GRAND FINAL KOMPETISI “MASAKAN ANDALANKU” KECAP BLACK GOLD BERLANGSUNG MERIAH



Jakarta, 10 Desember 2011: Heinz ABC Indonesia, penyedia kecap merek ABC terkemuka di Indonesia, hari ini menyelenggarakan Grand Final Kompetisi “Masakan Andalanku” Kecap BLACK GOLD di area parkir Carrefour MT Haryono, Jakarta. Acara berlangsung meriah dengan perkiraan jumlah pengunjung mencapai hampir 5,000 orang yang menyaksikan lomba masak 30 finalis, kehadiran selebriti Becky Tumewu dan Ferdy Hasan, demo masak, coaching clinic terhadap belasan pengunjung yang beruntung, hiburan musik, quiz dengan hadiah-hadiah menarik dan talk show yang menghadirkan pembicara praktisi kuliner William Wongso dan Olivia Wongso.

Program Kompetisi “Masakan Andalanku” BLACK GOLD adalah program yang menantang ibu-ibu di seluruh Indonesia membuat kreasi resep andalan keluarga dengan menggunakan Kecap BLACK GOLD. Setelah berkompetisi dengan 29 finalis lainnya, Ibu Moekminah dengan hasil kreasi masakan andalannya ‘Ayam Bakar Bumbu Terasi Hot...Hot...Hot...’ berhasil menjadi pemenang utama Grand Final kompetisi ini dan berhak atas hadiah utama berupa renovasi dapur senilai Rp 50 juta.

Andra Wibisana, Brand Manager, PT Heinz ABC Indonesia, mengatakan, “Kami mengucapkan selamat kepada pemenang utama yang telah berjuang keras sejak dari awal mengikuti kompetisi ini hingga mencapai puncaknya pada hari ini. Kami sangat bangga Kompetisi “Masakan Andalanku” Kecap BLACK GOLD mendapat sambutan yang positif dari para konsumen kami, ibu-ibu modern dan dinamis yang senang berkreasi dengan resep-resep baru. Dengan besarnya antusiasme konsumen terhadap kompetisi ini, hal ini memberi dorongan semangat lebih besar lagi kepada Heinz ABC Indonesia untuk melakukan inovasi-inovasi baru terhadap program kecap BLACK GOLD.”

Program Kompetisi “Masakan Andalanku” Kecap BLACK GOLD berhasil mengumpulkan lebih dari 700 resep favorit keluarga dari seluruh penjuru Indonesia, dari Aceh, Pekanbaru, hingga Pulau Jawa, Kalimantan dan Sulawesi sampai Nusa Tenggara Timur dan Bali. Setelah melalui proses seleksi dari tim penyelenggara, telah terpilih 30 finalis yang berhak masuk ke babak Grand Final. Ketiga puluh finalis tersebut diundang untuk mengikuti serangkaian acara di Jakarta pada tanggal 8 – 10 Desember 2011 termasuk mengikuti pendidikan singkat tentang teknik memasak dengan praktisi kuliner, sesi pemotretan, dan belanja bersama hingga puncak acara penjurian dan penganugerahan pemenang.

Dari total 30 finalis, terdapat 18 finalis yang berasal dari kawasan Jakarta-Bogor-Depok-Tangerang-Bekasi dan Serang, tiga finalis dari Jawa Barat (Bandung, Tasikmalaya dan Cirebon), lima dari Jawa Tengah dan empat lainnya dari Jawa Timur. Bahan-bahan dasar favorit rata-rata adalah daging dan ayam, disusul ikan dan makanan laut lainnya.

 

William Wongso, tokoh kuliner Indonesia yang menjadi salah satu juri, mengatakan, “Saya menyambut gembira inisiatif Heinz ABC Indonesia untuk menggelar Kompetisi “Masakan Andalanku” Kecap BLACK GOLD. Karena yang berkompetisi adalah para ibu dengan masakan-masakan rumah, maka dari sisi penjurian, dewan juri menilai “Rasa” dengan persentase paling dominan, yaitu 60%. Namun sebelum mencicipi masakan, anggota keluarga perlu dibuat tertarik dengan cara penyajian masakan tersebut. Oleh karena itu kami juga mempertimbangan “Penampilan”, terutama aspek presentasi, tekstur dan warna dengan persentase 20%. Yang terakhir, namun juga tidak kalah penting, adalah “Teknik” karena aspek “Rasa” maupun “Penampilan” tidak akan maksimal jika tanpa teknik memasak yang benar.”

Artikel Lainnya

  • Okt 06, 2018

    Tren Specialty Tea Indonesia

    Specialty tea merupakan teh berkualitas tinggi yang dibuat dari pucuk muda tanaman teh....

  • Okt 06, 2018

    Menu Engineering dalam Bisnis Waralaba

    Menjalankan waralaba tentu diperlukan beberapa aspek yang menyertai....

  • Okt 04, 2018

    Konsep Baru Industri Horeka Indonesia

    Perkembangan industri jasa boga saat ini semakin intensif di Indonesia....

  • Okt 01, 2018

    Pameran Bisnis Waralaba & Kafe Terbesar di tahun 2018

    Gaya hidup masyarakat Indonesia saat ini dan pertumbuhan ekonomi kelas menengah mendorong kinerja industri pengolahan kopi di dalam negeri hingga mengalami peningkatan yang signifikan. Kopi Indonesia banyak digemari dan menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Indonesia. Salah satu cara modern untuk menikmati kopi adalah dengan datang ke kafe. Pertumbuhan konsumsi produk kopi olahan di dalam negeri meningkat rata-rata lebih dari 7% pertahun. Melihat hal tersebut, tidak mengherankan apabila perkembangan bisnis kafe di Indonesia begitu menjanjikan. Kafe kini bukan hanya sebagai tempat untuk menikmati kopi namun telah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat Indonesia. ...

  • Sep 22, 2018

    Sehat Tidak Selalu Tidak Enak

    Paradigma terhadap makanan yang menyehatkan masih erat dengan rasa yang tidak enak dan tidak menarik untuk dikonsumsi. Guna mendobrak paradigma tersebut, diperlukan usaha dari para pelaku kepentingan seperti praktisi kesehatan, pelaku kuliner, dan juga konsumen sebagai target utama mengubah paradigma tersebut. ...