Mengintip Jajanan Khas Banyumas





Apa yang pertama terlintas dipikiran Anda apabila mendengar nama Banyumas disebut ? Bahasa ngapak-ngapak? Obyek wisata Baturraden? Kripik tempe? Mendoan? Atau Sroto?

Banyumas, selain bahasa dan budayanya yang unik juga memiliki beraneka ragam jajanan asli daerah. Pada April mendatang dalam Festival Budaya Nusantara 2012 yang digelar oleh Sekolah Tinggi Akutansi Negara (STAN) di Kampus Jurangmangu pada 1 April mendatang, akan ditampilkan beberapa jajanan asli Banyumas seperti mendoan, gethuk goreng, nopia juga kripik tempe. Tak harus merogoh kocek terlalu dalam karena jajanan tersebut tersedia dengan harga terjangkau.

Mendoan menggunakan tempe khusus dan tepung berkualitas juga rempah-rempah sebagai bumbu sehingga membuat tempe mendoan menjadi jajanan yang gurih dan bergizi. Mendoan sangat lezat bila di santap dalam kondisi hangat menggunakan bumbu kacang atau kecap.

Untuk anda penggemar jajanan yang manis, gethuk goreng dan nopia bisa menjadi alternatif pilihan. Gethuk goreng merupakan jajanan bergizi karena terbuat dari bahan dasar singkong, gula jawa dan tepung. Gethuk goreng ini merupakan salah satu oleh-oleh andalan dari Banyumas. Daerah Sokaraja, Banyumas merupakan pusat pembuatan gethuk goreng ini. Untuk kali ini Anda sangat beruntung, karena tak perlu jauh-jauh pergi ke Banyumas, cukup dengan mengunjungi stan kuliner Banyumas dalam Festival Budaya Nusantara STAN tanggal 1 April 2012 mendatang. K-08

Artikel Lainnya

  • Okt 06, 2018

    Tren Specialty Tea Indonesia

    Specialty tea merupakan teh berkualitas tinggi yang dibuat dari pucuk muda tanaman teh....

  • Okt 06, 2018

    Menu Engineering dalam Bisnis Waralaba

    Menjalankan waralaba tentu diperlukan beberapa aspek yang menyertai....

  • Okt 04, 2018

    Konsep Baru Industri Horeka Indonesia

    Perkembangan industri jasa boga saat ini semakin intensif di Indonesia....

  • Okt 01, 2018

    Pameran Bisnis Waralaba & Kafe Terbesar di tahun 2018

    Gaya hidup masyarakat Indonesia saat ini dan pertumbuhan ekonomi kelas menengah mendorong kinerja industri pengolahan kopi di dalam negeri hingga mengalami peningkatan yang signifikan. Kopi Indonesia banyak digemari dan menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Indonesia. Salah satu cara modern untuk menikmati kopi adalah dengan datang ke kafe. Pertumbuhan konsumsi produk kopi olahan di dalam negeri meningkat rata-rata lebih dari 7% pertahun. Melihat hal tersebut, tidak mengherankan apabila perkembangan bisnis kafe di Indonesia begitu menjanjikan. Kafe kini bukan hanya sebagai tempat untuk menikmati kopi namun telah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat Indonesia. ...

  • Sep 22, 2018

    Sehat Tidak Selalu Tidak Enak

    Paradigma terhadap makanan yang menyehatkan masih erat dengan rasa yang tidak enak dan tidak menarik untuk dikonsumsi. Guna mendobrak paradigma tersebut, diperlukan usaha dari para pelaku kepentingan seperti praktisi kesehatan, pelaku kuliner, dan juga konsumen sebagai target utama mengubah paradigma tersebut. ...