Gurihnya Restoran Gurih 7



Bogor memang tidak ada habisnya untuk mengoleksi aneka kuliner yang enak, mulai dari pedagang kaki lima hingga ke restoran. Satu lagi dari Kota Bogor yaitu Gurih 7. Restoran bernuansa alam ini menyajikan masakan khas Sunda. Bogor memang identik dengan makanan Sunda yang enak serta murah. Gurih 7 diambil dari angka keberuntungan sang pemilik yang sangat menyukai angka 7. Dan Gurih diambil dari rasa yang dihhasilkan dari makanan yang dihasilkan dari restoran ini.

Memang konsep awal dari restoran ini adalah makanan Sunda. Hal tersebut dapat dilihat dari penataan dekorasi yang terdapat banyak lesehan, alunan suara gending khas Sunda, serta makanannya yang khas Sunda. Tidak hanya itu, Gurih 7 juga menyediakan aneka seafood, namun tetap yang diutamakan adalah makanan khas Sunda. Hampir 100 menu disajikan di Gurih 7.

Yang paling khas dari Restoran ini adalah Gurame dan Ayam Bakakak. “Gurame yang dimiliki oleh Gurih 7 berbeda dengan gurame yang lainnya, Gurih 7 memiliki gurame unggulan yang didatangkan lansung dari supplier di Jawa yang memenuhi spesifikasi, seperti tidak berasa, tidak dikirim dalam keadaan beku, dan dikirim dalam keadaan masih hidup. Gurame tersebut langsung ditampung ke dalam kolam yang tersedia diantara lesehan-lesehan. Konsumen pun dapat melihat langsung cara pengambilan gurame tersebut yang masih segar.

Gurame tersebut tersaji dalam beberapa macam, seperti gurame asam manis, gurame bakar, gurame saus mangga, ataupun gurame rica-rica. Selain itu Gurih 7 juga menyediakan menu khas Sunda lainnya, seperti nasi timbel, dan aneka tumisan. Range harga gurame yang ditawarkan tidak terlalu mahal, mulai dari Rp 42.000,- untuk ukuran kecil , Rp. 62.000,- untuk ukuran sedang, dan Rp 83.000,- untuk ukuran besar.

Restoran ini terbagi menjadi 2 bagian, yakni bagian atas dan bawah. Restoran bagian atas dapat memuat 70 kursi dan pada bagian bawah terdapat 54 saung yang dapat dinikmati secara lesehan ditemani oleh suara gemericik air yang bersumber pada kolam ditengahnya. Total dari keseluruhan seat yang tersedia di restoran ini yakni dapat memuat hingga 500 pengunjung.

Restoran ini buka dari jam 10 pagi hingga jam 9 malam untuk week day. “Karena konsep restoran ini adalah restoran keluarga jadi restoran ini tidak tutup terlalu malam”, tutur Edy, Pengelola Gurih 7. Namun, pada week end restoran ini buka hingga jam 10 malam. Karena banyaknya wisatawann yang datang untuk berwisata ke Kota Bogor mengharuskan restoran ini buka lebih lama dari hari biasanya.restoran ini menyajikan live music setiap harinya.



Gurih 7
Jl. Pajajaran No. 102 Bogor
Telp. 0251 8317 889 833 0341

Artikel Lainnya

  • Okt 06, 2018

    Tren Specialty Tea Indonesia

    Specialty tea merupakan teh berkualitas tinggi yang dibuat dari pucuk muda tanaman teh....

  • Okt 06, 2018

    Menu Engineering dalam Bisnis Waralaba

    Menjalankan waralaba tentu diperlukan beberapa aspek yang menyertai....

  • Okt 04, 2018

    Konsep Baru Industri Horeka Indonesia

    Perkembangan industri jasa boga saat ini semakin intensif di Indonesia....

  • Okt 01, 2018

    Pameran Bisnis Waralaba & Kafe Terbesar di tahun 2018

    Gaya hidup masyarakat Indonesia saat ini dan pertumbuhan ekonomi kelas menengah mendorong kinerja industri pengolahan kopi di dalam negeri hingga mengalami peningkatan yang signifikan. Kopi Indonesia banyak digemari dan menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Indonesia. Salah satu cara modern untuk menikmati kopi adalah dengan datang ke kafe. Pertumbuhan konsumsi produk kopi olahan di dalam negeri meningkat rata-rata lebih dari 7% pertahun. Melihat hal tersebut, tidak mengherankan apabila perkembangan bisnis kafe di Indonesia begitu menjanjikan. Kafe kini bukan hanya sebagai tempat untuk menikmati kopi namun telah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat Indonesia. ...

  • Sep 22, 2018

    Sehat Tidak Selalu Tidak Enak

    Paradigma terhadap makanan yang menyehatkan masih erat dengan rasa yang tidak enak dan tidak menarik untuk dikonsumsi. Guna mendobrak paradigma tersebut, diperlukan usaha dari para pelaku kepentingan seperti praktisi kesehatan, pelaku kuliner, dan juga konsumen sebagai target utama mengubah paradigma tersebut. ...