 21, 2019

    Tepat Menyimpan Produk Bakeri

    Teknik pendinginan merupakan metode yang sering digunakan untuk memperpanjang umur simpan produk pangan. Prinsipnya sangat sederhana, yakni menghambat pertumbuhan mikroba. Aplikasi penurunan suhu ini sangat luas digunakan dalam berbagai produk pangan, termasuk produk bakeri seperti kue,roti, patiseri, dan lainnya.   ...

  • Mar 20, 2019

    Diet Keto dari Sisi Gizi dan Kesehatan

    Diet keto memang dianggap efektif menurunkan berat badan (Campos, 2017). Dari segi gizi, diet keto menekankan pola asupan tinggi lemak, tapi rendah karbohidrat. Diet ini mengandalkan lemak serta protein hewani sebagai sumber energi utama dalam tubuh. Asupan karbohidrat yang berkurang drastis ini akan menyebabkan tubuh kekurangan karbohidrat dan gula, proses inilah yang disebut dengan ketosis. ...

  • Mar 19, 2019

    Upaya Menghindari Foodborne Diseases

    Sebagian besar foodborne patogen lebih menyukai lingkungan yang hangat, walaupun bisa tumbuh dalam kisaran suhu yang luas. Suhu di atas 40C dan di bawah 600C sering diacu sebagai zona berbahaya, karena bakteri patogen seperti E. Coli, Salmonella dan Listeria monocytogenes dapat berkembang biak pada suhu tersebut, sehingga menyebabkan penyakit. Menyimpan produk pangan pada suhu refrigerasi yang tepat pada suhu di bawah 40C dan memanaskan pada suhu diatas 600C, adalah usaha yang direkomendasikan agar terhidar dari foodborne disease. Oleh karena itu, penanganan pangan dari mulai bahan baku hingga distribusi harus memenuhi pedoman penanganan yang tepat, seperti: ...

  • Mar 18, 2019

    Alternatif Pola Hidup Sehat dengan Diet Ketogenik

    Diet ketogenik adalah pola konsumsi dengan tinggi lemak, cukup protein, dan rendah karbohidrat yang akan menyediakan cukup protein untuk pertumbuhan tetapi kurang karbohidrat untuk kebutuhan metabolisme tubuh. Dengan demikian, tubuh akan menggunakan lemak sebagai sumber energi, yang pada prosesnya akan menghasilkan senyawa keton. Komposisi ketogenik menyaratkan porsi lemak tinggi (75-80%), porsi protein sedang (15% – 20%), dan porsi karbohidrat rendah (5% – 10%). ...

  • Mar 15, 2019

    Menu sebagai Alat Penjual

    Menu dalam bisnis pangan di industri hotel, restoran, katering, dan bakeri (horekaba) merupakan sarana pemasaran yang penting. Menu dapat digunakan sebagai gambaran dari produk yang ditawarkan. Perencanaan menu dibuat dengan menyusun daftar secara spesifik , yaitu menentukan makanan tersebut dibuat untuk satu periode makan (sarapan, makan siang, dan makan malam) atau untuk sehari penuh termasuk snack.   ...