Variasi Produk Telur Modifikasi



Mengenal beberapa jenis produk modifikasi telur yang memiliki karakteristik dan fungsi berbeda dalam aplikasinya

Tingginya kebutuhan penggunaan telur, membuat industri pangan pun menyiasatinya dengan cara menciptakan produk-produk olahan atau modifikasi telur (modified egg products)

Tepung kuning telur sampai putih telur beku
Produk olahan telur artinya adalah produk dari telur yang sudah dipisahkan dari cangkangnya. Tepung telur merupakan jenis produk telur modifikasi yang populer. Variasinya bisa menjadi tepung putih telur, tepung kuning telur, dan tepung telur utuh. Tepung putih telur dibuat dari putih telur yang dikeringkan. Karena sifat putih telur yang relatif tidak tahan terhadap panas, biasanya proses pengeringan dilakukan dengan cara pengeringan lapisan tipis atau pengeringan busa.
Tepung kuning telur biasanya terbuat dari campuran 80% kuning telur dan 20% putih telur ayam. Hal ini terjadi karena agak sulit memisahkan 100% kuning telur dan putihnya. Tepung kuning telur biasanya dibuat dengan teknik spray dryer (pengeringan semprot).

Produk tepung telur utuh terbuat dari campuran alami kuning dan putih telur yang ada dalam telur. Tepung telur utuh memiliki sifat yang hampir sama dengan tepung kuning telur, hanya saja kandungan putih telur lebih banyak.

Di Amerika, produk olahan telur berupa putih telur modifikasi banyak diburu karena kandungan proteinnya yang tinggi, terutama bagi para binaragawan. Selain dalam bentuk tepung, putih telur juga tersedia dalam bentuk cair dan beku.

Produk olahan telur sebenarnya bukan ‘barang’ baru. Menurut website resmi USDA (United States Department of Agriculture), telur kering sudah dikomersilakan sejak tahun 1880. Telur beku diperdagangkan pada tahun 1902, dan sekitar tahun 1951 mesin pemecah telur komersial telah diciptakan.

Pemanfaatan
Penggunaan terbesar dari produk olahan atau modifikasi telur adalah industri pangan. Bisa digunakan dalam adonan scrambled egg atau omelet, hingga saus mayonais dan
es krim.

Khusus untuk modifikasi telur dalam bentuk tepung, sebelum digunakan harus ‘dicairkan’ dahulu hingga menghasilkan adonan yang lunak. Jumlah penambahan air disesuaikan dengan konsistensi telur kocok yang asli. Bila terdapat gumpalan-gumpalan yang membuat adonan tidak halus, Anda bisa memanaskannya sebentar.

Tepung putih telur yang dikeringkan dengan pengering semprot biasanya dimanfaatkan sebagai pelapis kue, sebagai bahan dalam adonan kue yang membutuhkan daya busa tinggi, hingga industri permen. Tepung putih telur yang dihasilkan dengan metode pembuatan lain bisa digunakan dalam pembuatan krim nougat atau sebagai bahan perekat.

Pemnafaatan tepung kuning telur terutama untuk pembuatan adonan roti, kue lapis, donat, kue kering, mayonais, atau mi telur. Sementara tepung telur utuh umumnya dipakai dalam pembuatan mayones, kue, mi telur telur dadar, makanan bayi atau makanan kaleng.

Seperti disebut dalam www.fsis.usda.gov, ada produk olahan telur yang namanya Dried Egg Mix. Campurannya terbuat dari tepung telur utuh, susu non-fat bubuk, minyak kedelai, dan garam. Produk ini pertama diciptakan sebagai ransum para militer di medan perang pada tahun 1930-an. Selanjutnya, diciptakan All Purpose Egg Mix dengan proporsi campuran tepung telur lebih banyak. Mel

Artikel Lainnya

  • Sep 17, 2018

    Apa itu Gaya Hidup Ketofastosis?

    Diet ketogenik merupakan salah satu tren diet yang cukup populer di Indonesia. Prinsip diet ini ada pada pengaturan pola makanan harian untuk mencapai kondisi ketosis. Diet ini dipandang efektif untuk penurunan berat badan. Saat ini, diet ketogenik dikombinasikan dengan puasa pada kondisi ketosis dengan tujuan mempertahankan metabolisme lemak yang optimal sehingga disebut dengan ketofastosis. Karena dipandang memiliki menfaat positif bagi tubuh, pelakunya bahkan menjadikan ketofastosis sebagai pola konsumsi jangka panjang. "Ketofastosis bukanlah diet, tetapi telah menjadi gaya hidup," terang Nur Agus Prasetyo, Founder Ketofastosis Indonesia dalam Seminar Gizi Nasional: The Opinion of Professional Nutritionist About Ketofastosis Lifestyle yang diselenggarakan oleh Prodi D-III Gizi Universitas MH. Thamrin di Jakarta pada 15 September 2018 lalu. Pada prinsipnya, ketofastosis memaksa tubuh untuk menggunakan keton sebagai sumber energi utama menggantikan karbohidrat. Kondisi ini tentunya akan menimbulkan efek terhadap metabolisme tubuh. Dalam perspektif gizi, diet ini dipandang masih memiliki kekurangan atau resiko apabila diterapkan dalam jangka panjang. Diet ini juga masih banyak diperdebatkan dalam dunia medis sehingga sangat disarankan bagi pelaku diet ini untuk berkonsultasi dengan ahlinya untuk mendapatkan manfaat yang maksimal dari penerapan pola konsumsi ketofastosis. Ki-36. ...

  • Sep 14, 2018

    Kemeriahan Lomba Cipta Menu Berbahan Lokal

    Crafting Special Recipe (CRISPY) Competition merupakan lomba cipta menu dan masak dengan menggunakan bahan pangan lokal. CRISPY tahun 2018 mengangkat tema “Kreasi olahan cemilan sehat untuk keluarga : one bite size” dan menggunakan buah sukun sebagai bahan dasar utama.  Acara yang berlangsung pada 9 September 2018 lalu di Kampus IPB Dramaga tersebut diikuti oleh 24 tim peserta dari masyarakat umum dan berbagai instansi, di antaranya adalah Stikes Mitra Keluarga, UPN Jakarta, Poltekkes Jakarta II, UHAMKA, Bhi, Poltekkes Kemenkes Bandung, Universitas Negeri Jakarta, STP Bogor, Akpar Pertiwi, Universitas Djuanda, Universitas Ibnu Khaldun, Bina Sarana Informatika, Sekolah Vokasi IPB, dan IPB.  Acara perlombaan CRISPY dibuka dengan sambutan oleh Muhammad Aries, SP, M.Si selaku Komisi Kemahasiswaan dan perwakilan dari Ketua Departemen Gizi Masyarakat IPB, serta Prof. Ir. Ahmad Sulaeman, MS, PhD  sebagai perwakilan dari Dekan Fakultas Ekologi Manusia IPB. Lomba masak dibagi menjadi 2 termin yaitu termin 1 pada pukul 08.30 WIB hingga 09.30 WIB, dan termin 2 pada 10.25 WIB hingga 11.25 WIB. Setelah waktu masak selesai, penjurian dilakukan dengan terlebih dahulu setiap tim megirimkan perwakilannya untuk mempresentasikan hasil menu olahannya di hadapan dewan juri. Dewan juri CRISPY tahun 2018 berjumlah 3 orang yaitu Prof. Dr. drh. Clara Meliyanti Kusharto, M.Sc., dr. Karina Rahmadia Ekawidyani, M.Gizi., dan Babang Yusuf. Tiga pemenang dalam perlombaan itu, yakni 3 pemenang yaitu tim Gizi UPN Jakarta dengan menu masakan SUMMER (Sukun Mayonnaise Roll) sebagai juara 1. Juara 2 diraih oleh tim STP Bogor 2 dengan menu Onde Sukun cream cheese, dan juara 3 diraih oleh tim Michelin dengan menu Breadfruit dimsum. Acara kemudian ditutup oleh MC pada pukul 13.30 WIB dan diakhiri dengan foto bersama. KI ...

  • Ags 30, 2018

    Efektifitas Rantai Pasok untuk Peningkatan Kualitas Susu Segar

    Susu merupakan salah satu produk industri peternakan yang potensial di Indonesia. Sebagian besar (98%) susu di Indonesia diproduksi di Pulau Jawa yang berasal dari peternakan rakyat. Terdapat tiga permasalahan utama terkait produksi susu di Indonesia yaitu kurangnya pengetahuan peternak tentang penanganan susu, lahan peternakan dan skala kepemilikan, serta persoalan regenerasi....

  • Jul 24, 2018

    Tren Keju dalam Produk Pangan Indonesia

    Tren keju seakan tidak pernah ada habisnya. Meskipun bukan produk dan ingridien asli Indonesia, tetapi masyarakat Indonesia sangat akrab dengan cita rasa keju di berbagai produk pangan. Meningkatnya animo pasar dengan keju ini tentu harus disambut dengan inovasi produk pangan yang inovatif.  ...

  • Jul 24, 2018

    Jaminan Kualitas Daging Kurban di Momen Hari Raya Idul Adha

    Hari Raya Idul Adha merupakan salah satu momen penting bagi umat muslim. Pada hari tersebut dilaksanakan penyembelihan hewan kurban sebagai suatu rangkaian ibadah. Di Indonesia, proses penyembelihan hewan kurban masih memerlukan banyak perbaikan karena kriteria hewan sembelihan kurban lebih tinggi daripada hewan sembelihan di hari-hari yang lain. Diperlukan proses penatalaksanaan yang baik mulai dari sejak sebelum hewan disembelih hingga daging sembelihan didistribusikan kepada orang-orang yang berhak menerimanya....