Fakultas Teknologi Pangan UPH menggelar Food Explore ke 4





Fakultas Teknologi Pangan Universitas Pelita Harapan menggelar acara tahunan yang diberi nama Food Explore. Acara ini bertujuan untuk memperkenalkan teknologi pangan UPH yang diberikan tidak hanya untuk mahasiswa UPH saja, namun juga untuk khalayak umum. Selain itu acara ini bertujuan untuk mengeluarkan potensi yang ada di dalam diri mahasiswa.

Ketua pelaksana Food Explore, Aleen berpendapat bahwa mahasiswa teknologi pangan itu tidak hanya belajar di dalam laboratorium saja, dan hanya membuat laporan semata. Food Explore di selenggarakan untuk menunjukan keterampilan dari mahasiswa Fakultas Teknologi Pangan. Acara ini diselenggarakan selama 3 hari, mulai dari 23 November 2011 hingga 25 November 2011.

Acara ini diisi oleh 22 stand, dan 5 diantaranya disebut stand TMII (Taman Mini Indonesia Indah). Acara ini mengusung tema Jawa “Teknologiku, Ragam Jawaku” terlihat dari beraneka macam makanan yang di tawarkan adalah makanan khas dari Yogyakarta, Jawa Barat, Surabaya, dan Jakarta.

Food Explore mengundang vendor pengusaha makanan dari luar dan bukan merupakan mahasiswa UPH sendiri. Hal ini bertujuan untuk meramaikan aneka macam stand makanan khas Jawa yang diselenggarakan panitia Food Explore. Namun, tak kalah dengan vendor yang ada, mahasiswa teknologi pangan juga memiliki stand tersendiri yang dinamakan Rumah Inovasi.
Rumah Inovasi merupakan salah satu inti dari terselenggaranya Food Explore ini. Rumah Inovasi menghadirkan aneka macam inovasi makanan yang menggunakan bahan khas dari Jawa yang dibuat langsung oleh mahasiswa Fakultas Teknologi Pangan. Rumah Inovasi ini membuat 18 macam produk makanan yang di pamerkan didalamnya, seperti coklat jelly, Kaget yaitu kalsium nugget, dan es krim yang terbuat dari kombinasi daun poh pohan dan daun katuk plus taburan choco chips. K-14.

Artikel Lainnya

  • Jun 27, 2019

    Kelemahan Asam Lemak Tidak Jenuh

    Selain memiliki banyak kelebihan seperti mampu menurunkan kolesterol dan mengandung omega-3, asam lemak tak jenuh ternyata juga memiliki kekurangan. Asam lemak tak jenuh memiliki ikatan atom karbon rangkap yang mudah terurai dan bereaksi dengan senyawa lain, sampai mendapatkan komposisi yang stabil berupa asam lemak jenuh. Semakin banyak jumlah ikatan rangkap, semakin mudah bereaksi atau berubah minyak tersebut. Namun jika digunakan untuk menggoreng secara berulang-ulang, maka asam lemak tidak jenuh (baik dari minyak penggoreng maupun dari makanan yang digoreng) akan berubah menjadi asam lemak “trans”, gugus peroksida, serta senyawa radikal bebas lainnya. ...

  • Jun 26, 2019

    Efek Konsumsi Lemak Trans terhadap Kesehatan

    Lemak trans ialah semua isomer geometrik dari asam lemak tidak jenuh tunggal dan asam lemak tidak jenuh jamak yang tidak terkonjugasi, dipengaruhi setidaknya oleh satu kelompok metilen, dengan ikatan rangkap karbon-karbon dalam konfiurasi trans. Lemak trans ini dapat terbentuk secara alami dalam bahan pangan serta selama proses pengolahan pangan pada temperatur yang sangat tinggi (proses deodorisasi dan penggorengan) dan melalui reaksi hidrogenasi. ...

  • Jun 24, 2019

    Lemak yang Digunakan dalam Produk Bakeri

    Produk baking meliputi rerotian, cake, biskuit, cookies, cracker, kue kering, pastry, pie, mufin, dan lainnya yang merupakan aplikasi bahan tepung-tepungan yang dipanggang dalam oven. Lemak sebagai bahan utama dalam pembuatan produk baking berperan dalam menambah citarasa, aroma, kelembapan, nilai gizi, pembentuk tekstur (melembutkan), dan menjaga kualitas selama penyimpanan. ...

  • Jun 21, 2019

    Menghambat Oksidasi Minyak

    Reaksi oksidasi terjadi ketika minyak goreng terpapar dengan udara. Untuk menghambat reaksi ini, biasanya industri minyak goreng menambahkan antioksidan, yakni suatu senyawa yang dapat menangkap radikal bebas. Komponen radikal bebas terbentuk selama reaksi terjadi dan memicu terjadinya berbagai kerusakan. ...

  • Jun 20, 2019

    Mengenal Teknik Memasak Shallow Frying

    Shallow frying merupakan teknik menggoreng dengan sedikit lemak atau minyak dengan menggunakan wajan datar. Shallow frying merupakan teknik memasak cepat, dan biasanya digunakan untuk bahan yang berkuran kecil dan memiliki tekstur lunak seperti telur dan ikan. Namun perlu diperhatikan, minyak yang digunakan harus dipastikan sudah benar-benar panas. Jika minyak yang digunakan belum cukup panas, maka pangan yang dihasilkan akan menyerap minyak. ...