Kekayaan Kuliner Lokal dalam Konsep Sporty Resto





Anda pecinta sport sekaligus doyan makanan enak? Podium Resto dapat menjadi alternatif lokasi nongkrong yang tepat. Sebagai bagian dari Lorin Sentul Hotel yang beralamat di KM 32 Citeureup Bogor, restoran ini menyajikan pemandangan area Sirkuit Internasional Sentul yang menawan. Restoran yang terletak di lobi hotel Lorin ini yang terdiri atas bar dan dining room berkapasitas 100 orang juga dilengkapi dengan fasilitas wifi dan Masjid Assalam yang terdapat di dalam lingkungan Sirkuit. 

Podium Resto dibuka sejak Mei 2011 bersamaan dengan pembukaan hotel sebagai bagian dari room service. Restoran ini menggunakan konsep semi sporty sesuai dengan lokasi hotel. Dekorasi gambar-gambar atlet dan miniatur kendaraan balap menghiasi setiap sudut restoran sehingga menimbulkan kesan sport yang mendalam. Pelayanan yang ramah dan suasana kekeluargaan menambahkan kesan homey sehingga pelanggan betah duduk berlama-lama. Restoran ini juga menyediakan fasilitas live music performance setiap sore sebagai pelepas lelah setelah seharian beraktivitas.

Keunikan Podium Resto adalah pada penggunaan bumbu-bumbu lokal Indonesia dalam setiap resep masakannya. Berbagai resep tradisional Indonesia yang menjadi menu andalan restoran ini diramu oleh Chef Executive Podium Resto, Halim Ermana yang telah malang melintang di dunia kuliner selama lebih dari 25 tahun. Beberapa menu istimewa yang disajikan Ayam Sentul dan Sop Buntut untuk kategori main menu, pisang bakar untuk kategori snack, serta berbagai pilihan jus buah segar. Semua jenis makanan yang disajikan diracik secara istimewa menggunakan bahan-bahan lokal berkualitas tinggi yang terjamin higien dan sanitasinya.

Podium Resto sangat memperhatikan kebutuhan dan permintaan pelanggannya. Sebagaimana diungkapkan oleh Food and Beverage Manager Podium Resto Irwansyah, tren back to local food adalah salah satu tren pangan yang ditangkap oleh dikembangkan oleh manajemen restoran. "Dengan segmen pasar baik tamu lokal maupun mancanegara, penyajian menu-menu andalan lokal Indonesia sekaligus sebagai upaya memperkenalkan kekayaan kuliner lokal Indonesia kepada para pelanggan,"tutur Irwansyah. Meskipun demikian, restoran juga tetap menyediakan menu-menu lain seperti western food seperti steak untuk menu utama dan cocktail serta mocktail untuk jenis minuman sebagai alternatif menu sesuai dengan permintaan pelanggan. Selain itu, program promo menu baru setiap tiga bulan sekali merupakan upaya inovasi menu selain menu andalan yang selalu tersedia. K-35 (yusti)

Artikel Lainnya

  • Okt 06, 2018

    Tren Specialty Tea Indonesia

    Specialty tea merupakan teh berkualitas tinggi yang dibuat dari pucuk muda tanaman teh....

  • Okt 06, 2018

    Menu Engineering dalam Bisnis Waralaba

    Menjalankan waralaba tentu diperlukan beberapa aspek yang menyertai....

  • Okt 04, 2018

    Konsep Baru Industri Horeka Indonesia

    Perkembangan industri jasa boga saat ini semakin intensif di Indonesia....

  • Okt 01, 2018

    Pameran Bisnis Waralaba & Kafe Terbesar di tahun 2018

    Gaya hidup masyarakat Indonesia saat ini dan pertumbuhan ekonomi kelas menengah mendorong kinerja industri pengolahan kopi di dalam negeri hingga mengalami peningkatan yang signifikan. Kopi Indonesia banyak digemari dan menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Indonesia. Salah satu cara modern untuk menikmati kopi adalah dengan datang ke kafe. Pertumbuhan konsumsi produk kopi olahan di dalam negeri meningkat rata-rata lebih dari 7% pertahun. Melihat hal tersebut, tidak mengherankan apabila perkembangan bisnis kafe di Indonesia begitu menjanjikan. Kafe kini bukan hanya sebagai tempat untuk menikmati kopi namun telah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat Indonesia. ...

  • Sep 22, 2018

    Sehat Tidak Selalu Tidak Enak

    Paradigma terhadap makanan yang menyehatkan masih erat dengan rasa yang tidak enak dan tidak menarik untuk dikonsumsi. Guna mendobrak paradigma tersebut, diperlukan usaha dari para pelaku kepentingan seperti praktisi kesehatan, pelaku kuliner, dan juga konsumen sebagai target utama mengubah paradigma tersebut. ...