Kurma Pilihan Manis untuk Berbuka Puasa



 

Keberadaannya selalu dicari, terutama di saat bulan Ramadhan tiba.

Buah berwarna cokelat tua ini memang selalu jadi primadona di bulan puasa. Daging buahnya yang lembut dan manis, mampu memikat lidah. Selain itu, kandungan gizi di dalam kurma yang sangat baik untuk tubuh, serta jenisnya yang beragam, membuat buah ini dapat diolah menjadi beragam sajian. Sebut saja cookies, manisan buah, dessert, hingga hidangan utama seperti nasi briyani atau gulai kambing. Diberi tambahan kurma, membuat cita rasanya jadi istimewa.

Khasnya Timur Tengah

Buah yang berasal dari tumbuhan golongan pohon palem (Phoenix dac-tylifera) Aslinya, memang hanya ada di wilayah gurun pasir yang panas, seperti di Afrika Utara dan Teluk Persia. Lama kelamaan tumbuhan ini menyebar hingga ke wilayah Timur Tengah lain, seperti tepian sungai Mesopotamia, Mesir, Iran, Irak, Saudi Arabia dan negara Arab bagian timur.

Saking jadi favorit banyak orang, akhirnya tanaman ini pun menyebar hingga ke negeri Islam lain, seperti Pakistan dan Bangladesh. Bahkan, ada juga kurma yang ditanam di Cina, Arizona, dan California (Amerika). Umumnya, negara-negara tersebut mendatangkan bibit kurma dari Arab, kemudian menanam dan mengembangkannya di daerah kering berpasir. Hasil panen kurma inilah yang diekspor ke dunia internasional.

Karena ditanam dari wilayah yang berbeda, maka kualitas rasa kurma yang ada juga berbeda. Meski ditanam dengan varietas yang sama dengan aslinya di Arab, cita rasa kurma yang ditanam di luar daerah gurun pasti tidak akan seenak aslinya. Perbedaan iklim dan unsur hara tanah turut memengaruhi kulitas kurma, termasuk tekstur dan tingkat kelegitannya.

Buah kurma kebanyakan dipanen dari tanaman kurma yang berukuran sedang, dengan tinggi 15-25 m. Pohon kurma yang dibudidayakan biasanya dipangkas ketika tinggi pohonnya mencapai 15 m. Daunnya sendiri menyerupai daun kelapa, berupa tangkai panjang dengan banyak daun. Buahnya berada pada tangkai yang menjuntai. Setiap pohon kurma umumnya menghasilkan 4-5 tangkai buah, dan setiap tangkainya berisi 10-15 kg buah kurma.

Kurma di pasar Dunia

Ada puluhan jenis kurma di dunia, yang digolongkan berdasarkan kepekatan warna, ukuran buah, dan tingkat kemanisan. Untuk warna, dari cokelat muda hingga merah kehitaman, bahkan ada yang kekuningan hingga kehijauan seperti buah anggur. Bentuknya, ada yang bulat seperi kelengkeng, lonjong besar, dan lonjong kecil. Sedangkan, untuk tekstur ada yang lembut (kurma basah), setengah keras, hingga keras atau kering.

Walau ada beragam jenis, sebenarnya kurma hanya terbagi ke dalam tiga kelompok besar, yaitu kurma segar (balah), setengah matang (rhutab), dan kurma matang (tamr). Kurma segar merupakan buah kurma yang belum matang, dan masih berwarna kehijauan. Tekstur kurma jenis ini lunak seperti anggur hijau, karena kadar airnya memang masih sangat tinggi. Kurma ini dipetik bersama tangkainya, dan disimpan dalam keadaan beku supaya proses pematangannya berhenti dan tidak berubah menjadi kecokelatan. Walau cita rasanya cukup sepat, kurma ini sangat populer di tengah masyarakat Arab. Sangat disayangkan, karena umur simpannya pendek, kurma ini jarang ditemukan di luar negara Arab.

Berbeda dari kurma segar, rhutab adalah jenis kurma yang dihasilkan dalam keadaan setengah matang atau setengah kering. Kadar airnya sudah berkurang. Meski begitu, sama halnya dengan kurma segar, kurma ini juga harus disimpan dalam keadaan beku. Makanya, di pasar tanah air, kurma jenis ini jarang dijual di pasar tradisional, melainkan, pasar swalayan atau oultet khusus yang dilengkapi freezer.

Golongan terakhir, adalah tamr. Kurma yang dipanen saat buah sudah dalam kondisi benar-benar tua dan kering secara alami di pohon. Konon, golongan ini paling disukai karena cita rasanya yang legit. Di luar Arab, termasuk Indonesia, kurma ini yang paling mudah ditemukan, karena, ciri daging buahnya memudahkan untuk bawa dari satu tempat ke tempat lain. Daging buahnya kering, teksturnya agak keras, sedikit berserat, dan bijinya mudah dipisahkan dari buahnya. Golongan kurma ini sering disebut sebagai kurma unta atau kurma roti.

Jangan heran jika menemukan begitu banyak penamaan kurma. Kurma juga dinamakan sesuai nama daerah penghasilnya. Sebagai contoh, kurma Asafwi, Ambar, Ajwa yang berasal dari Madinah. Barhi, kurma premium dari Arab, juga Hilali dan Khalas. Dari daerah Tunisia, Deglet Noor terkenal karena aromanya yang lembut dan rasanya tidak terlalu manis. Ada juga kurma Medjool, yang warnanya merah tua dengan daging tebal dan lembut. Dari daerah Irak, ada kurma Asharasi dan kurma khustawi, yang teksturnya setengah keras.

Sarat gizi

Tak berlebihan kiranya jika kurma dianjurkan sebagai ta’jil, sajian manis untuk membatalkan puasa, karena gizinya memang cukup banyak. Para ahli gizi, yang melakukan penelitian kandungan gizi kurma menemukan bahwa buah kurma ini sangat cocok untuk diet. Sebutir kurma mengandung 23 Kalori. 100 gram kurma (sekitar 8-10 butir) mengandung karbohidrat 73,5 g, serat 7,5 g, dan gula 66 g. Sementara, protein hanya 2 g dan lemak 0,45 g. Selain itu, kandungan mineral dan vitamin pada kurma juga sangat banyak dan sarat manfaat untuk tubuh.

Begitu besar kandungan gizi pada kurma, maka anjuran untuk berbuka puasa dengan kurma merupakan hal yang sangat wajar. Karena, kurma bisa menggantikan gula dan kebutuhan gizi yang berkurang selama Anda berpuasa. Makanya, sangat tepat jika buah ini disunahkan oleh Nabi sebagai makanan untuk membatalkan puasa.

Kurma juga dapat dikreasikan menjadi beragam hidangan berbahan dasar kurma. Dari es buah, salad kurma, hingga menu utama bisa Anda cicipi. Untuk manisan buah, Anda cukup menambahkan potongan kurma ke dalam aneka buah-buahan potong. Supaya lebih segar, tambahkan es batu dan siraman sirop ke dalamnya.

Untuk salad, Anda bisa membuat salad apel kurma. Campurkan potongan apel merah dan apel hijau, irisan buah kurma, daun selada bokor, dan kacang almond. Untuk sausnya, gunakan campuran minyak zaitun dan air jeruk lemon, serta sedikit gula pasir. Cita rasanya yang asam dan segar, pas untuk menu berbuka setelah makan berat. Bagi Anda yang gemar makan sajian manis seperti cake, Anda bisa mencampurkan potongan kurma ke dalam adonan cake Anda. Agar lebih milky, beri sedikit susu bubuk ke dalamnya. Untuk mengurangi rasa legitnya, Anda bisa menambahkan daun mint cincang dan parutan kulit jeruk lemon. Mel

Artikel Lainnya

  • Feb 15, 2019

    Dangke: Produk Keju dengan Kearifan Lokal

    Dangke merupakan produk keju tradisional dari susu kerbau khas Sulawesi Selatan dan telah diproduksi sejak tahun 1905. Dangke banyak diproduksi di daerah Enrekang, Curio, Baraka, Anggeraja dan Alla. Menurut cerita, nama Dangke berasal dari bahasa Belanda, “dank u well” yang berarti terimaksih banyak. Saat itu seorang peternak kerbau memberikan olahan fermentasi susu kepada orang Belanda yang sedang melintas dan orang Belanda tersebut mengucapkan “dank je” yaitu ucapan singkat dari “dank u well”. Sejak saat itulah susu fermentasi kerbau ini disebut dangke. Dangke memiliki tekstur yang elastis, berwarna putih, dan memiliki rasa mirip dengan keju pada umumnya. ...

  • Feb 14, 2019

    Costing Menu Summer Fresh

    Summer Fresh merupakan smoothies buah mangga, pisang, dan peach yang dihaluskan dengan tambahan susu dan yogurt. Teksturnya agak kental mengandung butiran halus es buah beku yang dingin, sangat pas disajikan saat siang atau udara panas. Kaya akan vitamin C, kalium, kalsium, dan zat gizi lainnya yang bermanfaat bagi kesehatan. Penambahan yogurt selain memberi rasa asam segar juga memberikan manfaat bagi kesehatan percernaan karena mengandung probiotik. Bahan smothies ini antara lain mangga, peach, pisang, susu segar, dan yogurt. Kandungan gizi per porsinya antara lain; energi 251 kkal, protein 7,6 gram, lemak 8,2 gram, dan karbohidrat 39,8 gram. Berikut adalah costing dari Summer Fresh: ...

  • Feb 13, 2019

    Jus Martabe Khas Sumatra Utara

    Jus martabe merupakan minuman dari Sumatera Utara yang tergolong unik dan jarang dijumpai pada daerah lain. Keunikannya terletak pada bahan dasar yang digunakan yakni terong Belanda dan markisa. Martabe sendiri merupakan singkatan dari Markisa-Terong-Belanda. Jus ini tinggi serat pangan dan pektin, gula buah fruktosa, vitamin C, vitamin E, asam folat, kalium, dan magnesium. Mengonsumsi jus  martabe dapat memperbaiki kekebalan tubuh, meningkatkan kesehatan tulang, mengefektifkan sistem pembersihan racun dalam tubuh, memacu peremajaan sel, menggiatkan fungsi hati dan ginjal, serta mengatasi radang saluran kencing.   ...

  • Feb 12, 2019

    Audit untuk Menjaga Keamanan Pangan Restoran

    Salah satu usaha yang mengombinasikan antara produk dan jasa adalah restoran. Dalam menyajikan menu di restoran perlu adanya proses yang memastikan bahwa prosedur yang telah dibuat sesuai dengan praktiknya. Oleh karena itu, audit sangat dibutuhkan bagi restoran. Tujuan dari proses audit adalah sebagai proses verifikasi untuk memastikan bahwa Sistem Manajemen Keamanan yang dibentuk oleh restoran benar-benar diimplementasikan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. Selain itu, audit juga dilakukan sebagai evaluasi untuk memastikan apakah sistem tersebut masih dapat menjaga produk pangan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan dan untuk kebutuhan sertifikasi atau validasi pengesahan terhadap sistem untuk kebutuhan branding produk maupun persyaratan akan suatu bentuk status komersial.   ...

  • Feb 11, 2019

    Kecukupan Gizi Konsumen Vegetarian

    Konsumen vegetarian biasanya menghindari beberapa makanan khusunya yang menjadi sumber protein hewani. Oleh karena itu, asupan gizi seperti protein yang biasa didapat dari sumber hewani harus digantikan dari sumber lain. Menurut Prof. Ali, masalah terbesar utama yang sangat sering dialami para vegetarian adalah kekurangan asupan protein yang berkualitas dan kekurangan zat besi (Fe). Mereka bisa saja mendapatkan asupan protein dari pangan nabati. Namun, kebanyakan sumber protein dari pangan nabati tidak memiliki nilai biologis yang cukup, sehingga memerlukan proses yang lebih lama agar bisa diserap dengan baik oleh tubuh.   ...